Pakistan Jadi Tuan Rumah Pembicaraan Damai AS-Taliban
Thursday, 14 February 2019 18:19 WIB | GLOBAL |Global

Amerika dan Taliban siap melakukan perundingan damai pada Senin (18/2) di Pakistan untuk mencari penyelesaian politik bagi perang yang sudah berlangsung 17 tahun di Afghanistan.

Juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, mengatakan, Rabu (13/2), pertemuan Senin nanti diadakan di Islamabad atas undangan resmi pemerintah Pakistan. Zabihullah mengatakan delegasi pihaknya juga akan menemui perdana menteri Pakistan Imran Khan membahas hubungan antara keduanya dan isu yang menyangkut pengungsi Afghanistan dan bisnis Afghanistan di Pakistan.

Washington dan Kabul sudah lama menuduh Islamabad melindungi para pemimpin Taliban di Pakistan -- tuduhan yang dibantah oleh para pejabat Pakistan.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Pakistan Uji Coba Misil Balistik Yang Mampu Bawa Hulu Ledak Nuklir
Friday, 24 May 2019 01:56 WIB

Pakistan menyatakan telah berhasil melakukan ˜latihan peluncuran™ sebuah misil balistik yang mampu membawa hulu ledak konvensional dan nuklir hingga jarak 1.500 kilometer. Kegiatan tersebut berlangsung di tengah-tengah ketegangan militer yang meningkat antara Pakistan dan negara tetangganya, In...

Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina Terancam Kekurangan Dana
Thursday, 23 May 2019 17:25 WIB

Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA), Rabu (22/5), memperingatkan pihaknya hanya memiliki dana untuk beberapa minggu kecuali para donor bertindak cepat. œSaat ini, UNRWA hanya punya dana operasi hingga pertengahan Juni, demikian kata Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krähenbühl ...

Inggris, Jepang Hentikan Peluncuran Telepon 5G Huawei
Thursday, 23 May 2019 10:39 WIB

Perusahaan telepon seluler Inggris dan Jepang hari Rabu (22/5)mengatakan, mereka menunda rencana untuk menjual perangkat baru Huawei, dalam perselisihan terbaru atas pembatasan teknologi AS yang ditujukan untuk perusahaan China itu. Jaringan seluler EE dan Vodafone dari Inggris serta KDDI dan Y! Mo...

Selain AS, Tiongkok Takut Sebagian Besar Pengaruh Jepang di Laut yang Sengketa
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB

Jepang membentuk diri sebagai saingan utama China di Laut Cina Selatan yang disengketakan karena memiliki pendekatan berkelanjutan dan multi-cabang dan serangkaian alasan unik untuk menguji pengaruh Beijing yang semakin meningkat, kata para analis. Negara ini telah muncul sejak 2017 sebagai kekuata...

Repsol Keluar dari Venezuela
Wednesday, 22 May 2019 19:06 WIB

Repsol, perusahaan minyak raksasa Spanyol yang punya operasi di Venezuela, meninggalkan negara itu di tengah meningkatnya tekanan sanksi oleh Amerika dan kekacauan yang terus berlangsung di sana. Investasi Repsol di Venezuela berkurang sebanyak 70 persen pada tahun lalu dari total investasi pada 20...

ANOTHER NEWS
Emas Tahan Kenaikan Seiring Perang Dagang Picu Kekhawatiran Pertumbuhan
Friday, 24 May 2019 10:39 WIB Emas menuju kenaikan mingguan karena meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China mengurangi prospek pertumbuhan, dengan imbal hasil Treasury 10-tahun stabil setelah merosot ke level terendah sejak 2017. Harga spot emas stabil di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.