Palestina Tembakkan Roket, Israel Balas dengan Serangan Udara
Tuesday, 13 November 2018 11:27 WIB | GLOBAL |GlobalIsraelPalestina,

Palestina telah menembakkan puluhan roket ke bagian selatan Israel dan Israel membalas dengan serangan udara terhadap Gaza, sehari setelah bentrokan yang menimbulkan korban jiwa di perbatasan Israel-Gaza.

Para pejabat Israel mengatakan tembakan roket itu melukai sedikitnya tujuh orang, termasuk seorang remaja berusia 19 tahun yang terluka parah ketika bom itu menghantam sebuah bus. Sementara di sisi perbatasan Palestina, para pejabat mengatakan serangan udara Israel menewaskan sedikitnya dua laki-laki bersenjata.

Aksi kekerasan terbaru yang terjadi sehari setelah serangan Israel ke Gaza itu memicu pertempuran baru. Israel mengatakan satu personil militernya tewas dan satu lainnya luka-luka. Sementara pejabat Palestina melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk seorang komandan lokal Hamas yang diidentifikasi sebagai Nour Baraka.

Militer Israel hanya memberi sedikit rincian tentang misinya di Jalur Gaza, tetapi mengatakan œmisi itu tidak dimaksudkan untuk membunuh atau menculik teroris, tetapi untuk memperkuat keamanan Israel.

Israel Minggu malam (11/11) mengatakan militan di Gaza meluncurkan 17 roket ke wilayah Israel tetapi tidak ada korban.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperpendek lawatannya ke Paris untuk segera kembali ke tanah air. Ia mengadakan pertemuan dengan para panglima militer dan menteri pertahanan Senin malam (12/11).

Pertempuran terbaru ini terjadi ketika Netanyahu membela keputusannya mengijinkan Qatar mengirimkan bantuan sebesar 15 juta dolar ke Gaza, sebagai upaya meredam gejolak di kawasan yang dikuasai Hamas itu.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Selain AS, Tiongkok Takut Sebagian Besar Pengaruh Jepang di Laut yang Sengketa
Wednesday, 22 May 2019 23:37 WIB

Jepang membentuk diri sebagai saingan utama China di Laut Cina Selatan yang disengketakan karena memiliki pendekatan berkelanjutan dan multi-cabang dan serangkaian alasan unik untuk menguji pengaruh Beijing yang semakin meningkat, kata para analis. Negara ini telah muncul sejak 2017 sebagai kekuata...

Repsol Keluar dari Venezuela
Wednesday, 22 May 2019 19:06 WIB

Repsol, perusahaan minyak raksasa Spanyol yang punya operasi di Venezuela, meninggalkan negara itu di tengah meningkatnya tekanan sanksi oleh Amerika dan kekacauan yang terus berlangsung di sana. Investasi Repsol di Venezuela berkurang sebanyak 70 persen pada tahun lalu dari total investasi pada 20...

Mencari Dukungan Brexit, Mei Menawarkan Vote pada Referendum Baru
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB

Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya jika itu mendukung perjanjian Brexit yang ditolaknya se...

Perang Dagang Persulit Bisnis Eropa di China
Tuesday, 21 May 2019 18:31 WIB

Perang dagang AS “ China tidak membuat bisnis jadi mudah untuk perusahaan-perusahaan Eropa di China. Lebih dari sepertiga merasakan dampak langsung terhadap bisnis mereka dan khawatir situasinya akan bertambah buruk dalam minggu-minggu mendatang. œMereka merasa lebih cemas dibanding tahun lalu,...

USS Preble Berlayar Dekat Scarborough Shoal di Laut Cina Selatan
Tuesday, 21 May 2019 10:53 WIB

Militer Amerika Serikat mengatakan salah satu kapal perangnya di Laut Cina Selatan, Senin (20/5), berlayar di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan yang diklaim oleh Cina dan Filipina. Scarborough Shoal atau Karang Scarborough adalah sekelompok pulau kecil dan karang dalam bentuk atol. œUSS ...

ANOTHER NEWS
Emas Berakhir Menguat, Mendorong Naik Perdagangan Elektronik setelah Risalah The Fed
Thursday, 23 May 2019 01:18 WIB Harga emas membukukan kenaikan moderat pada hari Rabu, memulihkan sebagian dari kerugian pada hari sebelumnya karena indeks saham patokan A.S. AS bergerak melemah. Harga kemudian bergerak beberapa sen lebih tinggi dalam perdagangan elektronik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.