Ribuan Pelajar Belanda Tuntut Kebijakan Iklim Belanda yang Lebih Baik
Friday, 8 February 2019 17:41 WIB | GLOBAL |Global

Ribuan pelajar bolos sekolah, Kamis, berpawai melewati gedung parlemen Belanda, menyerukan kebijakan iklim Belanda yang lebih baik. Demonstrasi yang ramai namun damai oleh para pelajar Belanda itu menyusul protes serupa dalam beberapa minggu terakhir di negara tetangganya, Belgia, yang juga mengundang ribuan pengunjuk rasa.

Penyelenggara demo mengatakan, mereka ingin mengirim pesan kepada para politisi di Belanda yang sedang berusaha mencari cara terbaik untuk mengendalikan emisi gas rumah kaca.

Mereka memperkirakan aksi mereka diikuti sekitar 3.000, namun ternyata yang berpartisipasi jauh lebih banyak, meski polisi tidak segera memberi perkiraan jumlah resmi. Para pelajar dari berbagai penjuru Belanda datang dengan berdesak-desakan dalam kereta dan bus, sementara mereka yang berasal dari kota Den Haag berjalan atau mengendarai sepeda untuk berkumpul di sebuah taman sebelum berjalan melewati kota.

œKami di sini karena kami ingin pemerintah mengambil langkah yang lebih baik dan lebih cepat untuk memperbaiki iklim," kata Maartje Bood, yang berusia 16 tahun, yang menempuh perjalanan sejauh 200 kilometer dari kota Leeuwarden untuk berpartisipasi dalam unjuk-rasa itu.

Dia dan teman-temannya memegang spanduk bertuliskan kalimat Bahasa Belanda yang artinya, Kami ingin 11 Cities Race kembali diadakan , merujuk pada lomba maraton seluncur es yang melewati kanal-kanal yang beku di 11 kota bagian utara Belanda yang hanya diadakan pada musim dingin ketika es cukup tebal. Perlombaan terakhir diadakan tahun 1997.

Badan Penilaian Lingkungan Belanda mengatakan dalam sebuah laporan bulan lalu, pengurangan tingkat emisi sebesar 25 persen pada tahun 2020 dari kadar tahun 1990 tidak mungkin terjangkau.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Duta Besar Rusia di Caracas Menolak Kebangkitan Doktrin Monroe
Friday, 19 April 2019 19:37 WIB

Ketika ketergantungan Venezuela pada Rusia tumbuh di tengah-tengah krisis yang sedang berlangsung di negara itu, orang penting Vladimir Putin di Caracas mendorong kembali pada kebangkitan A.S. sebuah doktrin yang digunakan secara turun-temurun untuk membenarkan intervensi militer di wilayah tersebut...

Pakistan: Peningkatan Konflik Bisa Gagalkan Upaya Perdamaian di Afghanistan
Friday, 19 April 2019 11:03 WIB

Pakistan hari Kamis (18/4) memperingatkan bahwa peningkatan konflik bisa menggagalkan usaha perdamaian pimpinan Amerika di Afghanistan, tapi tidak mengutuk permulaan serangan musim semi yang dilancarkan Taliban di Afghanistan. Taliban mengumumkan musim serangan baru Jumat lalu di tengah harapan aka...

Korut Tak Mau Lagi Menlu AS Terlibat dalam Perundingan Nuklir
Friday, 19 April 2019 03:19 WIB

Korea Utara meminta agar Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo tidak lagi ambil bagian dalam pembicaraan lebih jauh apapun yang melibatkan program senjata nuklir negara itu. Kwon Jong Gun, pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, mengatakan, Pyongyang menghendaki seseorang yang œl...

Gempa Kuat Hantam Taiwan Timur
Thursday, 18 April 2019 20:59 WIB

Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu wilayah, tetapi sejauh ini belum ada laporan langsung mengenai kerusakan besar atau korban cedera a...

Korea Utara Uji Coba Misil Taktis Baru
Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari Rabu dan menyebutnya operasi "sangat penting," kata kantor berita resmi KCNA. Laporan KCNA itu tid...

ANOTHER NEWS
Dolar stabil di dekat 2-minggu tertinggi di perdagangan Jumat Agung yang tenang
Friday, 19 April 2019 20:40 WIB Dolar AS bertahan dekat 2-minggu tertinggi pada hari Jumat, pada apa yang seharusnya menjadi sesi tenang untuk mata uang dengan sebagian besar AS dan pertukaran global ditutup untuk menaati Jumat Agung. Indeks Dolar ICE, mengukur kekuatan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.