Kelompok HAM Tuntut Pembebasan Jurnalis Iran
Thursday, 8 November 2018 18:05 WIB | GLOBAL |

Otoritas di Ibu Kota Iran telah menangkap seorang jurnalis yang menulis tentang korupsi pemerintah. Ini merupakan penangkapan terbaru dari serangkaian penahanan jurnalis yang mengundang keprihatinan internasional.

Kabar pertama tentang penangkapan Masoud Kazemi datang dari tunangannya, Shima Tadrisi, dalam sebuah cuitan, Senin (5/11). Katanya, tetangganya memberitahu bahwa beberapa orang masuk ke rumah pasangan itu di Teheran dan membawa Kazemi pergi.

œKita tidak tahu lembaga apa yang menangkap dia atau alasan bagi penahanannya, kata Tadrisi. Orang-orang itu juga mengambil laptop tunangannya, hard disk, dan flash drive dari rumah itu.

Kazemi adalah mantan reporter untuk harian reformis, Shargh Daily. Seorang jurnalis Iran yang mengaku sahabat dan mantan rekan sekerja Kazemi, Sobhan Hassanvand juga memposting cuitan yang mengatakan, Kazemi ditangkap pada Senin.

Hassanvand juga melampirkan sebuah foto layar Twitter Kazemi, @masoudkazemi81, yang sudah ditutup. Foto layar itu memperlihatkan dua cuitan Kazemi terakhir sebelum ditangkap.

Dalam cuitan itu Kazemi menganjurkan untuk melihat rangkaian tulisannya agar mengenali korupsi sistematik yang terjadi, serta peran dari ayah dan anak-anak mereka dalam kasus-kasus korupsi.

Belum ada komentar tentang penangkapan Kazemi dalam media pemerintah Iran.

VOA news

RELATED NEWS

Korut Tarik Mundur Pejabat Penghubung dengan Korsel
Saturday, 23 March 2019 04:33 WIB

Korea Utara telah menarik pejabat penghubungnya dengan Korea Selatan. Korea Utara memberitahu Korea Selatan mengenai langkah mendadak itu, Jumat (22/3), pada pertemuan mingguan kedua Korea di kantor bersama mereka di Kaesong, kota di Korea Utara. Wakil Menteri Unifikasi Korea Selatan Chun Hae-sun ...

Badan Meteorologi AS Hapus "Florence" dan "Michael" Sebagai Nama Badai
Friday, 22 March 2019 18:05 WIB

Badai Florence dan Michael, yang menimbulkan kehancuran parah dan kematian di Amerika tahun lalu, tidak akan digunakan lagi sebagai nama badai. The National Oceanic & Atmospheric Administration pada Rabu (20/3) mengatakan untuk musim badai pada 2024 mendatang, kedua nama itu akan digantikan den...

Presiden Tiongkok Mendarat di Italia, Akan Menandatangani Kesepakatan Belt dan Road
Friday, 22 March 2019 10:11 WIB

Presiden Cina Xi Jinping tiba di Roma pada hari Kamis di awal kunjungan tiga hari di mana ia akan menandatangani perjanjian yang menarik Italia ke dalam rencana infrastruktur "Belt and Road" raksasa, meskipun ada tentangan dari AS. Italia, yang mencari kesepakatan ekspor baru untuk meningkatkan eko...

Venezuela Tahan Pembantu Utama Pemimpin Oposisi
Friday, 22 March 2019 05:08 WIB

Pemimpin oposisi Venezuela yang menyatakan diri sebagai presiden sementara, Juan Guaido, mengatakan, para petugas intelijen telah menahan kepala stafnya. Pembantu Guaido, Roberto Marrero, dibawa ke tahanan setelah penggerebekan di rumahnya semalam. Kediaman anggota parlemen Sergio Vergara juga dige...

Keuntungan BMW akan Menurun karena Biaya Produksi dan Ketidakpastian Dagang
Thursday, 21 March 2019 17:50 WIB

Produsen kendaraan bermotor Jerman, BMW, mengatakan, Rabu (20/3), keuntungan mereka pada tahun 2019 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Mereka mengatakan, penyebab penurunan ini terkait rencana mereka untuk memangkas biaya produksi sebesar 13,6 miliar dolar untuk mengompensasi pengeluaran bagi ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.