AS dan Cina mengatakan akan membuat progress saat pembicaraan berakhir
Thursday, 10 January 2019 11:39 WIB | GLOBAL |Global

AS dan China menyelesaikan negosiasi perdagangan tatap muka pertama mereka sejak gencatan senjata sementara yang diumumkan bulan lalu, membuat kemajuan menuju kesepakatan tetapi meninggalkan masalah tersulit untuk diselesaikan dalam pembicaraan tingkat tinggi, menurut sumber.

Selama tiga hari perundingan antara pejabat perdagangan tingkat menengah dari Washington dan Beijing di ibukota Cina yang berakhir Rabu, kedua belah pihak membuat kemajuan dalam masalah-masalah seperti pembelian tambahan barang dan jasa AS dari Tiongkok, serta membuka pasar Tiongkok lebih jauh ke ibukota Amerika, sumber tersebutu mengatakan. Tetapi mereka memperingatkan bahwa kedua kubu belum membuat terobosan dan lebih banyak diskusi diperlukan untuk menyelesaikan perselisihan perdagangan yang telah membuat pasar global terganggu.

Kedua belah pihak tetap terpecah pada masalah yang lebih rumit termasuk pengurangan subsidi Cina untuk perusahaan domestik dan perlindungan kekayaan intelektual, kata sumber, dan itu berarti resolusi masih perlu diselesaikan. Delegasi AS yang dipimpin oleh Wakil Perwakilan Perdagangan A. Jeffrey Gerrish, meninggalkan Beijing Rabu sore. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Pemerintah AS, Yayasan Gates akan Investasi $200 Juta untuk Pengobatan Sel Sabit dan HIV
Thursday, 24 October 2019 10:50 WIB

Pemerintah AS dan Yayasan Bill dan Melinda Gates atau Gates Foundation berjanji hari Rabu (23/10), untuk bersama-sama menginvestasi $ 200 juta dalam empat tahun ke depan untuk membantu perawatan terapi gen yang terjangkau untuk penyakit sel sabit (SCD) dan HIV. Pemerintahan Presiden Donald Trump me...

Para Legislator Hong Kong Secara Resmi Batalkan RUU Ekstradisi
Wednesday, 23 October 2019 23:42 WIB

Legislatif Hong Kong, Rabu (23/10) secara resmi membatalkan RUU ekstradisi yang memicu empat bulan protes anti-pemerintah, pada hari yang sama ketika tersangka pembunuhan terkait kemelut itu dibebaskan dari penjara di Hong Kong, dan mengatakan dia berencana untuk menyerahkan diri kepada otoritas Tai...

Menteri Pertahanan AS Tiba di Irak
Wednesday, 23 October 2019 16:56 WIB

Pertahanan AS Mark Esper tiba di Baghdad pada kunjungan yang tidak diumumkan Rabu untuk pembicaraan dengan para pejabat Irak tentang kedatangan pasukan AS yang baru-baru ini ditarik dari Suriah utara. Tujuh ratus atau lebih pasukan telah pindah ke Irak barat, di mana 5.000 personel militer sudah di...

AS Minta NATO Tingkatkan Kontribusi untuk Lindungi Saudi dari Iran
Wednesday, 23 October 2019 11:07 WIB

Menteri Pertahanan AS Mark Esper mengatakan pekan ini ia akan mendesak negara-negara sekutu untuk memberikan kontribusi lebih besar untuk melindungi Arab Saudi dan kawasan Teluk dari ancaman Iran. Rencana itu merupakan bagian dari upaya AS yang lebih luasuntuk mengajak sekutu NATO mengambil tanggun...

Kaisar Jepang Naruhito Resmi Menyatakan Diri Naik Takhta
Tuesday, 22 October 2019 23:43 WIB

Kaisar baru Jepang Naruhito secara resmi naik takhta hari Selasa (22/10), dalam suatu upacara di Tokyo. Naruhito membacakan pernyataan di Istana Kekaisaran, berjanji untuk memenuhi tanggung jawabnya sebagai lambang negara dan persatuan rakyat. Acara singkat itu diakhiri dengan Perdana Menteri Shinz...

ANOTHER NEWS
Pemerintah AS, Yayasan Gates akan Investasi $200 Juta untuk Pengobatan Sel Sabit dan HIV
Thursday, 24 October 2019 10:50 WIB Pemerintah AS dan Yayasan Bill dan Melinda Gates atau Gates Foundation berjanji hari Rabu (23/10), untuk bersama-sama menginvestasi $ 200 juta dalam empat tahun ke depan untuk membantu perawatan terapi gen yang terjangkau untuk penyakit sel sabit...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.