Serangan Udara Pimpinan Saudi Hantam Ibukota Yaman
Friday, 17 May 2019 09:28 WIB | GLOBAL |Global

Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman melancarkan serangkaian serangan udara, Kamis (16/5) di Sanaa, yang menewaskan sedikitnya enam orang.

Serangan tersebut menghantam banyak sasaran di kota itu dan merusak beberapa rumah.

Sanaa berada di bawah kontrol pemberontak Houthi dukungan Iran sejak akhir 2014. Serangan udara itu terjadi beberapa hari setelah Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak terhadap jaringan pipa minyak di Arab Saudi.

Wakil Menteri Pertahanan Saudi, Khalid bin Salman menuduh lawannya, Iran, memerintahkan serangan terhadap jaringan pipa itu dan menyebutnya sebagai aksi teroris.

Perang di Yaman telah menewaskan puluhan ribu orang, dan mendorong negara miskin itu ke ambang bencana kelaparan. PBB menyatakan 24 juta warga Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Erdogan Kecam Sekutu Barat soal Konflik Suriah Jelang Pertemuan dengan Putin
Tuesday, 22 October 2019 17:02 WIB

Presiden Turki meningkatkan tekanannya terhadap sekutu-sekutu Baratnya, ketika akhir dari gencatan senjata yang diminta Amerika semakin mendekat. Retorika Erdogan yang semakin lantang itu datang menjelang pertemuan penting hari Selasa (22/10) dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Sementara tekanan...

Ketua Parlemen Inggris Blokir Pemungutan Suara atas Persetujuan Brexit
Tuesday, 22 October 2019 10:34 WIB

Ketua Parlemen Inggris John Bercow Senin (21/10) memblokir Parlemen melakukan pemungutan suara atas persetujuan Brexit yang baru dicapai PM Boris Johnson dengan Uni Eropa. Ini merupakan kemunduran terbaru yang diderita PM Boris Johnson dalam perjuangannya untuk memimpin INggris keluar dari Uni Eropa...

Pakistan-India Saling Tembak di Perbatasan, 9 Tewas
Monday, 21 October 2019 23:36 WIB

Sedikitnya enam warga sipil dan tiga tentara dikabarkan tewas dalam pertempuran di perbatasan antara pasukan Pakistan dan India pada Sabtu malam (19/10). Hal itu menjadikan 19 Oktober sebagai salah satu hari paling mematikan sejak India mencabut status otonomi khusus di wilayah Kashmir yang dikuasai...

Pengunjuk rasa Hong Kong Mendirikan Penghadang dan Bentrok dengan Polisi
Monday, 21 October 2019 17:36 WIB

Para pengunjuk rasa Hong Kong membanjiri jalan-jalan kota pada hari Minggu yang menentang larangan oleh pihak berwenang dalam pawai mereka, mendirikan penghalang jalan dan melemparkan bom api di tengah penembakan gas air mata oleh polisi. Para pemimpin protes membawa spanduk hitam di depan prosesi ...

Trump Batalkan Rencana KTT G7 di Resor Golf Miliknya
Monday, 21 October 2019 10:30 WIB

Dalam rangkaian cuitan di Twitter Sabtu (20/10) malam, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia membatalkan rencana penyelenggaraan KTT G-7 tahun depan di resor golf miliknya di Miami, Florida. Trump pekan lalu mengukuhkan rencana mengadakan KTT tahunan itu di Trump National Doral, tetapi rencananya ...

ANOTHER NEWS
Saham AS bervariasi pada pembukaan seiring Laba kuartal ketiga masuk
Tuesday, 22 October 2019 20:57 WIB Saham AS sebagian besar sedikit lebih tinggi pada awal perdagangan Selasa seiring investor mengurai laporan laba kuartal ketiga dan terus memantau perkembangan dalam negosiasi perdagangan AS-China. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.