Menlu AS Usulkan Reformasi Lembaga-lembaga Global
Wednesday, 5 December 2018 04:23 WIB | GLOBAL |Global

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo mempertanyakan keefektifan tatanan dunia saat ini dan mengatakan Amerika Serikat bertindak untuk mereformasi lembaga-lembaga global yang menjadi landasannya.

œSetelah Perang Dingin berakhir, kami membiarkan orde liberal ini mulai terkikis: Orde ini telah mengecewakan kami, dan mengecewakan Anda, kata Pompeo dalam pidatonya di German Marshall Fund di Brussels, Belgia.

Pompeo mengatakan China, Iran, Rusia dan negara-negara lain telah melanggar berbagai traktat dan perjanjian multilateral dan mengatakan Amerika tidak akan lagi menerima pelanggaran-pelanggaran seperti itu.

Dia menyalahkan kurangnya kepemimpinan Amerika dan Eropa selama 30 tahun terakhir dalam urusan dunia. Pompeo juga mengatakan organisasi-organisasi seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa, Uni Eropa, Uni Afrika dan Bank Dunia membutuhkan reformasi.

Pompeo menyarankan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tidak mengikuti aturannya sendiri ketika aturan itu seharusnya diberlakukan bagi China. Dia juga mengatakan bahwa Rusia melanggar berbagai perjanjian pengendalian senjata penting, sementara Iran meterang-terangan melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB. China, Iran, dan Rusia telah membantah tuduhan-tuduhan itu yang sering dilontarkan oleh Amerika itu.

Para sekutu dan musuh telah menuduh pemerintahan Donald Trump menyerang tatanan dunia dengan pendekatan unilateral pada isu-isu seperti kesepakatan iklim Paris dan kesepakatan nuklir Iran. Namun Pompeo menepis kritik itu dan mengatakan pemerintahan Trump akan mengembalikan kepemimpinan Amerika dengan membeberkan negara-negara yang telah mengeksploitasi berbagai kelemahan di lembaga-lembaga global.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Jelang Pemilu di Uni Eropa, Twitter Perketat Aturan Iklan Politik
Wednesday, 20 February 2019 11:11 WIB

Mengikuti langkah perusahaan teknologi raksasa Google dan Facebook, Twitter hari Selasa (19/2) mengatakan akan memperketat aturan iklan politik di Uni Eropa menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung di blok negara itu pada musim semi nanti. Perusahaan media sosial itu mengatakan sedang memperl...

Honda akan Tutup Pabriknya di Inggris
Wednesday, 20 February 2019 01:33 WIB

Produsen mobil Honda berencana menutup pabriknya di Inggris barat pada 2021, sebuah pukulan baru bagi ekonomi Inggris yang sedang mengalami kesulitan menyusul ketidakpastian bisnis terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) bulan depan. Perusahaan itu mengumumkan keputusan tersebut pada sebu...

PM Morrison: Peretas Serang Jaringan Komputer Parpol di Australia
Tuesday, 19 February 2019 11:12 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, partai-partai politik Australia telah diserang oleh sebuah peretasan terhadap jejaring komputer mereka. Pemerintah mengatakan, sistem telah disusupi oleh œaktor negara yang canggih. Badan keamanan dunia maya Australia yakin sebuah pemerintah...

Polandia Batalkan Kunjungan ke Israel Terkait Komentar Rasis
Tuesday, 19 February 2019 03:58 WIB

Perdana Menteri Polandia membatalkan keikutsertaan negaranya dalam pertemuan puncak negara-negara Eropa tengah di Yerusalem, setelah pejabat sementara menteri luar negeri Israel menyatakan bahwa Polandia œberkolaborasi dengan Nazi. Mateusz Morawiecki menyebut pernyataan seperti itu oleh Israel...

Putra Mahkota Saudi Tandatangani Investasi $20 Miliar di Pakistan
Monday, 18 February 2019 17:51 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman pada hari Minggu (17/2) menyaksikan penandatanganan kesepakatan investasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Pakistan senilai $20 miliar, hanya beberapa jam setelah mendarat di Islamabad dalam kunjungan kenegaraan pertamanya. Perdana Menteri Pak...

ANOTHER NEWS
Indeks berjangka Dow sedikit lebih rendah ditengah pembicaraan dagang AS-Cina
Wednesday, 20 February 2019 17:59 WIB Indeks saham berjangka AS beragam Rabu pagi, dengan para pelaku pasar memantau putaran terakhir pembicaraan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia. Sekitar pukul 3:00 pagi waktu timur AS, Dow Jones Industrial Average berjangka 19 poin lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.