Kepala EPA Sangsi Pemanasan Suhu Bumi adalah Krisis Hebat
Thursday, 17 January 2019 18:27 WIB | GLOBAL |Global

Kepala badan perlindungan lingkungan Amerika atau EPA yang ditunjuk Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak percaya bahwa pemanasan suhu bumi adalah œkrisis yang paling hebat.

Ketika memberikan pernyataan dalam sidang konfirmasinya di hadapan Senat, Rabu (16/1), Andrew Wheeler mengatakan, isu perubahan iklim adalah isu besar yang harus dihadapi secara global.

Laporan EPA dan sejumlah badan pemerintah lainnya tahun lalu menyimpulkan bahwa perubahan iklim diakibatkan oleh ulah manusia, dan akan merugikan Amerika miliaran dolar tiap tahun karena kebakaran hutan, badai yang semakin kuat dan bencana alam lainnya.

Wheeler, yang telah menjadi pejabat sementara EPA sejak Juli mengatakan ia belum membaca laporan EPA itu.

Senator Ed Markey dari negara bagian Massachusetts mengatakan kebijakan Wheeler yang melonggarkan peraturan federal tentang emisi bahan bakar fosil adalah penyebab utamanya.

Markey mengatakan, Wheeler adalah mantan pelobi industri batubara yang berusaha mendorong berbagai kebijakan Presiden Trump yang dianggapnya merugikan lingkungan.

VOA news

RELATED NEWS

AS-China akan Langsungkan Putaran Baru Pembicaraan Dagang
Thursday, 25 April 2019 02:53 WIB

Gedung Putih mengatakan dua pejabat tinggi ekonomi AS akan berkunjung ke China pekan depan untuk melanjutkan perundingan yang ditujukan untuk menyelesaikan perang dagang yang berlangsung antara dua raksasa ekonomi itu. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa (23/4) mengungkapkan, Menteri Keuangan...

Kim Jong Un dan Putin Akan Berbicara di Rusia pada Kamis
Wednesday, 24 April 2019 10:45 WIB

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan melakukan perjalanan minggu ini ke kota Vladivostok di Rusia timur laut untuk menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Kremlin pada hari Selasa mengkonfirmasi bahwa kedua pemimpin akan bertemu pada hari Kamis. Kim diperkirakan akan mend...

Meksiko Pecahkan Rekor Kekerasan dalam Kuartal Pertama 2019
Wednesday, 24 April 2019 03:36 WIB

Kekerasan di Meksiko mencapai rekor baru pada kuartal pertama tahun 2019, dengan 8.493 pembunuhan tercatat mulai Januari hingga Maret, menurut angka resmi. Sekretariat Eksekutif Sistem Nasional Keamanan Publik mengatakan, angka itu naik 9,6 persen pada periode yang sama pada tahun 2018. Tahun lalu...

Amazon Hentikan Penjualan Barang Buatan China
Tuesday, 23 April 2019 19:58 WIB

Perusahaan ritel raksasa Amazon akan mengurangi cakupan bisnisnya di China karena kalah bersaing dengan perusahaan lokal yang lebih kuat dalam satu dasa warsa terakhir. Kata Amazon, mulai tanggal 18 Juli, perusahaan itu tidak lagi akan melayani jual-beli lewat situsnya di China, Amazon.cn. Keputusa...

AS dan Taliban Melihat tidak ada alasan untuk Memperlambat Perundingan Damai Afghanistan
Tuesday, 23 April 2019 10:44 WIB

Utusan khusus AS untuk rekonsiliasi Afghanistan, Zalmay Khalilzad, telah memulai perjalanan regional lain yang juga akan membawanya ke Qatar untuk putaran baru perundingan dengan Taliban, yang bertujuan untuk menemukan akhir politik perang Afghanistan. Kelompok gerilyawan itu dengan cepat menyambut...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Terkoreksi Pada Penutupan (Review)
Thursday, 25 April 2019 03:19 WIB Saham Hong Kong berakhir dengan penurunan pada Rabu karena investor menepis rekor kinerja di Wall Street, dengan perusahaan-perusahaan energi tertekan dari penurunan harga minyak. Indeks Hang Seng turun 0,53%, atau 157,41 poin, menjadi ditutup...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.