Hampir 50 Orang Tewas dalam Serangan Pada Sebuah Masjid di Selandia Baru; 4 Orang Ditahanan
Friday, 15 March 2019 17:27 WIB | GLOBAL |Global

Penembakan massal di dua masjid yang penuh dengan umat yang menghadiri salat Jumat menewaskan 49 orang pada apa yang disebut perdana menteri "salah satu hari paling gelap di Selandia Baru," ketika pihak berwenang menahan empat orang dan menjinakkan alat peledak yang tampaknya merupakan serangan rasis yang direncanakan dengan cermat.

Seorang pria telah didakwa dengan pembunuhan dalam serangan dan akan muncul di pengadilan hari Sabtu, kata polisi.

Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan peristiwa di Christchurch mewakili "tindakan kekerasan luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya" dan mengakui banyak dari mereka yang terkena dampak mungkin adalah migran dan pengungsi. Selain korban tewas, dia mengatakan lebih dari 20 orang terluka parah.

"Jelas bahwa ini sekarang hanya dapat digambarkan sebagai serangan teroris," kata Ardern.

Polisi membawa tiga pria dan seorang wanita ke dalam tahanan setelah penembakan itu, yang mengejutkan banyak orang di seluruh negeri yang berpenduduk 5 juta orang. Sementara tidak ada alasan untuk percaya ada lebih banyak tersangka, Ardern mengatakan tingkat ancaman keamanan nasional sedang dinaikkan ke tingkat tertinggi kedua.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Netanyahu Didakwa Suap, Penipuan, dan Pelanggaran Kepercayaan
Friday, 22 November 2019 18:25 WIB

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang telah memimpin negara itu selama 13 tahun, didakwa oleh jaksa agung Israel atas tuduhan penyuapan, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan, hari Kamis (21/11). Jaksa Agung Avichai Mandelblit mendakwa Netanyahu atas penipuan dan pelanggaran kepercayaan d...

Kongres AS Setujui Dua RUU Pro-Demokrasi Hong Kong
Friday, 22 November 2019 10:50 WIB

Kongres Amerika Serikat menyetujui dua rancangan undang undang hari Kamis (21/11), untuk mendukung demonstran pro-demokrasi di Hong Kong setelah unjuk rasa berbulan-bulan terjadi di kota semi-otonom itu. DPR Amerika Serikat sangat menyetujui œUndang-Undang Kemanusiaan dan Demokrasi Hong Kong, ...

China Nyatakan Perundingan Perdagangan dengan AS Masih Berlanjut
Thursday, 21 November 2019 23:32 WIB

China masih berusaha menyelesaikan konflik dengan Washington terkait masalah perdagangan, kata seorang pejabat Kementerian Perdagangan hari Kamis (21/11), menepis spekulasi bahwa perundingan mungkin sedang menghadapi masalah, sebagai œrumor yang tidak akurat. Juru bicara kementerian Gao Feng m...

Iran Masih Blokir Internet, Ekonomi Memburuk
Thursday, 21 November 2019 17:59 WIB

Organisasi pemantau Internet berbasis di London, NetBlocks, Kamis (21/11) pagi mengunggah cuitan di Iran, mengatakan "penutupan internet hampir sepenuhnya" telah melampaui 100 jam sejak dimulai pada Sabtu (16/11) malam. "Hak digital adalah hak asasi manusia: akses harus dipulihkan bagi semua warga ...

Trump Mempertimbangkan Apakah Apple Harus Dibebaskan Dari Tarif Cina
Thursday, 21 November 2019 10:59 WIB

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Rabu setelah berkeliling pabrik yang merakit komputer Apple Inc bahwa ia sedang mempertimbangkan apakah akan membebaskan perusahaan AS dari tarif impor impor dari China. "Kami sedang melihat itu," kata Trump dalam menjawab pertanyaan wartawan tentang tarif...

ANOTHER NEWS
Manufaktur & Service PMI AS Meningkat pada bulan November
Friday, 22 November 2019 22:12 WIB IHS Markit mengatakan indeks flash manufacturing purchasing managers naik menjadi 52,2 pada November dari 51,3 pada Oktober. Ini merupakan tingkat tercepat sejak April. Sementara itu indeks flash services purchasing managers pada bulan November...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.