Anggota parlemen AS capai kesepakatan tentatif untuk menghindari penutupan pemerintah
Tuesday, 12 February 2019 11:45 WIB | GLOBAL |Global

Negosiator kongres AS mengatakan pada Senin malam bahwa mereka telah mencapai kesepakatan tentatif tentang pendanaan keamanan perbatasan yang akan mencegah penutupan sebagian pemerintah lagi pada hari Sabtu mendatang, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut pada kesepakatan tersebut.

"Kami mencapai kesepakatan pada prinsipnya" tentang pendanaan program keamanan perbatasan hingga 30 September, Senator Republik Richard Shelby mengatakan kepada wartawan.

"Staf kami akan bekerja dengan cepat untuk menyatukan semua rincian," kata Shelby. Dia tidak mengatakan apakah Presiden Donald Trump akan mendapatkan uang untuk tembok perbatasan AS-Meksiko.

Ditanya apakah Trump telah menandatangani pakta tersebut, Shelby mengatakan negosiator berbicara secara berkala dengan "perwakilan Gedung Putih." Meskipun tidak mengatakan Trump telah menyetujui garis besarmya, dia menambahkan dia berpikir dan berharap presiden dapat mendukung kesepakatan itu.

Permintaan Trump sebesar $ 5,7 miliar pada Desember untuk membantu membangun dinding perbatasan memicu penutupan sebagian pemerintah selama 35 hari yang berakhir bulan lalu tanpa dia mendapatkan pendanaan dinding.

Trump setuju untuk membuka kembali pemerintah selama tiga minggu untuk memberikan waktu bagi para negosiator kongres untuk menemukan kompromi pada pendanaan pemerintah untuk sisa tahun fiskal, yang berakhir pada 30 September, untuk mencegah penutupan lagi. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Korea Utara Uji Coba Misil Taktis Baru
Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari Rabu dan menyebutnya operasi "sangat penting," kata kantor berita resmi KCNA. Laporan KCNA itu tid...

Warga Paris dan Turis Berbondong-bondong untuk Melihat 'Bunda' Prancis yang Lumpuh
Wednesday, 17 April 2019 19:02 WIB

Hanya beberapa hari yang lalu, Severine Vilbert berjalan-jalan di sekitar Notre Dame dengan putri sulungnya pada hari yang dingin namun cerah. Bunga-bunga bermekaran dan katedral berkilau cahaya. "Kami memandang Notre Dame dan mengatakan monumen yang begitu indah, betapa bangganya menjadi orang Par...

Warga Norwegia Dihukum 14 Tahun Penjara di Rusia
Wednesday, 17 April 2019 11:59 WIB

Sebuah pengadilan Rusia telah menjatuhkan hukuman 14 tahun penjara terhadap seorang warga Norwegia karena melakukan spionase. Pihak berwenang Rusia menyatakan Frode Berg, pensiunan pengawas perbatasan, ditahan di Moskow pada Desember 2017 menyusul operasi yang dilakukan dinas keamanan Rusia, FSB. B...

Trump Berikrar Kalahkan China di Bidang Teknologi 5G
Wednesday, 17 April 2019 02:34 WIB

Dalam upaya untuk mengungguli China di bidang teknologi nirkabel generasi kelima, yang dikenal sebagai 5G, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan lelang frekuensi radio terbesar yang pernah ada dana dana sebesar $20 miliar untuk membangun jaringan utama serat optik di kawasan pedesaan. œKita tida...

Dunia Berkabung, Katedral Notre Dame di Paris Dilalap Api
Tuesday, 16 April 2019 19:27 WIB

Dunia terkejut, air mata dan doa di panjatkan ketika menyaksikan ikon dari kota Paris Katedral Notre Dame terbakar di pada hari Senin. Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara kepada rakyatnya tepat sebelum tengah malam. "Aku memberitahumu malam ini: Kami akan membangun kembali katedral ini," kat...

ANOTHER NEWS
GBP/USD Rebound, Temukan Beberapa Dorongan Di Depan 1,30 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 18 April 2019 16:29 WIB Pasangan GBP/USD dengan cepat pulih sekitar 20-pips dan membalikkan sebagian besar penurunan sebelumnya ke dekat rekor dua minggu di tengah data makro Inggris yang optimis. Pasangan ini gagal memanfaatkan kenaikan sebelumnya ke 1,3050an dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.