Perancis Kerahkan 65 Ribu Polisi untuk Cegah Kekerasan Baru
Friday, 7 December 2018 11:49 WIB | GLOBAL |Global

Perdana Menteri Perancis, Edouard Philippe mengatakan, lebih dari 65.000 polisi akan digelar untuk mencegah aksi-kekerasan lain semasa demonstrasi mendatang.

Pengumuman itu diambil, meskipun keputusan Presiden Emmanuel Macron hari Rabu (5/12) untuk membatalkan kenaikan pajak BBM, yang telah memicu kerusuhan berminggu-minggu.

Sabtu lalu, huru-hara terburuk dalam beberapa dasawarsa berkobar di Paris sementara para pemrotes membakar mobil dan menjarah toko-toko di Champs Elysees, jalan raya yang kesohor di Paris.

Pejabat-pejabat pemerintah khawatir terulangnya kekerasan hari Sabtu akan melumpuhkan ekonomi negara itu dan menimbulkan keraguan tentang pemerintah bisa bertahan.

Menara Eiffel dan museum-museum akan ditutup Sabtu dan setidaknya empat pertandingan sepak bola divisi pertama telah dibatalkan.

Protes berkobar November lalu, karena kenaikan pajak BBM yang merupakan bagian dari rencana Macron untuk melawan pemanasan global.

Setelah Macron membatalkan kenaikan pajak BBM, para pemrotes mengemukakan tuntutan baru terkait isu-isu ekonomi lainnya yang merugikan para pekerja, pensiunan dan mahasiswa.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS

Saudi: Pasokan Minyak Dunia Mencukupi dan Cadangan Bertambah
Monday, 20 May 2019 23:58 WIB

Pasokan minyak mencukupi dan cadangan bertambah meskipun terjadi penurunan produksi besar-besaran dari Venezuela dan Iran, ujar gembong OPEC, Arab Saudi, dan produsen utama Uni Emirat Arab (UEA), hari Minggu ,sementara negara-negara pengekspor minyak (OPEC) bertemu di Jeddah. Negara-negara produsen...

Diperkirakan Kalah, PM Morrison Raih Kemenangan Mengejutkan dalam Pemilu Australia
Monday, 20 May 2019 18:22 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pergi ke gereja Pentekosta hari Minggu (19/5) setelah mendapat kemenangan yang tidak diduga dalam pemilihan umum hari Sabtu. Berbagai jajak pendapat menunjukkan Morrison dan pemerintah koalisinya yang konservatif akan pasti kalah dalam pemilihan itu. Namun, ...

Trump Ancam Habisi Iran Bila Iran Serang AS
Monday, 20 May 2019 10:16 WIB

Presiden AS Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran, mengancam akan menghabisinya apabila negara itu menyerang AS atau kepentingan-kepentingan AS. "Apabila Iran melawan, itu akan menjadi akhir bagi Iran," cuit Trump, Minggu (19/5). "Jangan pernah ancam AS lagi!" Baru tiga hari sebelum...

Ketegangan Perdagangan Terlihat Memperketat Pasar Kerja untuk Lulusan Cina
Saturday, 18 May 2019 00:13 WIB

Sejumlah rekor 8,34 juta lulusan universitas akan memasuki pasar kerja Cina musim panas ini di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing. Pengamat mengatakan bahwa ketika ekonomi yang bergantung pada ekspor Tiongkok bersiap untuk lebih banyak hit dari kenaikan tarif, ...

Serangan Udara Pimpinan Saudi Hantam Ibukota Yaman
Friday, 17 May 2019 09:28 WIB

Koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman melancarkan serangkaian serangan udara, Kamis (16/5) di Sanaa, yang menewaskan sedikitnya enam orang. Serangan tersebut menghantam banyak sasaran di kota itu dan merusak beberapa rumah. Sanaa berada di bawah kontrol pemberontak Houthi dukungan...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada kembalinya kekhawatiran perdagangan
Tuesday, 21 May 2019 07:14 WIB Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Selasa, yang mengikuti penurunan di pasar global karena investor resah atas gejolak terbaru dalam perang perdagangan China-AS. Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,42%, atau 88,50 poin, pada 21.213,23 pada awal...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.