PM Morrison: Peretas Serang Jaringan Komputer Parpol di Australia
Tuesday, 19 February 2019 11:12 WIB | GLOBAL |Global

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, partai-partai politik Australia telah diserang oleh sebuah peretasan terhadap jejaring komputer mereka. Pemerintah mengatakan, sistem telah disusupi oleh œaktor negara yang canggih.

Badan keamanan dunia maya Australia yakin sebuah pemerintahan asing yang tidak disebutkan namanya ada di belakang serangan-serangan bulan ini. Jejaring computer yang digunakan oleh semua partai utama Australia terganggu oleh serangan ini. Penyusupan ini berhasil dibongkar selama penyelidikan terhadap peretasan dari server komputer di Gedung Parlemen di Canberra, ibukota Australia.

"Para anggota parlemen akan tahu bahwa Pusat Keamanan Siber Australia baru-baru ini berhasil mengidentifikasi sebuah penyusupan jahat ke jejaring computer parlemen. Selama berlangsungnya upaya ini kami juga menemukan bahwa jejaring beberapa partai politik; Liberal, Buruh, dan Nasional, juga terkena. Pakar dunia maya kami yakin bahwa actor negara yang canggih bertanggung jawab atas kegiatan jahat ini, kata Morrison.

Pejabat mengatakan, tidak ada bukti adanya gangguan dalam pemilihan, tetapi Australia sedang meningkatkan pertahanan dunia mayanya sebagai tanggapan. Sebuah pemilihan federal akan diselenggarakan pada Mei.

Pada Desember, Canberra secara terbuka menuduh China untuk pertama kalinya mendukung sebuah kampanye spionase dunia maya untuk mencuri rahasia komersial milik Australia.

Pada 2015 dan 2016, terjadi serangan terhadap Badan Cuaca dan Statistik Australia.

Beijing sebelumnya membantah pihaknya campur tangan dalam urusan dalam negeri Australia. Menyusul penyusupan online bulan ini juga ada spekulasi di kalangan pers Australia bahwa Korea Utara atau Rusia terlibat. Pejabat mengatakan, tidak ada bukti bahwa ada informasi berhasil diakses atau dicuri.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Keuntungan BMW akan Menurun karena Biaya Produksi dan Ketidakpastian Dagang
Thursday, 21 March 2019 17:50 WIB

Produsen kendaraan bermotor Jerman, BMW, mengatakan, Rabu (20/3), keuntungan mereka pada tahun 2019 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Mereka mengatakan, penyebab penurunan ini terkait rencana mereka untuk memangkas biaya produksi sebesar 13,6 miliar dolar untuk mengompensasi pengeluaran bagi ...

Japan Times Meminta Maaf untuk 'Gejolak' Seputar Referensi Perang Dunia II
Thursday, 21 March 2019 10:06 WIB

The Japan Times, sebuah surat kabar berbahasa Inggris yang mengubah uraiannya tentang œwanita penghibur dan pekerja paksa tahun lalu, meminta maaf kepada stafnya bulan lalu, tetapi mengancam akan melakukan tindakan hukum terhadap siapa pun yang menemukan informasi rahasia bocor. Dalam catatan ...

Uni Eropa Perketat Sikapnya Terkait Brexit
Thursday, 21 March 2019 02:35 WIB

Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker mengatakan, Rabu (20/3), Uni Eropa tidak terbuka pada kemungkinan perundingan lebih lanjut mengenai keluarnya Inggris dari blok tersebut, dan tidak mungkin memutuskan apakah pekan ini akan memberi Inggris perpanjangan waktu setelah tengat waktu 29 Maret. PM...

Militer AS Bantah Tuduhan Tentang Korban Sipil di Somalia
Wednesday, 20 March 2019 18:19 WIB

Kelompok HAM Amnesty International mengatakan 14 warga sipil tewas dalam lima serangan udara militer Amerika di Somalia dalam dua tahun terakhir. Tuduhan itu dibantah keras Amerika. Laporan Amnesty International yang dikeluarkan Selasa (19/3) juga mencakup pernyataan dari 65 saksi mata, sejumlah fo...

Presiden Kazakhstan Nazarbayev Mendadak Umumkan Pengunduran Diri
Wednesday, 20 March 2019 03:50 WIB

Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev mengatakan ia telah mengundurkan diri dari jabatannya setelah hampir 30 tahun berkuasa di negara di Asia Tengah itu. œSaya telah memutuskan untuk mengakhiri tugas saya sebagai presiden, kata Nazarbayev dalam pidato nasional yang ditayangkan televisi pad...

ANOTHER NEWS
Saham AS Mencoba Bangkit Pasca Pernyataan Dovish The Fed
Thursday, 21 March 2019 20:57 WIB Saham AS dibuka lebih rendah pada hari Kamis tetapi segera memangkas kerugian awal, karena investor mengkaji penurunan prospek ekonomi domestik Federal Reserve untuk 2019, mengutip ekspansi global yang lambat. Seperti yang diharapkan, bank sentral...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.