Trump Kunjungi Daerah yang Dilanda Badai Florence di North Carolina
Thursday, 20 September 2018 11:43 WIB | GLOBAL |

Presiden Donald Trump hari Rabu (19/9) datang ke North Carolina untuk melihat kerusakan yang diakibatkan badai Florence dan kesulitan yang dihadapi untuk memulihkan kondisi.

Trump hari Selasa (18/9) mencuit œsetiap orang mengatakan pekerjaan kita mengatasi badai Florence sangat luar biasa “ dan mereka 100% benar.

Ia menyebut petugas darurat federal, militer dan tim yang pertama kali merespon badai itu sebagai sosok yang œluar biasa. Tetapi Trump juga mengkritisi Partai Demokrat dengan mengatakan mereka pastinya akan mulai berbohong bahwa tanggapan terhadap bahaya ini œburuk.

Presiden marah atas apa yang dinilainya sebagai upaya Partai Demokrat membesar-besarkan jumlah korban tewas dalam badai Maria tahun 2017 lalu di Puerto Rico, yang membuatnya kelihatan buruk.

Badai Florence telah menewaskan sedikitnya 32 orang dan membuat hampir seluruh kota di North Carolina dibanjiri lumpur dan air yang berbau busuk.

Para petugas di seluruh negara bagian itu telah mengingatkan warga untuk tidak terhibur dengan sinar matahari yang menyinari mereka hari Selasa, dengan mengatakan banjir tampaknya akan datang minggu ini.

Gubernur North Carolina Roy Cooper, yang juga seorang tokoh Partai Demokrat, mengatakan 16 sungai berpotensi menghadapi banjir besar, dimana tiga diantaranya diperkirakan akan meluap pada hari Kamis.

VOA news

RELATED NEWS

Sejumlah Saksi dan Informan Asing FBI Hilang di AS
Friday, 14 June 2019 23:52 WIB

Puluhan warga asing, yang direkrut Biro Investigasi Federal (FBI) sebagai saksi dan informan, menghilang antara 2015 dan 2017 di Amerika, menurut hasil audit baru. Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman mengatakan dalam audit yang dirilis pada Rabu (12/6) bahwa dalam banyak kasus, FBI gagal melapo...

AS Tuding Iran atas Serangan 2 Tanker Minyak di Teluk Oman
Friday, 14 June 2019 18:41 WIB

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo menyalahkan Iran atas serangan hari Kamis terhadap dua kapal minyak di Teluk Oman, di lepas pantai Iran. Salah satu tanker itu terbakar dan asap tebal dan hitam yang membubung tampak oleh satelit di antariksa. Pompeo mengatakan AS menuduh Iran berada dibalik...

Senat AS Gagalkan Upaya Blokir Penjualan Senjata AS ke Bahrain, Qatar
Friday, 14 June 2019 11:10 WIB

Senat AS pada hari Kamis (13/6) menolak resolusi untuk membatalkan penjualan senjata bernilai miliaran dolar ke Bahrain dan Qatar, di tengah berlanjutnya penyelidikan intensif kongres atas penjualan senjata kepada sekutu-sekutu AS di Timur Tengah. Senat memberikan suara 43-56 yang menolak resolusi ...

AS Akan Kirim 1.000 Tentara Tambahan ke Polandia
Thursday, 13 June 2019 23:54 WIB

Amerika dan Polandia menandatangani deklarasi bersama yang menegaskan kerja sama erat pertahanan. Presiden AS Donald Trump mengatakan deklarasi itu tidak hanya memperjelas kemitraan strategis, "tetapi juga nilai-nilai dan tujuan bersama yang dalam, dan persahabatan yang sangat kuat dan menghargai." ...

Demo Hong Kong Rusuh, AS Imbau Semua Pihak Tahan Diri
Thursday, 13 June 2019 17:43 WIB

Amerika mengimbau semua pihak agar menahan diri di tengah unjuk rasa besar-besaran di Hong Kong pada Rabu (12/6) yang berubah menjadi ketika polisi bentrok dengan para demonstran yang menentang RUU ekstradisi yang kontroversial. Petugas mengenakan helm dan membawa perisai berbaris di jalan-jalan, m...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan kerugian lain (Review)
Saturday, 15 June 2019 04:00 WIB Saham-saham Hong Kong jatuh pada Jumat, mengakhiri pekan yang penuh gejolak yang melihat aksi jual tajam dipicu oleh protes keras di kota, sementara investor juga terkejut dengan ketidakpastian perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng melemah 0,65...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.