AS Bantah Trump Pertimbangkan Ekstradisi Gulen ke Turki
Tuesday, 18 December 2018 13:16 WIB | GLOBAL |AmerikaGlobal

Gedung Putih menolak klaim Turki bahwa Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan mengekstradisi Fethullah Gulen, ulama Muslim yang sedang diincar Turki.

"Ketika bertemu Presiden Turki Erdogan di KTT G-20 di Buenos Aires, presiden tidak berkomitmen mengekstradisi Fethullah Gulen," ujar seorang pejabat senior Gedung Putih, Senin (16/12).

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di jaringan televisi CNBC mengatakan, Trump mengatakan kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bahwa Amerika sedang "mengusahakan ekstradisi" Gulen dan "orang lain."

Gulen tinggal di pengasingan di negara bagian Pennsylvania. Turki menuduhnya mendalangi kudeta militer pada 2016 yang gagal terhadap Erdogan.

Gulen membantah tuduhan itu, tetapi Turki meminta Amerika menyerahkannya.

Amerika menilai Turki tidak bisa menunjukkan bukti yang cukup untuk mendukung klaimnya atas Gulen.

Cavusoglu mengatakan ia melihat hasil penyelidikan FBI yang "bisa diandalkan" yang menunjukkan bagaimana organisasi Gulen menghindari pembayaran pajak. Erdogan pekan lalu mengatakan pemerintahnya akan mulai menarget mereka yang membiayai operasi Gulen.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Pakistan: Peningkatan Konflik Bisa Gagalkan Upaya Perdamaian di Afghanistan
Friday, 19 April 2019 11:03 WIB

Pakistan hari Kamis (18/4) memperingatkan bahwa peningkatan konflik bisa menggagalkan usaha perdamaian pimpinan Amerika di Afghanistan, tapi tidak mengutuk permulaan serangan musim semi yang dilancarkan Taliban di Afghanistan. Taliban mengumumkan musim serangan baru Jumat lalu di tengah harapan aka...

Korut Tak Mau Lagi Menlu AS Terlibat dalam Perundingan Nuklir
Friday, 19 April 2019 03:19 WIB

Korea Utara meminta agar Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo tidak lagi ambil bagian dalam pembicaraan lebih jauh apapun yang melibatkan program senjata nuklir negara itu. Kwon Jong Gun, pejabat senior di Kementerian Luar Negeri Korea Utara, mengatakan, Pyongyang menghendaki seseorang yang œl...

Gempa Kuat Hantam Taiwan Timur
Thursday, 18 April 2019 20:59 WIB

Gempa berkekuatan 6,1 pada skala Richter menghantam pantai timur Taiwan Kamis sore (18/4), menurut Biro Cuaca Pusat negara itu. Rekaman televisi menunjukkan terjadinya tanah longsor setidaknya di satu wilayah, tetapi sejauh ini belum ada laporan langsung mengenai kerusakan besar atau korban cedera a...

Korea Utara Uji Coba Misil Taktis Baru
Thursday, 18 April 2019 12:55 WIB

Korea Utara telah menguji coba sebuah misil taktis baru dalam unjuk kemampuan terbaru militer Pyongyang, demikian laporan media pemerintah, Kamis. Kim Jong Un mengawasi dan memandu uji coba pada hari Rabu dan menyebutnya operasi "sangat penting," kata kantor berita resmi KCNA. Laporan KCNA itu tid...

Warga Paris dan Turis Berbondong-bondong untuk Melihat 'Bunda' Prancis yang Lumpuh
Wednesday, 17 April 2019 19:02 WIB

Hanya beberapa hari yang lalu, Severine Vilbert berjalan-jalan di sekitar Notre Dame dengan putri sulungnya pada hari yang dingin namun cerah. Bunga-bunga bermekaran dan katedral berkilau cahaya. "Kami memandang Notre Dame dan mengatakan monumen yang begitu indah, betapa bangganya menjadi orang Par...

ANOTHER NEWS
USD/JPY Tertahan Dekati Level 111,90 Jelang Data Perumahan AS
Friday, 19 April 2019 16:33 WIB Pasangan USD/JPY memperpanjang tren datarnya ke sesi Eropa, goyah bolak-balik dalam kisaran 10-pips yang sangat sempit tepat di bawah 112. Tarik menarik antara bulls dan bears berlanjut untuk sesi keenam berturut-turut, meskipun beberapa...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.