Trump Berikrar Kalahkan China di Bidang Teknologi 5G
Wednesday, 17 April 2019 02:34 WIB | GLOBAL |GOLD

Dalam upaya untuk mengungguli China di bidang teknologi nirkabel generasi kelima, yang dikenal sebagai 5G, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan lelang frekuensi radio terbesar yang pernah ada dana dana sebesar $20 miliar untuk membangun jaringan utama serat optik di kawasan pedesaan.

œKita tidak dapat biarkan negara lain manapun untuk mengalahkan Amerika Serikat dalam kompetisi di bidang industri yang sangat berpengaruh di masa depan, ujar Trump dari Ruangan Roosevelt di Gedung Putih, didampingi oleh kelompok pemanjat menara telekomunikasi dan para petani. œPertarungan di bidang teknologi 5G adalah pertarungan yang harus kita menangkan.

Mulai 10 Desember, Federal Communication Commission (FCC) akan mulai melelang tiga frekuensi gelombang milimeter (di atas 37 GHz, 39 GHz, dan 47 GHz) untuk dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan telekomunikasi.

Beberapa sekutu Trump telah mencoba untuk membujuknya untuk secara efektif menasionalisasi teknologi ini sebagai masalah keamanan nasional.

Trump mengaku ia telah mempertimbangkan rencana seperti itu “ yang ditentang oleh FCC dan lainnya “ namun pada akhirnya tidak lagi menunjukkan dukungannya.

œKami tidak ingin melakukannya. Hasilnya tidak akan sebaik, dan secepat yang diharapkan, ujar Trump.

œGagasan tentang jaringan 5G yang dirancang dan dioperasikan pemerintah di AS sama sekali tidak masuk akal. Pasar yang kompetitif, tidak terlalu dibebankan oleh peraturan sudah menjadi ciri yang diterapkan oleh AS selama ini. Kebijakan ini telah berhasil mencapai keberhasilan dalam kasus teknologi 4G dan akan mendorong investasi dan inovasi di bidang teknologi 5G, ujar Gabriel Brown, seorang analis utama pada perusahaan riset industri telekomunikasi yang berpusat di London, Heavy Reading, kepada VOA.

œSelain itu juga tidak masuk akal dalam kaitannya dengan persaingan melawan China “ ini adalah pasar yang berbeda dengan fase perkembangan yang berbeda.

Riley Walters, seorang analis kebijakan pada Asian Studies Center, Heritage Foundation, sepakat, dengan mengatakan œsektor swasta adalah cara yang paling efisien untuk mendistribusikan berbagai kemampuan teknologi 5G, bahkan apabila langkahnya tidak sesuai dengan apa yang diingikan oleh para penyokong langkah nasionalisasi. Deregulasi harus dapat menekan biaya dari para pengembang domestik untuk meningkatkan wawasan waktunya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Mencari Dukungan Brexit, Mei Menawarkan Vote pada Referendum Baru
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB

Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya jika itu mendukung perjanjian Brexit yang ditolaknya se...

Perang Dagang Persulit Bisnis Eropa di China
Tuesday, 21 May 2019 18:31 WIB

Perang dagang AS “ China tidak membuat bisnis jadi mudah untuk perusahaan-perusahaan Eropa di China. Lebih dari sepertiga merasakan dampak langsung terhadap bisnis mereka dan khawatir situasinya akan bertambah buruk dalam minggu-minggu mendatang. œMereka merasa lebih cemas dibanding tahun lalu,...

USS Preble Berlayar Dekat Scarborough Shoal di Laut Cina Selatan
Tuesday, 21 May 2019 10:53 WIB

Militer Amerika Serikat mengatakan salah satu kapal perangnya di Laut Cina Selatan, Senin (20/5), berlayar di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan yang diklaim oleh Cina dan Filipina. Scarborough Shoal atau Karang Scarborough adalah sekelompok pulau kecil dan karang dalam bentuk atol. œUSS ...

Saudi: Pasokan Minyak Dunia Mencukupi dan Cadangan Bertambah
Monday, 20 May 2019 23:58 WIB

Pasokan minyak mencukupi dan cadangan bertambah meskipun terjadi penurunan produksi besar-besaran dari Venezuela dan Iran, ujar gembong OPEC, Arab Saudi, dan produsen utama Uni Emirat Arab (UEA), hari Minggu ,sementara negara-negara pengekspor minyak (OPEC) bertemu di Jeddah. Negara-negara produsen...

Diperkirakan Kalah, PM Morrison Raih Kemenangan Mengejutkan dalam Pemilu Australia
Monday, 20 May 2019 18:22 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pergi ke gereja Pentekosta hari Minggu (19/5) setelah mendapat kemenangan yang tidak diduga dalam pemilihan umum hari Sabtu. Berbagai jajak pendapat menunjukkan Morrison dan pemerintah koalisinya yang konservatif akan pasti kalah dalam pemilihan itu. Namun, ...

ANOTHER NEWS
Minyak jatuh pasca Saudi jamin jaga keseimbangan pasar, ketegangan Timur Tengah
Wednesday, 22 May 2019 08:36 WIB Harga minyak turun pada hari Selasa setelah Arab Saudi menegaskan akan bertujuan untuk menjaga keseimbangan pasar dan mencoba untuk mengurangi ketegangan di Timur Tengah, sementara data industri menunjukkan peningkatan mengejutkan dalam persediaan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.