Trump-Kim berjabat tangan untuk memulai pertemuan bersejarah di Singapura
Tuesday, 12 June 2018 10:21 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjabat tangan di pertemuan puncak di Singapura, momen penting dalam upaya ambisius dan tidak pasti untuk melakukan perlucutan senjata nuklir.

Kedua pria itu, yang menghabiskan berbulan-bulan saling serang kata-kata, bersiap untuk apa yang diharapkan menjadi beberapa jam pertemuan - para pembantu mengatakan tidak ada batasan waktu yang ditetapkan - sekitar pukul 9 pagi di Singapura pada hari Selasa, atau jam 9 malam. Waktu Timur Senin.

Setelah jabat tangan yang panjang, kedua pemimpin itu saling bertukar kata dan berpose berdampingan untuk kamera berita sebelum bersiap untuk apa yang diharapkan menjadi pertemuan berjam-jam.

"Kami akan memiliki diskusi yang hebat," kata Trump. œIni kehormatan saya dan kami akan memiliki hubungan yang hebat, saya tidak ragu. Kim mengatakan bahwa œprasangka dan praktik lama bekerja sebagai hambatan dalam perjalanan kami ke depan, tetapi kami mengatasi semuanya dan kami berada di sini hari ini. (sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Presiden Erdogan Ingin Boikot Barang Elektronik AS
Wednesday, 15 August 2018 04:12 WIB

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Selasa (14/8) mengancam akan memboikot barang-barang elektronik Amerika, untuk menanggapi apa yang ia sebut sebagai perang ekonomi yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Turki. Perselisihan diplomatik antara kedua negara itu turut memicu krisis ekonomi di Tur...

Kasus Penggelapan Pajak Manafort Dihentikan
Tuesday, 14 August 2018 18:54 WIB

Jaksa, Senin (13/8), menghentikan sementara kasus penghindaran pajak dan penipuan bank oleh Paul Manafort, tokoh ternama di Washington dan mantan ketua kampanye Presiden Donald Trump, kantor berita Associated Press melaporkan. Kasus kini beralih ke tim pembela Manafort, yang diperkirakan akan menim...

Agen FBI Pengirim Pesan-pesan Teks Anti-Trump Dipecat
Tuesday, 14 August 2018 13:40 WIB

Harian The Washington Post melaporkan FBI telah memecat agen Peter Strzok, yang menjadi sasaran kemarahan Partai Republik karena pesan-pesan teksnya yang anti-Donald Trump. Laporan itu mengatakan tindakan terhadap Strzok lebih berat daripada yang disarankan bagian disiplin internal FBI. Strzok mem...

Pimpinan Tertinggi Iran: 'Salah Urus' Lebih Berbahaya daripada Sanksi AS
Tuesday, 14 August 2018 04:52 WIB

Pimpinan Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Senin (13/8), mengatakan salah urus pemerintahan lebih merugikan ekonomi Iran daripada sanksi dari Amerika Serikat. Presiden Amerika Donald Trump minggu lalu memberlakukan kembali serangkaian sanksi yang dicabut sebelumnya sebagai bagian dari kesepak...

Kebakaran Picu Evakuasi Penduduk di Pulau Evia, Yunani
Monday, 13 August 2018 17:23 WIB

Pihak berwenang Yunani telah memerintahkan evakuasi penduduk dari dua desa dan sebuah biara di pulau Evia dekat Athena setelah sebuah kebakaran besar berkobar di hutan pinus kering hari Minggu (12/8). Menteri Pertanian Vangelis Apostolou, yang ada di lokasi, mengatakan kepada wartawan bahwa para pe...

ANOTHER NEWS
USD/JPY: Dorongan Menuju 111,50 Jelang Penjualan Ritel AS
Wednesday, 15 August 2018 11:10 WIB USD/JPY melanjutkan dorongan bullish-nya lebih tinggi tetapi melihat beberapa keraguan, mundur ke 111,25 setelah mencapai puncak Rabu di 111,42. Greenback turun terhadap Yen Jepang dari tertinggi dua minggu dekat 112,15, terbawah di 110,10 dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.