Julian Assange Ditangkap Polisi Inggris
Thursday, 11 April 2019 20:14 WIB | GLOBAL |Global

Julian Assange telah ditangkap pihak berwenang Inggris di Kedubes Ekuador di London, di mana pendiri Wikileaks ini sebelumnya diberi status suaka di sana pada 2012, dan sedang dalam status bebas dengan jaminan di Inggris sementara menghadapi tuduhan melakukan serangan seksual di Swedia.

Media-media di Inggris memberitakan, menyusul keputusan pemerintah Ekuador untuk membatalkan status suaka Assange, polisi Inggris diundang Dubes Ekuador memasuki kedutaannya dan menangkap Assange.

Dalam sebuah pernyataan tertulisnya kepada media, Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid memastikan penangkapan Assange dan menegaskan bahwa Assange akan menghadapi proses hukum di Inggris. Ia juga mengucapkan terimakasih atas kerjasama Ekuador dan profesionalisme polisi Inggris.

Assange selama ini bisa bertahan di Ekuador karena beralasan jika ia diekstradisi ke Swedia, ia akan ditangkap AS dan menghadapi tuduhan-tuduhan terkait publikasi WikiLeaks yang membocorkan ratusan ribu kawat diplomatik AS. Tuduhan serangan seksual yang diajukan Swedia belakangan dibatalkan.

Sebelum penangkapan Assange, Presiden Ekuador merilis video yang menjelaskan alasan pencabutan status suaka diplomatik Assange. Ia mengatakan karena prilaku agresif dan tidak pantas Assange, serta deklarasi organisasinya yang bertentangan dengan Ekuador dan traktat-traktat internasional, Ekuador mencabut status suaka diplomatik Assange.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Gempa di Filipina Akibatkan Korban Tewas
Tuesday, 23 April 2019 04:00 WIB

Gempa kuat di Filipina utara, Senin (22/4), mengakibatkan beberapa orang tewas, dan menjebak lainnya dalam gedung-gedung serta merusak bandara sekunder di ibu kota, Manila. Gempa itu menghantam pulau Luzon dengan kekuatan 6,3 pada skala Richter, dan berpusat sekitar 60 kilometer dari ibu kota Manil...

Pemilihan Presiden Ukraina, Pelawak Zelenskiy Menang
Monday, 22 April 2019 20:27 WIB

Volodymyr Zelenskiy, aktor televisi berusia 41 tahun, menang telak dalam pemilihan presiden Ukraina pada Minggu (22 April), dengan hasil exit poll menunjukkan ia meraih sekitar 73 persen suara pada putaran final - hampir tiga kali lebih banyak dari pesaingnya, presiden petahana Petro Poroshenko. Me...

Hari Bumi 2019 Cermati Efek Manusia terhadap Planet
Monday, 22 April 2019 16:28 WIB

Pada 22 April, lebih dari satu miliar orang di 192 negara diperkirakan ikut dalam hari global aksi politik dan sipil bagi Bumi. Orang akan berpawai, menanam pohon, membersihkan kota, taman, pantai dan saluran air, politisi akan mengumumkan kebijakan, dan perusahaan berjanji mengupayakan keberlanjut...

Setidaknya 138 Tewas di Sri Lanka dalam Serangan Paskah
Monday, 22 April 2019 10:51 WIB

Sri Lanka telah memberlakukan jam malam, efektif segera, setelah serangkaian ledakan pada  Minggu Paskah di gereja dan hotel. Pemerintah mengatakan pihaknya juga memblokir akses ke media sosial dan aplikasi pengiriman pesan untuk mencegah penyebaran informasi dan rumor yang salah. Paling tida...

Duta Besar Rusia di Caracas Menolak Kebangkitan Doktrin Monroe
Friday, 19 April 2019 19:37 WIB

Ketika ketergantungan Venezuela pada Rusia tumbuh di tengah-tengah krisis yang sedang berlangsung di negara itu, orang penting Vladimir Putin di Caracas mendorong kembali pada kebangkitan A.S. sebuah doktrin yang digunakan secara turun-temurun untuk membenarkan intervensi militer di wilayah tersebut...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo dibuka lebih tinggi dalam perdagangan hati-hati
Tuesday, 23 April 2019 07:21 WIB Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada Selasa dalam perdagangan hati-hati menjelang musim laporan laba, dengan aksi ambil untung sebelum 10 hari libur di Jepang yang membebani pasar. Indeks Nikkei 225 menguat 0,03 persen atau 6,40 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.