PM Inggris Tunjuk Pengganti Menlu Boris Johnson
Tuesday, 10 July 2018 20:32 WIB | GLOBAL |Global

Perdana Menteri Inggris Theresa May menunjuk pendukung sejak lama, Jeremy Hunt, sebagai menteri luar negeri, menggantikan Boris Johnson, Senin (9/7), yang mengundurkan diri. Johnson mundur di tengah ketidaksepakatan di dalam kabinet tentang rencana Inggris keluar Inggris dari Uni Eropa.

Hunt yang mantan menteri kesehatan, semula menentang œBrexit, tetapi mengatakan ia telah menjadi pendukung kebijakan itu dan menyebut Uni Eropa selama perundingan itu menunjukkan arogansi. Johnson adalah pendukung œBrexit yang gigih.

Dalam surat pengunduran dirinya, Johnson mengeluhkan rencana Perdana Menteri Theresa May untuk mempertahankan hubungan dagang yang erat dengan Uni Eropa, sama dengan œsemi-Brexit dan membuat Inggris berstatus œkoloni Uni Eropa.

œMimpi Brexit sekarat, tercekik keraguan yang tidak perlu, tulis Johnson.

Sementara ketika menyampaikan pidato di hadapan parlemen tak lama setelah pengunduran diri Johnson, Theresa May mengatakan œkami tidak sepakat dengan cara terbaik menyampaikan komitmen bersama kita dalam menghormati hasil referendum, merujuk referendum pada Juni 2016, dimana warga Inggris memutuskan untuk keluar dari Uni Eropa.

œTetapi saya ingin menghormati pendirian mantan menteri luar negeri itu untuk keluar dari Uni Eropa. Untuk pekerjaan yang dilakukannya dengan membentuk departemen baru dan mengarahkan beberapa undang-undang penting selama beberapa generasi melalui parlemen, ujar May.

Johnson mundur sehari setelah Menteri œBrexit Inggris, David Davis, mundur dari jabatannya. May kemudian mengangkat Dominic Raab untuk menggantikan Davis.

Davis menyebut pendekatan May untuk keluar dari Uni Eropa sebagai ˜™sebuah strategi berbahaya.™™

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Badan Meteorologi AS Hapus "Florence" dan "Michael" Sebagai Nama Badai
Friday, 22 March 2019 18:05 WIB

Badai Florence dan Michael, yang menimbulkan kehancuran parah dan kematian di Amerika tahun lalu, tidak akan digunakan lagi sebagai nama badai. The National Oceanic & Atmospheric Administration pada Rabu (20/3) mengatakan untuk musim badai pada 2024 mendatang, kedua nama itu akan digantikan den...

Presiden Tiongkok Mendarat di Italia, Akan Menandatangani Kesepakatan Belt dan Road
Friday, 22 March 2019 10:11 WIB

Presiden Cina Xi Jinping tiba di Roma pada hari Kamis di awal kunjungan tiga hari di mana ia akan menandatangani perjanjian yang menarik Italia ke dalam rencana infrastruktur "Belt and Road" raksasa, meskipun ada tentangan dari AS. Italia, yang mencari kesepakatan ekspor baru untuk meningkatkan eko...

Venezuela Tahan Pembantu Utama Pemimpin Oposisi
Friday, 22 March 2019 05:08 WIB

Pemimpin oposisi Venezuela yang menyatakan diri sebagai presiden sementara, Juan Guaido, mengatakan, para petugas intelijen telah menahan kepala stafnya. Pembantu Guaido, Roberto Marrero, dibawa ke tahanan setelah penggerebekan di rumahnya semalam. Kediaman anggota parlemen Sergio Vergara juga dige...

Keuntungan BMW akan Menurun karena Biaya Produksi dan Ketidakpastian Dagang
Thursday, 21 March 2019 17:50 WIB

Produsen kendaraan bermotor Jerman, BMW, mengatakan, Rabu (20/3), keuntungan mereka pada tahun 2019 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya. Mereka mengatakan, penyebab penurunan ini terkait rencana mereka untuk memangkas biaya produksi sebesar 13,6 miliar dolar untuk mengompensasi pengeluaran bagi ...

Japan Times Meminta Maaf untuk 'Gejolak' Seputar Referensi Perang Dunia II
Thursday, 21 March 2019 10:06 WIB

The Japan Times, sebuah surat kabar berbahasa Inggris yang mengubah uraiannya tentang œwanita penghibur dan pekerja paksa tahun lalu, meminta maaf kepada stafnya bulan lalu, tetapi mengancam akan melakukan tindakan hukum terhadap siapa pun yang menemukan informasi rahasia bocor. Dalam catatan ...

ANOTHER NEWS
Saham AS turun pasca data Eropa yang lemah pada kekhawatiran pertumbuhan
Friday, 22 March 2019 20:53 WIB Saham AS jatuh pada awal perdagangan pada Jumat ini, setelah putaran suram dari data Eropa menggarisbawahi kekhawatiran mengenai pertumbuhan ekonomi global. Dow Jones Industrial Average turun 118 poin, atau 0,5%, menjadi 25.845, sementara indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.