Lelaki Bersenjata Tewaskan 12 Orang di Bar di California
Friday, 9 November 2018 11:06 WIB | GLOBAL |

Pihak berwenang di California Selatan menyatakan seorang lelaki bersenjata membunuh 12 orang, Rabu larut malam (7/11), dalam serangan di sebuah bar dan klab dansa.

Sherif Kabupaten Ventura, Geoff Dean mengatakan kepada wartawan, salah seorang petugas pertama yang tiba di Borderline Bar & Grill di kota Thousand Oaks, ditembak setelah memasuki bar untuk menghadapi penembak.

Ia mengatakan Ron Helus, yang telah bekerja 29 tahun di kantor sheriff, meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. œSaya memberitahu istrinya bahwa ia meninggal sebagai pahlawan, kata Dean.

Banyak orang yang juga terluka dalam serangan itu. Tetapi Dean mengatakan jumlah pastinya belum diketahui jelas, karena sebagian dari mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

œIni adalah insiden yang mengerikan, kata Dean. œIni adalah bagian dari horor yang terjadi di negara kita dan di mana-mana.

Para penyelidik bekerja dengan bantuan FBI untuk mengetahui identitas pelaku dan motif penembakannya.

Presiden Amerika Donald Trump menulis cuitan di Twitter Kamis pagi (8/11), bahwa ia telah diberi penjelasan penuh mengenai penembakan itu, memuji tanggapan aparat penegak hukum dan menyampaikan belasungkawa kepada para korban serta keluarga mereka.

Dean mengatakan tersangka pelaku ditemukan tewas di dalam bar dengan luka tembak, tetapi tidak jelas siapa yang menembaknya.

Para saksi mata menggambarkan suasana yang kacau ketika suara tembakan terdengar di klab dansa itu dan para pengunjung berlarian mencari tempat berlindung dan melarikan diri.

Penembakan itu terjadi setelah seorang lelaki bersenjata menewaskan 11 orang di sebuah sinagoge di Pittsburgh, Pennsylvania. Tersangka dalam kasus itu, Robert Bowers (46 tahun), telah menyatakan diri tidak bersalah atas dakwaan federal terhadapnya. Para jaksa penuntut menginginkan Bower dijatuhi hukuman mati.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Bom Bunuh Diri di Kolombia Tewaskan Sedikitnya 21 Orang
Saturday, 19 January 2019 00:39 WIB

Serangan bom truk bunuh diri di sebuah akademi kepolisian, Kamis (18/1) di Kolombia menewaskan sedikitnya 21 orang dan mencederai sedikitnya 68 orang. Presiden Kolombia Ivan Duque membatalkan pertemuan yang seharusnya dilaksanakan di bagian barat Kolombia dan bergegas kembali untuk mengunjungi loka...

Peluang Asteroid Hantam Bumi Makin Sering Dibandingkan Sebelumnya
Friday, 18 January 2019 20:05 WIB

Batu-batu raksasa dari angkasa luar berjatuhan dari langit lebih sering dibandingkan dulu, namun jangan khawatir. Dalam kurun waktu 290 juta tahun, asteroid berukuran besar lebih sering menghujam bumi hampir dua kali lebih sering dibandingkan dengan kurun waktu 700 juta tahun yang lalu, menurut seb...

Perunding Perdagangan China akan Kunjungi AS Akhir Januari
Friday, 18 January 2019 11:09 WIB

Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat akhir bulan ini untuk mengikuti babak ke-dua perundingan yang bertujuan menyelesaikan perang dagang yang tengah berlangsung antara kedua raksasa ekonomi dunia ini. Juru bicara Kementerian Perdagangan Gao Feng mengatakan...

Senat AS Menguatkan Pencabutan Sanksi atas Perusahaan Rusia
Friday, 18 January 2019 00:48 WIB

Senat Amerika, Rabu (16/1), dengan suara tipis mempertahankan keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas tiga perusahaan yang terkait dengan Oleg Deripaska, orang kaya Rusia dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin. Sebelas orang senator partai Republik bergabung ...

Kepala EPA Sangsi Pemanasan Suhu Bumi adalah Krisis Hebat
Thursday, 17 January 2019 18:27 WIB

Kepala badan perlindungan lingkungan Amerika atau EPA yang ditunjuk Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak percaya bahwa pemanasan suhu bumi adalah œkrisis yang paling hebat. Ketika memberikan pernyataan dalam sidang konfirmasinya di hadapan Senat, Rabu (16/1), Andrew Wheeler mengatakan, is...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.