Serangan Udara Pimpinan Saudi Hantam Ibukota Yaman
Friday, 17 May 2019 09:28 WIB | GLOBAL |Global

Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman melancarkan serangkaian serangan udara, Kamis (16/5) di Sanaa, yang menewaskan sedikitnya enam orang.

Serangan tersebut menghantam banyak sasaran di kota itu dan merusak beberapa rumah.

Sanaa berada di bawah kontrol pemberontak Houthi dukungan Iran sejak akhir 2014. Serangan udara itu terjadi beberapa hari setelah Houthi mengaku bertanggung jawab atas serangan pesawat nirawak terhadap jaringan pipa minyak di Arab Saudi.

Wakil Menteri Pertahanan Saudi, Khalid bin Salman menuduh lawannya, Iran, memerintahkan serangan terhadap jaringan pipa itu dan menyebutnya sebagai aksi teroris.

Perang di Yaman telah menewaskan puluhan ribu orang, dan mendorong negara miskin itu ke ambang bencana kelaparan. PBB menyatakan 24 juta warga Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Kapal China Tabrak Kapal Nelayan Filipina, Duterte Serukan Ketenangan
Tuesday, 18 June 2019 00:00 WIB

Presiden Filipina menyerukan ketenangan di tengah protes keras karena sebuah kapal China menabrak kapal nelayan Filipina sampai tenggelam dan membahayakan 22 nelayannya di Laut China Selatan yang disengketakan. Presiden Rodrigo Duterte mengemukakan, Senin, insiden 9 Juni di Reed Bank itu merupakan ...

India Naikkan Tarif Impor atas 28 Produk Amerika
Monday, 17 June 2019 17:15 WIB

India telah menaikkan tarif impor atas 28 jenis barang buatan Amerika, dalam sengketa dagang antara kedua negara yang terus meningkat. Tindakan balasan itu dilancarkan beberapa hari setelah Amerika mencabut India dari daftar negara yang diberi akses khusus untuk mengekspor barangnya ke Amerika. œ...

AS Jamin Jalur Pelayaran di Selat Hormuz
Monday, 17 June 2019 10:39 WIB

Amerika mengatakan akan œmenjamin kebebasan navigasi bagi pelayaran melalui Selat Hormuz lewat perundingan diplomatik atau intervensi militer, dan kembali menegaskan bahwa œtidak salah lagi Iran yang melancarkan serangan-serangan terhadap dua kapal tanker yang berlayar melalui jalur sempit...

Sejumlah Saksi dan Informan Asing FBI Hilang di AS
Friday, 14 June 2019 23:52 WIB

Puluhan warga asing, yang direkrut Biro Investigasi Federal (FBI) sebagai saksi dan informan, menghilang antara 2015 dan 2017 di Amerika, menurut hasil audit baru. Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman mengatakan dalam audit yang dirilis pada Rabu (12/6) bahwa dalam banyak kasus, FBI gagal melapo...

AS Tuding Iran atas Serangan 2 Tanker Minyak di Teluk Oman
Friday, 14 June 2019 18:41 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo menyalahkan Iran atas serangan hari Kamis terhadap dua kapal minyak di Teluk Oman, di lepas pantai Iran. Salah satu tanker itu terbakar dan asap tebal dan hitam yang membubung tampak oleh satelit di antariksa. Pompeo mengatakan AS menuduh Iran berada dibalik...

ANOTHER NEWS
Kapal China Tabrak Kapal Nelayan Filipina, Duterte Serukan Ketenangan
Tuesday, 18 June 2019 00:00 WIB Presiden Filipina menyerukan ketenangan di tengah protes keras karena sebuah kapal China menabrak kapal nelayan Filipina sampai tenggelam dan membahayakan 22 nelayannya di Laut China Selatan yang disengketakan. Presiden Rodrigo Duterte...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.