Amazon Hentikan Penjualan Barang Buatan China
Tuesday, 23 April 2019 19:58 WIB | GLOBAL |Global

Perusahaan ritel raksasa Amazon akan mengurangi cakupan bisnisnya di China karena kalah bersaing dengan perusahaan lokal yang lebih kuat dalam satu dasa warsa terakhir.

Kata Amazon, mulai tanggal 18 Juli, perusahaan itu tidak lagi akan melayani jual-beli lewat situsnya di China, Amazon.cn. Keputusan itu berarti Amazon tidak akan menjual barang-barang buatan China kepada para pelanggannya di negeri itu.

Tapi Amazon akan terus melanjutkan usaha perdagangan antar negara dengan menyediakan barang-barang buatan luar negeri bagi pelanggan di China.

œPermintaan akan barang-barang asli dan berkualitas dari seluruh dunia terus tumbuh dengan cepat, dan karena kehadiran kami secara global, kami bisa memenuhi kebutuhan itu dengan baik, kata Amazon.

Pengumuman Amazon itu menimbulkan pertanyaan tentang kecilnya kehadiran perusahaan asing dalam bisnis terkait internet di China, di mana perusahaan China seperti Ali Baba telah menciptakan pasar yang besar di seluruh dunia.

Pangsa pasar Amazon di China turun dari 15 persen sepuluh tahun lalu menjadi kira-kira enam persen, sedangkan Alibaba dan perusahaan lokal lainnya, JD.com menguasai 75 persen pasar di China. Situs online e-Bay juga telah keluar dari China karena terus merugi.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Rusia Memperketat Kebebasan pada pengguna Internet
Tuesday, 15 October 2019 10:57 WIB

Rancangan undang-undang baru yang akan diajukan bulan depan kepada Majelis Rendah Rusia akan memperketat peraturan tentang penggunaan internet, komputer, dan tablet serta peralatan lain untuk mengakses jaringan internet itu. Rancangan UU itu juga mencakup identifikasi semua pengguna email dan dihar...

Trump: AS Akan Terapkan 'Sanksi Besar' Terhadap Turki
Monday, 14 October 2019 23:42 WIB

Presiden Amerika Donald Trump pada hari Senin (14/10) menjanjikan "sanksi besar" terhadap Turki. Ancaman sanksi itu diberikan karena invasi Turki ke Suriah utara untuk menyerang pejuang Kurdi. Namun Trump, sekali lagi, membela penarikan pasukan Amerika yang telah berjuang bersama Kurdi melawan teror...

AS Tarik Sisa Pasukan dari Suriah Utara
Monday, 14 October 2019 18:32 WIB

Amerika menarik semua pasukan yang tersisa dari Suriah utara, dan pada Minggu (13/10) Presiden AS Donald Trump mengatakan, œIni sangat langkah yang sangat pandai untuk tidak terlibat dalam pertempuran yang dipicu oleh serangan Turki terhadap mitra Amerika, milisi Kurdi. Menhan Mark Esper membe...

35 orang Tewas setelah Topan Hagibis Menghantam Jepang
Monday, 14 October 2019 10:51 WIB

Puluhan ribu tim penyelamat bekerja pada Senin untuk menjangkau orang-orang yang terjebak oleh tanah longsor dan banjir di Jepang yang disebabkan oleh topan kuat yang telah menewaskan 35 orang, kata para pejabat dan media setempat. Topan Hagibis pindah dari daratan pada hari Minggu pagi, tetapi sem...

Iran: Kapal Tanker Minyak Dihantam oleh Roket di lepas pantai Arab Saudi
Friday, 11 October 2019 23:33 WIB

Dua roket menghantam sebuah kapal tanker Iran yang melakukan perjalanan melalui Laut Merah di lepas pantai Arab Saudi pada hari Jumat, kata para pejabat Iran, insiden terbaru di wilayah itu di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan AS. Tidak ada kabar dari Arab Saudi tentang serangan yan...

ANOTHER NEWS
Saham Eropa naik seiring negosiator UE mengatakan kesepakatan Brexit masih mungkin
Tuesday, 15 October 2019 14:18 WIB Saham Eropa menguat pada pembukaan Selasa setelah negosiator Uni Eropa Michel Barnier mengatakan kesepakatan Brexit antara blok dan Inggris masih mungkin minggu ini. Saham Pan-European Stoxx 600 naik 0,7% di awal perdagangan, dengan saham bank,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.