Militer AS Bantah Tuduhan Tentang Korban Sipil di Somalia
Wednesday, 20 March 2019 18:19 WIB | GLOBAL |

Kelompok HAM Amnesty International mengatakan 14 warga sipil tewas dalam lima serangan udara militer Amerika di Somalia dalam dua tahun terakhir. Tuduhan itu dibantah keras Amerika.

Laporan Amnesty International yang dikeluarkan Selasa (19/3) juga mencakup pernyataan dari 65 saksi mata, sejumlah foto, gambar satelit dan pernyataan-pernyataan di media sosial sebagai bukti serangan udara di kawasan Lower Shabelle, Somalia, dari bulan Oktober 2017 hingga Desember 2018.

Kelompok HAM itu menyimpulkan bahwa laporan itu œmemberikan bukti yang kredibel bahwa serangan udara Amerika bertanggungjawab atas empat insiden tersebut, sementara insiden kelima paling masuk akal juga terjadi akibat serangan udara Amerika.

Komando Amerika di Afrika AFRICOM, yang melakukan serangan-serangan udara militer Amerika di Somalia “ dengan berkoordinasi pada pemerintah Somalia “ mengatakan bahwa tidak ada warga sipil yang tewas dalam serangan-serangan itu. Ditambahkan, laporan Amnesty International œtidak mencerminkan secara akurat catatan AFRICOM dalam upaya mengurangi jatuhnya korban sipil.

œAFRICOM telah melakukan upaya luar biasa untuk mengurangi kemungkinan jatuhnya korban sipil, sebagai sebuah kebijakan, tambah pernyataan itu.

Amnesty International mengajukan 13 tuntutan terhadap AFRICOM pada Oktober 2018 dan Februari 2019, lima diantaranya dipaparkan dengan rinci dalam laporan itu. Conor Fortune di Amnesty International mengatakan kepada VOA, tuduhan-tuduhan lain kurang memiliki œbukti yang cukup mendukung atau diabaikan oleh kelompok itu karena sumber-sumbernya œtidak dapat dipercaya.

Menurut pejabat-pejabat pertahanan, militer Amerika telah mengkaji 18 tuduhan jatuhnya korban sipil di Somalia sejak 2017. Tuduhan-tuduhan itu diterima dari hasil kajian internal terhadap serangan udara yang dilakukan dan juga dari pihak luar.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Duta Besar Rusia di Caracas Menolak Kebangkitan Doktrin Monroe
Friday, 19 April 2019 19:37 WIB

Ketika ketergantungan Venezuela pada Rusia tumbuh di tengah-tengah krisis yang sedang berlangsung di negara itu, orang penting Vladimir Putin di Caracas mendorong kembali pada kebangkitan A.S. sebuah doktrin yang digunakan secara turun-temurun untuk membenarkan intervensi militer di wilayah tersebut...

Pakistan: Peningkatan Konflik Bisa Gagalkan Upaya Perdamaian di Afghanistan
Friday, 19 April 2019 11:03 WIB

Pakistan hari Kamis (18/4) memperingatkan bahwa peningkatan konflik bisa menggagalkan usaha perdamaian pimpinan Amerika di Afghanistan, tapi tidak mengutuk permulaan serangan musim semi yang dilancarkan Taliban di Afghanistan. Taliban mengumumkan musim serangan baru Jumat lalu di tengah harapan aka...

Korut Tak Mau Lagi Menlu AS Terlibat dalam Perundingan Nuklir
Friday, 19 April 2019 03:19 WIB

Korea Utara meminta agar Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo tidak lagi ambil bagian dalam pembicaraan lebih jauh apapun yang melibatkan program senjata nuklir negara itu. Kwon Jong Gun, pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, mengatakan, Pyongyang menghendaki seseorang yang œl...

Gempa Kuat Hantam Taiwan Timur
Thursday, 18 April 2019 20:59 WIB

Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu wilayah, tetapi sejauh ini belum ada laporan langsung mengenai kerusakan besar atau korban cedera a...

Korea Utara Uji Coba Misil Taktis Baru
Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari Rabu dan menyebutnya operasi "sangat penting," kata kantor berita resmi KCNA. Laporan KCNA itu tid...

ANOTHER NEWS
Dolar stabil di dekat 2-minggu tertinggi di perdagangan Jumat Agung yang tenang
Friday, 19 April 2019 20:40 WIB Dolar AS bertahan dekat 2-minggu tertinggi pada hari Jumat, pada apa yang seharusnya menjadi sesi tenang untuk mata uang dengan sebagian besar AS dan pertukaran global ditutup untuk menaati Jumat Agung. Indeks Dolar ICE, mengukur kekuatan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.