AS Jamin Jalur Pelayaran di Selat Hormuz
Monday, 17 June 2019 10:39 WIB | GLOBAL |Global

Amerika mengatakan akan œmenjamin kebebasan navigasi bagi pelayaran melalui Selat Hormuz lewat perundingan diplomatik atau intervensi militer, dan kembali menegaskan bahwa œtidak salah lagi Iran yang melancarkan serangan-serangan terhadap dua kapal tanker yang berlayar melalui jalur sempit itu minggu lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dalam œFox News Sunday mengatakan, œIni merupakan serangan Republik Islam Iran terhadap pelayaran komersial di jalur bebas navigasi agar selat itu tidak dilalui.

Diplomat tertinggi Amerika itu mengatakan Amerika tidak menginginkan perang dengan Iran, tetapi akan memastikan keamanan pelayaran di jalur yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman itu, suatu kawasan perairan berbentuk kait yang dilayari kapal-kapal pemasok sepertiga minyak dunia.

œAmerika akan memastikan bahwa kami akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan, diplomatik dan lainnya; untuk mencapai tujuan itu, ujarnya pada Fox.

Sementara dalam acara lain di CBS News œFace the Nation, Pompeo mengatakan jika perlu AS akan melakukan intervensi militer.

Iran menyangkal tuduhan Amerika bahwa pihaknya yang bertanggungjawab atas serangan terhadap kapal Jepang dan Norwegia “ yang sedang membawa minyak dan lainnya membawa bahan kimia “ itu.

Presiden perusahaan Jepang yang mengoperasikan kapal tanker œKokuka Courageous mengatakan ia melihat sesuatu terbang menuju kapal itu dan tidak percaya bahwa kapal itu diserang dengan torpedo atau ranjau.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Tokyo Keluarkan Peringatan Tertinggi Eskalasi Covid-19
Wednesday, 15 July 2020 23:23 WIB

Gubernur Tokyo Yuriko Koike, Rabu (15/7) mengeluarkan peringatan tertinggi mengenai eskalasi penyebaran infeksi Covid-19 di ibu kota Jepang itu, dengan meminta warga dan pemilik usaha untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan, tetapi tidak menyerukan penutupan bisnis. Badan penyiaran publik Jep...

Saham Moderna Melonjak 17% Terkait Berita Uji Coba Vaksin Virus Corona
Wednesday, 15 July 2020 16:05 WIB

Saham Moderna Inc. melejit dalam sesi lanjutan Selasa kemarin setelah perusahaan bioteknologi tersebut mengatakan bahwa bakal vaksin virus corona-nya menghasilkan respons sistem kekebalan yang "kuat" pada sekelompok besar orang dan studi ini akan beralih ke uji klinis yang menentukan pada Juli ini. ...

Pemerintahan Trump Batalkan Peraturan Visa Mahasiswa Asing
Wednesday, 15 July 2020 10:15 WIB

Setelah menghadapi delapan tuntutan hukum federal dan oposisi dari ratusan universitas, pemerintahan Trump pada hari Selasa (14/7) membatalkan peraturan yang hendak mengharuskan mahasiswa internasional untuk pindah atau meninggalkan Amerika jika perguruan tinggi tempat mereka belajar menyelenggaraka...

China Menuduh AS Menabur Perselisihan di Laut Cina Selatan
Tuesday, 14 July 2020 23:41 WIB

Penolakan pemerintahan Trump terhadap klaim China yang luas atas sebagian besar Laut Cina Selatan muncul di Asia sebagai langkah politik tahun pemilihan, dengan beberapa orang menyerukan ketenangan di tengah kekhawatiran ketegangan yang lebih besar. China menuduh AS mencoba menabur perselisihan ant...

Lebih dari 600 ribu Warga Hong Kong Berikan Suara dalam Pemilihan Oposisi
Tuesday, 14 July 2020 18:28 WIB

Lebih dari 600.000 warga Hong Kong memberikan suara mereka dalam pemilihan pendahuluan kelompok-kelompok demokrasi akhir pekan ini. Jumlah pemilih yang berpartisipasi kali ini melebihi jumlah yang diharapkan oleh penyelenggara dalam pemilihan yang secara luas dilihat sebagai tanda berlanjutnya oposi...

ANOTHER NEWS
Fokus Pada PDB Tiongkok, Saham Tokyo dibuka lebih rendah
Thursday, 16 July 2020 07:32 WIB Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada Kamis dalam perdagangan yang hati-hati karena investor menunggu data PDB China, yang akan dirilis hari ini, sebagai petunjuk untuk mengukur dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Indeks acuan Nikkei 225...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.