Senat AS Menguatkan Pencabutan Sanksi atas Perusahaan Rusia
Friday, 18 January 2019 00:48 WIB | GLOBAL |Global

Senat Amerika, Rabu (16/1), dengan suara tipis mempertahankan keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas tiga perusahaan yang terkait dengan Oleg Deripaska, orang kaya Rusia dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin.

Sebelas orang senator partai Republik bergabung dengan kelompok Demokrat untuk melaksanakan sanksi-sanksi atas perusahaan aluminium, Rusal dan dua perusahaan terkait lainnya, tapi usaha mereka kalah dengan perbandingan suara 57 lawan 42 ketika diadakan voting.

Banyak anggota Senat mempertanyakan keputusan Departemen Keuangan Amerika bulan lalu untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas ketiga bisnis besar milik Deripaska itu, sebagai tanggapan atas pencaplokan semenanjung Krimea oleh Rusia pada 2014.

Pemimpin mayoritas dalam Senat, Mitch McConnell mengatakan pengaruh Deripaska dalam ketiga perusahaan itu sudah dibatasi dan menyebut pemungutan suara yang diadakan itu suatu œusaha gagah-gagasan yang dilakukan pihak Demokrat, walaupun 11 orang Senator republik ikut mendukung usaha untuk mempertahankan sanksi-sanksi itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Badan PBB Urusan Pengungsi Palestina Terancam Kekurangan Dana
Thursday, 23 May 2019 17:25 WIB

Badan PBB yang membantu pengungsi Palestina (UNRWA), Rabu (22/5), memperingatkan pihaknya hanya memiliki dana untuk beberapa minggu kecuali para donor bertindak cepat. œSaat ini, UNRWA hanya punya dana operasi hingga pertengahan Juni, demikian kata Komisaris Jenderal UNRWA Pierre Krähenbühl ...

Inggris, Jepang Hentikan Peluncuran Telepon 5G Huawei
Thursday, 23 May 2019 10:39 WIB

Perusahaan telepon seluler Inggris dan Jepang hari Rabu (22/5)mengatakan, mereka menunda rencana untuk menjual perangkat baru Huawei, dalam perselisihan terbaru atas pembatasan teknologi AS yang ditujukan untuk perusahaan China itu. Jaringan seluler EE dan Vodafone dari Inggris serta KDDI dan Y! Mo...

Selain AS, Tiongkok Takut Sebagian Besar Pengaruh Jepang di Laut yang Sengketa
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB

Jepang membentuk diri sebagai saingan utama China di Laut Cina Selatan yang disengketakan karena memiliki pendekatan berkelanjutan dan multi-cabang dan serangkaian alasan unik untuk menguji pengaruh Beijing yang semakin meningkat, kata para analis. Negara ini telah muncul sejak 2017 sebagai kekuata...

Repsol Keluar dari Venezuela
Wednesday, 22 May 2019 19:06 WIB

Repsol, perusahaan minyak raksasa Spanyol yang punya operasi di Venezuela, meninggalkan negara itu di tengah meningkatnya tekanan sanksi oleh Amerika dan kekacauan yang terus berlangsung di sana. Investasi Repsol di Venezuela berkurang sebanyak 70 persen pada tahun lalu dari total investasi pada 20...

Mencari Dukungan Brexit, Mei Menawarkan Vote pada Referendum Baru
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB

Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya jika itu mendukung perjanjian Brexit yang ditolaknya se...

ANOTHER NEWS
Minyak Menuju Minggu Terburuk Dalam 6 Bulan Terkait Lonjakan Stok Minyak Mentah
Thursday, 23 May 2019 18:32 WIB Harga minyak turun pada hari Kamis, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya di tengah melonjaknya persediaan minyak AS dan ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung membebani prospek permintaan. Saham dunia membuatnya empat hari di zona...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.