Warga Norwegia Dihukum 14 Tahun Penjara di Rusia
Wednesday, 17 April 2019 11:59 WIB | GLOBAL |Global

Sebuah pengadilan Rusia telah menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara terhadap seorang warga Norwegia karena melakukan spionase.

Pihak berwenang Rusia menyatakan Frode Berg, pensiunan pengawas perbatasan, ditahan di Moskow pada Desember 2017 menyusul operasi yang dilakukan dinas keamanan Rusia, FSB. Berg (63 tahun), dituduh jaksa melakukan spionase terkait kapal-kapal selam nuklir Rusia.

Sidang dilakukan secara tertutup di Pengadilan Kota Moskow dengan alasan kerahasiaan.

Pada 9 April, jaksa Milana Digayeva menuntut agar Berg menjalani hukuman di sebuah koloni penjara.

Digayeva mengatakan terdakwa tertangkap basah dengan dokumen-dokumen yang ia terima dari Aleksei Zhitnyuk, pegawai sebuah fasilitas militer, yang dibuntuti oleh intelijen Rusia.

Zhitnyuk dinyatakan bersalah melakukan pengkhianatan tingkat tinggi pada bulan Desember dan dijatuhi hukuman 13 tahun penjara.

Para pengacara Berg telah menyatakan bahwa kliennya itu mengaku menjadi kurir bagi intelijen militer Norwegia, tetapi sedikit sekali yang ia ketahui mengenai operasi yang diikutinya.

Seorang pengacara Berg mengatakan pada 16 April bahwa kliennya tidak akan mengajukan banding atas hukuman itu tetapi akan mengajukan permohonan grasi setelah hukuman mulai diberlakukan.

Ketika ditanya mengenai kemungkinan grasi bagi Berg, Presiden Rusia Vladimir Putin pekan lalu mengatakan ia akan menunggu vonis yang dijatuhkan sebelum mempertimbangkan kemungkinan pemberian grasi.

Media Norwegia melaporkan bahwa Berg adalah mantan pengawas perbatasan.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Trump Ancam Habisi Iran Bila Iran Serang AS
Monday, 20 May 2019 10:16 WIB

Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran, mengancam akan menghabisinya apabila negara itu menyerang AS atau kepentingan-kepentingan AS. "Apabila Iran melawan, itu akan menjadi akhir bagi Iran," cuit Trump, Minggu (19/5). "Jangan pernah ancam AS lagi!" Baru tiga hari sebelum...

Ketegangan Perdagangan Terlihat Memperketat Pasar Kerja untuk Lulusan Cina
Saturday, 18 May 2019 00:13 WIB

Sejumlah rekor 8,34 juta lulusan universitas akan memasuki pasar kerja Cina musim panas ini di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing. Pengamat mengatakan bahwa ketika ekonomi yang bergantung pada ekspor Tiongkok bersiap untuk lebih banyak hit dari kenaikan tarif, ...

Serangan Udara Pimpinan Saudi Hantam Ibukota Yaman
Friday, 17 May 2019 09:28 WIB

Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman melancarkan serangkaian serangan udara, Kamis (16/5) di Sanaa, yang menewaskan sedikitnya enam orang. Serangan tersebut menghantam banyak sasaran di kota itu dan merusak beberapa rumah. Sanaa berada di bawah kontrol pemberontak Houthi dukungan...

Wakil Pemerintah, Oposisi Venezuela Lakukan Pembicaraan di Norwegia
Thursday, 16 May 2019 23:41 WIB

Wakil-wakil pemerintah Venezuela dan oposisi berada di Norwegia untuk melakukan pembicaraan, guna menyelesaikan kebuntuan yang membuat negara di Amerika Selatan itu terperosok ke dalam krisis politik dan ekonomi. Para pejabat Venezuela menyatakan Menteri Informasi Jorge Rodriguez mewakili Presiden ...

AS Stop Penerbangan Komersial Dari dan Ke Venezuela
Thursday, 16 May 2019 18:37 WIB

Amerika Serikat telah menghentikan semua penerbangan komersial yang melayani rute Amerika dan Venezuela. Menteri Perhubungan Elaine Chao mengatakan, dia bersama menteri luar negeri dan menteri keamanan dalam negeri telah memutuskan bahwa kondisi di Venezuela mengancam keselamatan atau keamanan penu...

ANOTHER NEWS
Saham China Dekati Tiga Bulan Terendahnya Terkait Ban Huawei
Monday, 20 May 2019 11:45 WIB Saham China diperdagangkan mendekati level terendahnya sejak Februari sebelum bangkit kembali, yang menunjukkan ketidakpastian yang tumbuh mengenai apakah gejolak $1,2 triliun di negara itu berakhir. Indeks Shanghai Composite tergelincir 0,4% pada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.