Trump: Migran Bisa Atasi Isu Imigrasi dengan Tidak Masuk ke AS Secara Ilegal
Wednesday, 11 July 2018 04:42 WIB | GLOBAL |Global

Satu hari setelah pengadilan federal memberi Donald Trump satu pukulan lagi dengan menolak penahanan jangka panjang terhadap keluarga-keluarga migran, presiden Amerika itu mengatakan masalah tersebut bisa diselesaikan oleh para migran sendiri.

œKatakan kepada orang-orang agar tidak datang ke negara kita secara ilegal. Itulah solusinya, kata Trump kepada para wartawan sebelum naik ke Air Force One untuk bertemu dengan para pemimpin NATO di Belgia. Presiden mendesak calon migran agar œDatang seperti orang lain. Datanglah secara legal.

Trump kembali mengaitkan imigrasi ilegal dengan meningkatnya kejahatan di Amerika, dan dia memuji para agen Imigrasi dan Bea Cukai Amerika (ICE) karena upaya mereka untuk menguranginya.

œApa yang mereka lakukan untuk geng MS-13 dan yang lainnya menunjukkan kita harus mendukung ICE, tidak melakukan apa yang dilakukan oleh Partai Demokrat, kata Trump. œDemokrat ingin membuka perbatasan dan mereka tidak keberatan dengan kejahatan.

Seorang hakim Pengadilan Distrik Federal di Los Angeles mengatakan hari Senin bahwa tidak ada dasar untuk mengubah kesepakatan jangka panjang yang mengharuskan anak-anak diterima di program-program perawatan berlisensi dalam 20 hari.

Sumber: voaindonesia

RELATED NEWS

Presiden Rusia Peringatkan AS untuk Tidak Tempatkan Misil di Eropa
Thursday, 21 February 2019 11:29 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin, Rabu (20/2), dengan keras memperingatkan AS untuk tidak menempatkan misil-misil baru di Eropa. Jika AS melakukannya, kata Putin, Rusia akan membalasnya dengan mengerahkan senjata-senjata baru yang hanya dalam waktu singkat dapat mencapai target. Meski pemimpin Rusia i...

Pasukan Dukungan AS Peringatkan Militan ISIS di Suriah untuk Menyerah
Thursday, 21 February 2019 00:14 WIB

Milisi dukungan AS di Suriah memperingatkan sisa-sisa militan ISIS di negara itu untuk menyerahkan diri atau mati. Puluhan truk tampak berada di kawasan pinggiran desa Baghouz, Selasa, untuk mengevakuasi militan ISIS yang memutuskan untuk menyerah, bersama keluarga mereka. Pasukan Demokrasi Suriah...

Jelang Pemilu di Uni Eropa, Twitter Perketat Aturan Iklan Politik
Wednesday, 20 February 2019 11:11 WIB

Mengikuti langkah perusahaan teknologi raksasa Google dan Facebook, Twitter hari Selasa (19/2) mengatakan akan memperketat aturan iklan politik di Uni Eropa menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung di blok negara itu pada musim semi nanti. Perusahaan media sosial itu mengatakan sedang memperl...

Honda akan Tutup Pabriknya di Inggris
Wednesday, 20 February 2019 01:33 WIB

Produsen mobil Honda berencana menutup pabriknya di Inggris barat pada 2021, sebuah pukulan baru bagi ekonomi Inggris yang sedang mengalami kesulitan menyusul ketidakpastian bisnis terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) bulan depan. Perusahaan itu mengumumkan keputusan tersebut pada sebu...

PM Morrison: Peretas Serang Jaringan Komputer Parpol di Australia
Tuesday, 19 February 2019 11:12 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, partai-partai politik Australia telah diserang oleh sebuah peretasan terhadap jejaring komputer mereka. Pemerintah mengatakan, sistem telah disusupi oleh œaktor negara yang canggih. Badan keamanan dunia maya Australia yakin sebuah pemerintah...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Berakhir Naik Ditengah Harapan Perdagangan AS-Cina
Thursday, 21 February 2019 13:38 WIB Saham Tokyo manghapus kerugian sebelumnya untuk mengakhiri sesi Kamis ini dengan sedikit lebih tinggi, berkat harapan yang kembali terhadap pembicaraan perdagangan AS-Cina. Indeks acuan Nikkei 225 bertambah 0,15 persen atau 32,74 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.