Facebook Masih Bekerja untuk Menghapus Semua Video Serangan Teroris Selandia Baru
Monday, 18 March 2019 13:24 WIB | GLOBAL |Global

Situs media Facebook pada hari Minggu terus melanjutkan usaha menghapus semua video tentang penembakan massal di Selandia baru, yang disiarkan secara langsung oleh penembaknya.

œKami terus bekerja sama dengan polisi Selandia Baru, kata juru bicara Facebook di Selandia Baru, Mia Garlick dalam sebuah pernyataan hari Minggu.

Kata Garlick, perusahaannya sedang bekerja keras menghapus semua versi penembakan, bahkan yang sudah diedit dari versi semula, dan tidak menunjukkan aksi kekerasan.

œKami melakukan hal itu untuk menghormati semua orang yang terkena dampak tragedi ini dan juga karena keprihatinan yang dinyatakan oleh para pejabat lokal, tambahnya.

Dalam waktu 24 jam setelah penembakan massal yang menewaskan 50 orang, Facebook telah menghapus 1,5 juta video tentang serangan itu, termasuk 1,2 juta yang belum sempat di upload, kata Facebook. (Tgh)

Sumber: VOA

RELATED NEWS

AS Tarik Sisa Pasukan dari Suriah Utara
Monday, 14 October 2019 18:32 WIB

Amerika menarik semua pasukan yang tersisa dari Suriah utara, dan pada Minggu (13/10) Presiden AS Donald Trump mengatakan, œIni sangat langkah yang sangat pandai untuk tidak terlibat dalam pertempuran yang dipicu oleh serangan Turki terhadap mitra Amerika, milisi Kurdi. Menhan Mark Esper membe...

35 orang Tewas setelah Topan Hagibis Menghantam Jepang
Monday, 14 October 2019 10:51 WIB

Puluhan ribu tim penyelamat bekerja pada Senin untuk menjangkau orang-orang yang terjebak oleh tanah longsor dan banjir di Jepang yang disebabkan oleh topan kuat yang telah menewaskan 35 orang, kata para pejabat dan media setempat. Topan Hagibis pindah dari daratan pada hari Minggu pagi, tetapi sem...

Iran: Kapal Tanker Minyak Dihantam oleh Roket di lepas pantai Arab Saudi
Friday, 11 October 2019 23:33 WIB

Dua roket menghantam sebuah kapal tanker Iran yang melakukan perjalanan melalui Laut Merah di lepas pantai Arab Saudi pada hari Jumat, kata para pejabat Iran, insiden terbaru di wilayah itu di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan AS. Tidak ada kabar dari Arab Saudi tentang serangan yan...

Pembicaraan Nuklir Buntu, Korut Ancam Tingkatkan Provokasi
Friday, 11 October 2019 18:40 WIB

Korea Utara, Kamis (10/10) memperingatkan bahwa œkesabarannya hampir habis dan mengancam akan meningkatkan provokasi, menyusul kegagalan pembicaraan nuklirnya dengan AS. Peringatan ini merupakan bukti terbaru bahwa Korea Utara kembali ke sikap agresifnya setelah meninggalkan perundingan nuklir ...

Presiden Ukraina: Tak Ada Pemerasan dalam Percakapan dengan Trump
Thursday, 10 October 2019 23:58 WIB

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada Kamis tidak ada "pemerasan" dalam panggilan teleponnya Juli lalu dengan Presiden AS Donald Trump yang sekarang menjadi pusat penyelidikan dakwaan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dipimpin Demokrat. Dalam konferensi pers yang berlangsung beber...

ANOTHER NEWS
Saham AS di Jalur untuk Hentikan Gain Beruntun 3-Harinya Pasca Keraguan Kesepakatan AS-China
Monday, 14 October 2019 21:12 WIB Saham AS turun sedikit pada bel pembukaan di hari Senin setelah laporan menunjukkan kesepakatan perdagangan antara AS dan negosiator Cina minggu lalu belum terselesaikan. S&P 500 turun kurang dari 0,1% menjadi 2.969. Dow Jones Industrial...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.