Suu Kyi Tidak Akan Hadiri Sidang Majelis Umum PBB
Thursday, 13 September 2018 10:31 WIB | GLOBAL |Global

Seorang pejabat tinggi Myanmar mengukuhkan bahwa pemimpin de facto sekaligus penasehat negara itu, Aung San Suu Kyi, tidak akan menghadiri sidang Majelis Umum PBB yang akan mulai berlangsung pekan depan di New York.

Menteri Kerjasama Internasional Myanmar, Kyaw Tin, yang mendampingi Suu Kyi di Forum Ekonomi Dunia di Vietnam, mengatakan, perempuan pemimpin itu tidak memiliki rencana pergi ke New York.

Tin mengeluarkan pernyataan itu untuk menanggapi laporan surat kabar Myanmar "7 Days" yang mengutip pernyataan seorang pejabat kementerian luar negeri yang mengatakan bahwa Suu Kyi tidak akan menghadiri pertemuan PBB itu, yang dimulai tanggal 18 September. Sejauh ini tidak diketahui alasan Suu Kyi untuk tidak menghadiri pertemuan penting itu.

Suu Kyi juga tidak menghadiri sidang Majelis Umum PBB tahun lalu. Militer Myanmar menghadapi tekanan internasional karena berbagai kasus pelanggaraan HAM yang dilakukan mereka terhadap kelompok minoritas Muslim Rohingya.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

China Marah karena AS Jual Peralatan Militer ke Taiwan
Wednesday, 26 September 2018 11:30 WIB

China mengatakan, negara itu telah mengajukan protes resmi atas rencana AS menjual peralatan militer ke Taiwan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang, mengatakan di Beijing, Selasa (25/9), bahwa rencana Washington menjual suku-suku cadang untuk jet tempur F-16, pesawat kargo C-130,...

UE Tetapkan Sistem Pembayaran dengan Iran untuk Pertahankan Perdagangan
Wednesday, 26 September 2018 03:44 WIB

Lima pihak yang tersisa dalam perjanjian nuklir dengan Iran telah sepakat untuk membentuk suatu sistem pembayaran khusus yang memungkinkan perusahaan-perusahaan melanjutkan bisnisnya dengan rezim Iran, guna menghindari sanksi-sanksi baru yang diberlakukan Amerika Serikat. Para utusan Inggris, Peran...

Rusia akan Pasok Sistem Misil Pertahanan Terbaru untuk Suriah
Tuesday, 25 September 2018 19:04 WIB

Rusia mengatakan akan memberi Suriah misil pertahanan jenis S-300 yang lebih modern dalam beberapa pekan ke depan, meski mendapat tentangan dari Israel. Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengatakan Presiden Vladimir Putin memerintahkan pemberian misil yang lebih mutakhir itu setelah barisan pe...

Hong Kong Resmi Melarang Partai Pro-Kemerdekaan
Tuesday, 25 September 2018 11:28 WIB

Hong Kong telah melarang sebuah partai politik yang mendukung kemerdekaan dari China. Ini merupakan isyarat lebih jauh tentang menguatnya cengkeraman China daratan terhadap wilayah semiotonom tersebut. Menteri Keamanan, John Lee, Senin (24/9) mengumumkan bahwa Partai Nasional Hong Kong dilarang ber...

Trump Janjikan KTT ke-2 dengan Kim dalam Waktu Sangat Dekat
Tuesday, 25 September 2018 00:02 WIB

Presiden Amerika Donald Trump mengatakan ia akan mengadakan pertemuan puncak kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un œdalam waktu sangat dekat.™ Trump, yang mengeluarkan pernyataan itu hari Senin di PBB, juga menyebut tentang œkemajuan luar biasa yang dicapai pemerintahannya menge...

ANOTHER NEWS
Indeks berjangka AS naik jelang keputusan suku bunga The Fed
Wednesday, 26 September 2018 16:17 WIB Indeks saham AS berjangka mencatat sedikit kenaikan jelang pembukaan hari Rabu. Sekitar jam 4:45 pagi waktu timur amerika, indeks berjangka Dow naik 43 poin, ini menunjukkan pembukaan positif dari 45,79 poin. Kontrak pada S & P 500 menunjukkan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.