Erdogan : Militer Turki Siap Ambil Alih Keamanan di Manbij, Suriah
Monday, 21 January 2019 11:33 WIB | GLOBAL |Global

Turki siap untuk mengambil alih keamanan di kota Manbij yang dikuasai Kurdi di Suriah, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan hari Minggu (20/1).

Kantor Erdogan mengatakan presiden telah berbicara dengan Presiden AS Donald Trump lewat telepon hari Minggu, beberapa hari setelah sebuah serangan ISIS di kota itu menewaskan 19 orang, termasuk tiga tentara AS dan seorang kontraktor militer AS.

Erdogan memberitahu Trump serangan itu merupakan "provokasi" yang bertujuan mempengaruhi keputusannya untuk menarik pasukan AS dari Suriah.

Gedung Putih tidak secara khusus menyebut komentar Erdogan mengenai Manbij, namun hanya mengatakan kedua presiden itu "setuju untuk melanjutkan upaya negosiasi untuk menemukan solusi bagi Suriah timur laut yang menjadi keprihatinan keamanan kami."

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Senat AS Sahkan RUU untuk Dukung HAM di Hong Kong
Wednesday, 20 November 2019 23:58 WIB

Senat Amerika dengan mudah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) mendukung hak asasi di Hong Kong, kota semi-otonomi China, yang beberapa bulan ini dilanda kerusuhan, sering kali diiringi kekerasan. UU Hak Asasi dan Demokrasi Hong Kong itu disahkan melalui pemungutan suara pada Selasa (19/11). R...

Swedia Batalkan Penyelidikan Perkosaan Terhadap Assange Pendiri WikiLeaks
Wednesday, 20 November 2019 18:57 WIB

Jaksa Swedia telah membatalkan penyelidikan pemerkosaan terhadap pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Penyelidikan dimulai pada tahun 2010 ketika seorang wanita Swedia menuduhnya melakukan hubungan seks yang tidak aman dengannya saat ia tidur, setelah ia berulang kali menolak untuk melakukannya. Wak...

Parlemen India Membahas Bahaya Udara Beracun
Wednesday, 20 November 2019 10:48 WIB

Parlemen India pada hari Selasa memperdebatkan udara beracun yang mengancam kehidupan 48 juta orang di wilayah ibu kota, dengan para pemimpin oposisi menuntut pembentukan panel parlemen untuk memperbaiki situasi pada basis jangka panjang. Dalam diskusi yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang m...

Sejumlah Pejabat Keamanan Nasional Siap Bersaksi dalam Penyelidikan Pemakzulan Trump
Tuesday, 19 November 2019 23:50 WIB

Komite Intelijen DPR AS, Selasa (19/11) dijadwalkan mendengarkan kesaksian dalam penyelidikan pemakzulan dari beberapa pejabat senior keamanan nasional yang mendengarkan percakapan telepon Juli lalu antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Jennifer Williams, staf Wa...

AS "Sangat Prihatin" Terhadap Kerusuhan di Hong Kong
Tuesday, 19 November 2019 19:58 WIB

Amerika menyatakan keprihatinan "serius" terhadap "kerusuhan politik yang semakin dalam dan kekerasan di Hong Kong" sementara konfrontasi antara polisi dan pedemo meningkat dalam beberapa hari terakhir. "Kami telah berulang kali mengimbau semua pihak di Hong Kong agar menahan diri. Kekerasan oleh p...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Hentikan Kenaikan Tiga Harinya (Review)
Thursday, 21 November 2019 04:26 WIB Saham-saham Hong Kong berakhir turun pada hari Rabu, dilanda kekhawatiran atas pembicaraan perdagangan China-AS dan menyusul kenaikan tiga hari yang memperlihatkan kenaikan indeks sekitar tiga persen. Indeks Hang Seng merosot 0,75 persen, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.