Pemerintahan Trump akan Biarkan Kecerdasan Buatan 'Berkembang Bebas' di AS
Wednesday, 16 May 2018 01:16 WIB | GLOBAL |Global

Pemerintah Trump tidak akan menghalangi pengembangan kecerdasan buatan di Amerika Serikat, ujar seorang pejabat tinggi hari Kamis, yang mengakui teknologi yang semakin berkembang ini akan menggantikan beberapa lapangan kerja.

Dalam sebuah pertemuan puncak Gedung Putih yang pesertanya antara lain perusahaan-perusahaan seperti Google Alphabet, Facebook, dan Amazon.com, penasihat kebijakan teknologi, Michael Kratsios mengatakan pemerintahan Presiden Donald Trump tidak ingin mendikte œapa yang diteliti dan dikembangkan.

œSebisa mungkin, kami akan biarkan ilmuwan dan pakar teknologi untuk dapat bebas mengembangkan ciptaan hebat mereka yang berikutnya di sini di Amerika Serikat, ujarnya, menurut salinan pidatonya yang disediakan oleh Gedung Putih.

Kecerdasan buatan dan deep machine learning (pembelajaran mesin - cabang dari kecerdasan buatan) menimbulkan keprihatinan dari segi etika menyangkut kendali, privasi, keamanan cyber, dan masa depan lapangan kerja, sebagaimana diutarakan oleh berbagai perwakilan perusahaan dan para pakar.

Kratsios mengakui hingga œtingkat tertentu, hilangnya lapangan kerja tidak dapat dihindarkan.

Ia menambahkan: œNamun kita tidak dapat hanya berdiam diri, berharap pasar akan menyeleksinya. Kita harus lakukan apa yang warga Amerika selalu lakukan: beradaptasi.

Gedung Putih, yang sebelumnya bersebrangan dengan kalangan ilmuwan, terkait berbagai persoalan seperti perubahan iklim, konservasi, dan pemotongan anggaran, mengatakan pihaknya akan menciptakan sebuah komite baru untuk Kecerdasan Buatan. Komite ini akan terdiri dari para pejabat penelitian dan pengembangan paling senior di seluruh jajaran pemerintah AS, yang bertugas untuk menyusun prioritas penelitian dan pengembangan dan koordinasi yang lebih baik terkait investasi yang dilakukan pemerintah federal.

œKita tidak dapat hanya bersikap pasif. Untuk mewujudkan potensi Kecerdasan Buatan secara seutuhnya bagi warga Amerika, upaya ini akan membutuhkan berbagai upaya gabungan dari kalangan industri, akademis, dan pemerintahan, ujar Kratsios.

œDi sektor swasta, kita tidak akan mendikte apa yang bisa diteliti dan dikembangkan. Sebaliknya kita akan menawarkan sumberdaya dan kebebasan untuk bereksplorasi, ujarnya.

CEO Intel Corp. Brian Krzanich, yang hadir dalam pertemuan puncak itu menulis dalam postingan di blognya bahwa œtanpa strategi Kecerdasan Buatan nya sendiri, para pemimpin teknologi dunia berisiko tertinggal.

Kecerdasan buatan telah digunakan di sejumlah bidang. Contohnya, National Institute of Health sedang menjajaki cara-cara pemanfaatan machine learning untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi kanker dan pengobatannya, sementara General Services Administration menggunakan Kecerdasan Buatan untuk mengurangi kebutuhan akan auditor federal, ujar Gedung Putih.

Lebih dari 30 perusahaan besar hadir dalam pertemuan itu termasuk di antaranya para pejabat yang mewakili Ford, Boeing, Mastercard, dan Microsoft.

Pentagon dan berbagai badan pemerintah mengambil bagian, bersama dengan para pejabat senior Gedung Putih termasuk Jared Kushner dan Andrew Bremberg, yang mengepalai Dewan Kebijakan Domestik.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

ZTE Mengatakan Sedikitnya $ 3 Miliar Dalam Kerugian Dari Larangan AS
Wednesday, 23 May 2018 10:45 WIB

ZTE Corp memperkirakan kerugian setidaknya 20 miliar yuan ($ 3,1 miliar) dari larangan teknologi AS yang menghentikan operasi besar karena klien menarik diri dari penawaran dan biaya meningkat, orang yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan. Para pembuat peralatan telekom dan smartphone bagaim...

Picu Kebakaran, Remaja AS Harus Bayar $37 Juta
Wednesday, 23 May 2018 03:53 WIB

Seorang remaja yang memicu kebakaran hebat di negara bagian Oregon, AS telah diperintahkan untuk membayar ganti rugi $37 juta dalam sepuluh tahun ke depan. Laki-laki 15 tahun itu mengaku awal tahun ini bahwa dia melempar dua kembang api di Eagle Creek Canyon pada 2 September tahun lalu. Api menyeba...

Trump katakan tidak senang dengan bagaimana pembicaraan perdagangan dilakukan dengan China
Wednesday, 23 May 2018 00:36 WIB

Presiden Donald Trump pada hari Selasa mengatakan dia tidak senang dengan pembicaraan perdagangan baru-baru ini antara Amerika Serikat dan China, tetapi tetap membuka pintu untuk negosiasi lebih lanjut. Berbicara kepada wartawan menjelang pertemuan dengan Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in di Gedu...

Parlemen Inggris Desak Tindakan Finansial Tegas terhadap Kremlin
Tuesday, 22 May 2018 18:39 WIB

Klub sepakbola Liga Premier miliknya, Chelsea, memenangkan FA Cup hari Minggu (20/5), tetapi Roman Abramovich, oligarki Rusia yang terkait Kremlin, kesulitan memperbaharui visanya untuk masuk Inggris, dan pejabat mengatakan mereka masih mempertimbangkan permohonannya. Kantor PM Inggris, Downing Str...

Starbucks Izinkan Pengunjung Kafe Bersantai Tanpa Beli Kopi
Tuesday, 22 May 2018 01:50 WIB

Kedai kopi waralaba raksasa Starbucks dalam kebijakan terbaru mengatakan para pengunjung boleh bersantai di kedai-kedai kopinya atau menggunakan toilet meski tidak membeli apapun. Kebijakan itu diumumkan akhir pekan lalu. Sebelumnya, peraturan itu diserahkan kepada manajer masing-masing toko untuk ...

ANOTHER NEWS
USD/JPY Turun Lebih Jauh Dari Rekor 4-Bulan Di Tengah Suasana Risk-Off
Wednesday, 23 May 2018 14:02 WIB Pasangan USD/JPY tetap di bawah tekanan jual untuk sesi kedua berturut-turut dan turun lebih jauh dari rekor 4 bulan yang disentuh awal pekan ini. Presiden AS Donald Trump meredam optimisme atas kemajuan yang dibuat dalam pembicaraan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.