Setidaknya 138 Tewas di Sri Lanka dalam Serangan Paskah
Monday, 22 April 2019 10:51 WIB | GLOBAL |Global

Sri Lanka telah memberlakukan jam malam, efektif segera, setelah serangkaian ledakan pada  Minggu Paskah di gereja dan hotel.

Pemerintah mengatakan pihaknya juga memblokir akses ke media sosial dan aplikasi pengiriman pesan untuk mencegah penyebaran informasi dan rumor yang salah.

Paling tidak 138 orang tewas dan ratusan lainnya dirawat di rumah sakit akibat luka-luka dalam ledakan yang hampir bersamaan yang mengguncang tiga gereja dan tiga hotel mewah di Sri Lanka pada hari Paskah, kata seorang pejabat keamanan kepada The Associated Press, dalam kekerasan terburuk di negara Asia Selatan itu sejak sipil perang berakhir satu dekade lalu.

Dua dari ledakan itu diduga dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri, menurut pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang untuk berbicara dengan wartawan. Para jamaah dan tamu hotel termasuk di antara yang tewas, kata pejabat itu.

Kemudian pada hari itu, seorang juru bicara militer Sri Lanka telah mengkonfirmasi dua ledakan lagi di luar ibukota.

Juru bicara, Brig. Atapattu, mengatakan ledakan ketujuh terjadi di sebuah wisma tamu di Dehiwala, menewaskan sedikitnya dua orang. Atapattu mengatakan ledakan kedelapan terjadi di Dematagoda di pinggiran Kolombo. Dia tidak memiliki rincian tentang ledakan Dematagoda.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Trump Tidak Kesampingkan Sanksi Terhadap Irak
Wednesday, 22 January 2020 23:46 WIB

Presiden Amerika Donald Trump, Rabu (22/1) tidak mengesampingkan sanksi terhadap Irak, tetapi menyatakan apa yang disebutnya œhubungan yang sangat baik ketika ditanya tentang kemungkinan rencana menarik pasukan Amerika dari Irak. œKami akan melihat apa yang terjadi, karena kami harus melakuk...

AS Laporkan Kasus Pertama Virus Baru Corona
Wednesday, 22 January 2020 18:56 WIB

Amerika Serikat (AS) melaporkan kasus pertama virus baru Corona yang berasal dari Wuhan, China dan telah menewaskan sedikitnya enam orang. Para pejabat kesehatan di negara bagian barat laut AS, Washington, mengatakan seorang laki-laki yang pekan lalu kembali ke Seattle dari Wuhan dan dirawat di rum...

Sidang Pemakzulan Trump Bisa Pengaruhi Pemilu 2020
Wednesday, 22 January 2020 13:17 WIB

Presiden Donald Trump telah membuat sejarah sebagai presiden AS ketiga yang dimakzulkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Trump sekarang berharap untuk membuat sejarah lagi dengan menjadi presiden pertama menghadapi pemakzulan yang memenangkan pemilihan kembali. Sidang pemakzulan Presiden Trump di Sena...

Trump Puji Ekonomi AS di Davos Jelang Sidang Pemakzulan di Senat
Tuesday, 21 January 2020 23:37 WIB

Presiden AS Donald Trump memuji-muji tercapainya dua kesepakatan perdagangan penting dan menyatakan kemenangan Amerika ˜yang tidak pernah terjadi sebelumnya,™ saat ia menyampaikan pidato pembukaan, Selasa (21/1) di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Pidato itu disampaikan beberapa jam sebelum...

ILO: Ketidaksetaraan Pekerja Ancam Kohesi Sosial
Tuesday, 21 January 2020 18:06 WIB

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperingatkan bahwa meningkatnya jumlah pengangguran dan kesenjangan kini menghalangi orang keluar dari kemiskinan dan mengancam kohesi sosial. Untuk tahun kesembilan berturut-turut, ILO melaporkan bahwa tingkat pengangguran dunia tetap stabil, yaitu sekitar 18...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong melemah karena kekhawatiran akan virus
Thursday, 23 January 2020 09:04 WIB Saham-saham Hong Kong merosot pada awal perdagangan Kamis, dengan para investor gelisah atas virus mematikan mirip SARS yang telah menyebar dari Cina. Indeks Hang Seng turun 0,82 persen, atau 231,29 poin, menjadi 28.109,75. Indeks Shanghai...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.