AS dan Taliban Melihat tidak ada alasan untuk Memperlambat Perundingan Damai Afghanistan
Tuesday, 23 April 2019 10:44 WIB | GLOBAL |Global

Utusan khusus AS untuk rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad, telah memulai perjalanan regional lain yang juga akan membawanya ke Qatar untuk putaran baru perundingan dengan Taliban, yang bertujuan untuk menemukan akhir politik perang Afghanistan.

Kelompok gerilyawan itu dengan cepat menyambut pengumuman itu, dengan mengatakan pihaknya tetap berkomitmen pada proses perdamaian Afghanistan dengan Amerika Serikat dan mengantisipasi kemajuan lebih lanjut ketika kedua pihak berkumpul kembali.

"Di Doha, dia akan terus melanjutkan perundingan dengan Taliban untuk mencapai konsensus tentang isu-isu inti keamanan nasional, dan mendesak partisipasi mereka dalam dialog intra-Afghanistan yang inklusif," kata Departemen Luar Negeri Senin ketika mengumumkan rincian rencana Khalilzad.

Kunjungan itu dilakukan di tengah kekecewaan Washington atas pembatalan pembicaraan Afghanistan yang banyak ditunggu-tunggu dengan Taliban yang akan diselenggarakan oleh ibu kota Qatar pada 20 April. Pertemuan dua hari dibatalkan pada menit terakhir setelah pejabat gerilyawan menolak untuk ukuran luar biasa dari delegasi Afghanistan yang beranggotakan 250 orang.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Inggris, Jepang Hentikan Peluncuran Telepon 5G Huawei
Thursday, 23 May 2019 10:39 WIB

Perusahaan telepon seluler Inggris dan Jepang hari Rabu (22/5)mengatakan, mereka menunda rencana untuk menjual perangkat baru Huawei, dalam perselisihan terbaru atas pembatasan teknologi AS yang ditujukan untuk perusahaan China itu. Jaringan seluler EE dan Vodafone dari Inggris serta KDDI dan Y! Mo...

Selain AS, Tiongkok Takut Sebagian Besar Pengaruh Jepang di Laut yang Sengketa
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB

Jepang membentuk diri sebagai saingan utama China di Laut Cina Selatan yang disengketakan karena memiliki pendekatan berkelanjutan dan multi-cabang dan serangkaian alasan unik untuk menguji pengaruh Beijing yang semakin meningkat, kata para analis. Negara ini telah muncul sejak 2017 sebagai kekuata...

Repsol Keluar dari Venezuela
Wednesday, 22 May 2019 19:06 WIB

Repsol, perusahaan minyak raksasa Spanyol yang punya operasi di Venezuela, meninggalkan negara itu di tengah meningkatnya tekanan sanksi oleh Amerika dan kekacauan yang terus berlangsung di sana. Investasi Repsol di Venezuela berkurang sebanyak 70 persen pada tahun lalu dari total investasi pada 20...

Mencari Dukungan Brexit, Mei Menawarkan Vote pada Referendum Baru
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB

Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya jika itu mendukung perjanjian Brexit yang ditolaknya se...

Perang Dagang Persulit Bisnis Eropa di China
Tuesday, 21 May 2019 18:31 WIB

Perang dagang AS “ China tidak membuat bisnis jadi mudah untuk perusahaan-perusahaan Eropa di China. Lebih dari sepertiga merasakan dampak langsung terhadap bisnis mereka dan khawatir situasinya akan bertambah buruk dalam minggu-minggu mendatang. œMereka merasa lebih cemas dibanding tahun lalu,...

ANOTHER NEWS
Indeks Berjangka AS Turun Seiring Berlanjutnya Perselisihan Dagang AS-China
Thursday, 23 May 2019 16:09 WIB Indeks Saham berjangka AS turun tajam pada hari Kamis, di tengah kekhawatiran investor bahwa ketegangan perdagangan antara AS dan China bisa menjadi jauh lebih buruk bahkan sebelum semuanya membaik. Indeks berjangka Dow Jones Industrial Average...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.