Trump: Migran Bisa Atasi Isu Imigrasi dengan Tidak Masuk ke AS Secara Ilegal
Wednesday, 11 July 2018 04:42 WIB | GLOBAL |Global

Satu hari setelah pengadilan federal memberi Donald Trump satu pukulan lagi dengan menolak penahanan jangka panjang terhadap keluarga-keluarga migran, presiden Amerika itu mengatakan masalah tersebut bisa diselesaikan oleh para migran sendiri.

œKatakan kepada orang-orang agar tidak datang ke negara kita secara ilegal. Itulah solusinya, kata Trump kepada para wartawan sebelum naik ke Air Force One untuk bertemu dengan para pemimpin NATO di Belgia. Presiden mendesak calon migran agar œDatang seperti orang lain. Datanglah secara legal.

Trump kembali mengaitkan imigrasi ilegal dengan meningkatnya kejahatan di Amerika, dan dia memuji para agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika (ICE) karena upaya mereka untuk menguranginya.

œApa yang mereka lakukan untuk geng MS-13 dan yang lainnya menunjukkan kita harus mendukung ICE, tidak melakukan apa yang dilakukan oleh Partai Demokrat, kata Trump. œDemokrat ingin membuka perbatasan dan mereka tidak keberatan dengan kejahatan.

Seorang hakim Pengadilan Distrik Federal di Los Angeles mengatakan hari Senin bahwa tidak ada dasar untuk mengubah kesepakatan jangka panjang yang mengharuskan anak-anak diterima di program-program perawatan berlisensi dalam 20 hari.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS

AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China
Saturday, 22 September 2018 02:19 WIB

China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dicabut, Amerika akan œmenanggung konsekuensinya. Berbicara kepada wartawan hari Jumat (21/9), ju...

China Berencana Membatasi Berita Asing
Friday, 21 September 2018 18:01 WIB

Pemerintah China kemungkinan besar akan memblokir konten laporan terdini asing yang ditayangkan atau disiarkan di negeri itu, demikian menurut rancangan peraturan dari Jawatan Radio dan Televisi Nasional. Rancangan peraturan yang diperoleh kantor berita Reuters, Kamis (20/9), akan membatasi konten ...

Mantan PM Malaysia Dikenai 25 Dakwaan Baru Terkait Skandal 1MDB
Friday, 21 September 2018 00:01 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menghadapi lebih dari dua lusin dakwaan baru terkait dengan skandal penggelapan dana 1MDB, yang menyebabkan kekalahan mengagetkan bagi partainya yang berkuasa pada Mei lalu. Para jaksa mendakwa Najib dengan empat tuduhan korupsi dan 21 tuduhan pencucian u...

Pompeo: AS Siap Mulai Lagi Pembicaraan dengan Korea Utara
Thursday, 20 September 2018 19:35 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik "komitmen penting" yang dibuat oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan puncak dengan Korea Selatan pekan ini. Korea Utara mengumumkan akan membongkar komplek uji coba misilnya jika Amerika Serikat mengambil "langkah-langkah yang sesuai"...

Trump Kunjungi Daerah yang Dilanda Badai Florence di North Carolina
Thursday, 20 September 2018 11:43 WIB

Presiden Donald Trump hari Rabu (19/9) datang ke North Carolina untuk melihat kerusakan yang diakibatkan badai Florence dan kesulitan yang dihadapi untuk memulihkan kondisi. Trump hari Selasa (18/9) mencuit œsetiap orang mengatakan pekerjaan kita mengatasi badai Florence sangat luar biasa “ dan...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall Street, dengan investor yang berkonsentrasi pada ekonomi AS yang solid daripada perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.