Trump Ancam Habisi Iran Bila Iran Serang AS
Monday, 20 May 2019 10:16 WIB | GLOBAL |Amerika

Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran, mengancam akan menghabisinya apabila negara itu menyerang AS atau kepentingan-kepentingan AS.

"Apabila Iran melawan, itu akan menjadi akhir bagi Iran," cuit Trump, Minggu (19/5). "Jangan pernah ancam AS lagi!"

Baru tiga hari sebelumnya, sikap Trump terlihat melunak terhadap Iran, mengatakan dia akan bersedia berbicara dengan Teheran.

Ketika ditanya oleh seorang reporter di Gedung Putih apakah AS akan berperang dengan Iran, Trump menjawab, "Saya harap tidak."

Tapi ketegangan antara AS, sekutu-sekutu di kawasan dan Iran tidak juga mereda.

Departemen Luar Negeri mengatakan "roket berkekuatan rendah" jatuh di dalam zona hijau di Baghdad, dekat kedutaan AS pada Minggu. Tidak ada laporan mengenai korban luka atau kerusakan.

Seorang juru bicara mengatakan AS tidak akan menoleransi serangan semacam itu dan akan meminta pertanggungjawaban Iran "apabila serangan semacam itu dilakukan oleh pasukan milisi proksinya."

Kantor berita Iran mengutip kepala Garda Revolusioner Iran Hossein Salami mengatakan negaranya tidak mau berperang, tapi juga "tidak takut" untuk berperang.

Meningkatnya ketegangan dengan Iran dimulai setahun lalu ketika Trump menarik AS keluar dari perjanjian nuklir dengan Iran.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

AS Tidak Upayakan Kesepakatan Tarik Pasukan dengan Taliban
Wednesday, 19 June 2019 18:39 WIB

Amerika, Selasa (18/6), secara eksplisit menyatakan pihaknya sedang mengupayakan perjanjian perdamaian yang komprehensif dengan Taliban. Perjanjian itu akan mencakup jaminan kontraterorisme, penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan, pembicaraan intra-Afghanistan untuk mendapatkan penyelesaian poli...

Pemimpin Hong Kong Minta Maaf kepada Para Demonstran
Wednesday, 19 June 2019 12:58 WIB

Pemimpin Hong Kong yang pro-Beijing Carrie Lam hari Selasa (18/6) meminta maaf atas krisis politik dan kerusuhan yang dipicu oleh rancangan undang-undang, yang akan memungkinkan ekstradisi ke China daratan. Tetapi ia tidak tunduk pada tuntutan demonstran agar ia mundur terkait penanganannya terhadap...

Trump Pangkas Bantuan ke Amerika Tengah Atas Maraknya Kedatangan Migran
Tuesday, 18 June 2019 23:43 WIB

Pemerintahan Trump hari Senin mengumumkan rencana untuk memangkas bantuan ratusan juta dolar kepada El Salvador, Guatemala dan Honduras. Berita itu muncul setelah Presiden Amerika Donald Trump mengkritik ribuan migran Amerika Tengah yang datang ke Amerika untuk mencari suaka di perbatasan Amerika de...

Pentagon Rilis Foto Baru, Bukti Iran Serang 2 Tanker Pekan lalu
Tuesday, 18 June 2019 18:40 WIB

Pentagon telah merilis foto-foto baru yang dikatakannya semakin membuktikan bahwa Iran menyerang dua kapal tanker minyak asing di Teluk Oman pekan lalu. Foto-foto itu menunjukkan apa yang dikatakan Amerika adalah pasukan Garda Revolusi Iran mengambil ranjau yang tidak meledak dari sisi kapal tanker...

Iran: Persediaan Uranium akan Lampaui Batas dalam 10 Hari
Tuesday, 18 June 2019 09:51 WIB

Seorang juru bicara untuk organisasi energi atom Iran mengatakan pada Senin (17/6) bahwa persediaan uranium yang diperkaya dan boleh disimpan oleh negara itu akan segera melampaui batas yang ditetapkan menurut perjanjian internasional 2015. Dalam sambutannya kepada wartawan yang disiarkan oleh tele...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Seiring Investor Menunggu Keputusan Fed
Wednesday, 19 June 2019 20:43 WIB Saham A.S. melihat awal yang sedikit lebih tinggi pada hari Rabu menjelang hasil dari pertemuan Federal Reserve yang diperkirakan akan membiarkan suku bunga tidak berubah tetapi berpotensi memberi sinyal bahwa pembuat kebijakan bergerak menuju...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.