Uni Eropa tampar Iran dengan sanksi baru terkait plot pembunuhan
Wednesday, 9 January 2019 11:30 WIB | GLOBAL |Global

Uni Eropa memberlakukan sanksi pertama terhadap Iran sejak perjanjian nuklir dilaksanakan tiga tahun lalu, di saat para diplomat Eropa memperingatkan rekan-rekan Iran mereka bahwa blok itu tidak akan mentolerir lebih lanjut dugaan serangan dan pembunuhan orang Iran di Eropa.

Sanksi hari Selasa, yang menambah dua orang Iran dan satu unit dinas intelijen Iran ke daftar teror blok itu, diberikan menyusul dugaan plot pembunuhan terhadap tokoh-tokoh oposisi Iran di Denmark dan Prancis. Aset target akan dibekukan dan pembatasan lainnya diberlakukan.

Langkah ini dilakukan di saat Uni Eropa menghadapi tekanan yang bertentangan atas hubungan dengan Iran, dengan blok berusaha untuk menyelamatkan kesepakatan nuklir sambil menghadapi perilaku Iran yang bermusuhan di wilayahnya dan di luar wilayahnya. Beberapa pejabat Eropa mendukung AS dengan menyerukan tanggapan yang lebih keras terhadap tes rudal balistik Iran dan perannya dalam konflik di Suriah dan Yaman, tetapi blok itu terpecah karenanya. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Diplomat AS: Gedung Putih Tugaskan 'Trio Amigo' untuk Pimpin Kebijakan Ukraina
Thursday, 17 October 2019 03:50 WIB

Seorang pejabat tinggi Departemen Luar Negeri Amerika mengatakan kepada penyelidik DPR bahwa pejabat-pejabat pemerintah memintanya untuk bersikap low profile terkait isu Ukraina. Sikap tersebut dibutuhkan untuk menghormati œtrio amigo yang mengambil alih kendali kebijakan luar negeri terhadap s...

Demonstran Pro-Demokrasi Serukan Sanksi Perdagangan atas Hong Kong
Wednesday, 16 October 2019 18:01 WIB

Pendukung gerakan pro-demokrasi di Hong Kong mendesak Kongres Amerika untuk meloloskan RUU hak azasi yang bisa memicu dilancarkannya sanksi-sanksi perdagangan atas pusat keuangan internasional di Hong Kong. Tapi para pengecam mengatakan, tindakan itu akan mengakibatkan lebih banyak kerugian dari pad...

Erdogan Tetap Bertentangan dalam Menghadapi Sanksi AS
Wednesday, 16 October 2019 10:56 WIB

Sanksi AS terhadap Turki atas serangan militernya terhadap Suriah diberhentikan oleh kepemimpinan politik di Ankara, ketika pasar keuangan mengabaikan langkah-langkah tersebut. Sanksi diumumkan terhadap pejabat Turki pada hari Senin karena negosiasi kesepakatan perdagangan 100 miliar dolar berakhir...

Presiden Rusia Ingin Tingkatkan Hubungan dengan UAE
Tuesday, 15 October 2019 23:42 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) hari Selasa (15/10), sebagian bagian dari lawatannya ke Timur Tengah. Adapun tujuan lawatan tersebut adalah untuk memperkuat hubungan antara Moskow dan sekutu lama AS ini, di tengah-tengah ketegangan di Teluk Persia. Putra mahkota Abu ...

Korea Utara Minta Banyak Konsesi dari AS sebelum Lanjutkan Perundingan
Tuesday, 15 October 2019 18:32 WIB

Korea Utara menuntut supaya Amerika melakukan semuanya sebelum Korea Utara mau memberikan konsesi apapun, kata Duta Besar AS untuk Korea Selatan Harry Harris dalam wawancara yang diterbitkan hari Senin (14/11). Komentar Harris yang dimuat dalam harian Korea Selatan Dong Il-bo adalah reaksi pe...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Rabu ini (Review)
Thursday, 17 October 2019 03:54 WIB Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, seiring dengan reli di seluruh pasar Asia dan setelah mengabaikan penurunan pada sesi pagi ketika pemimpin kota tersebut terpaksa meninggalkan pidato kebijakannya secara singkat karena diejek...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.