Presiden Trump Tandatangani UU untuk Cegah Perdagangan Seks
Friday, 13 April 2018 01:41 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump menandatangani undang-undang baru hari Rabu (11/4) untuk memberi kejaksaan wewenang lebih besar untuk mencegah perdagangan seks lewat internet.

Undang-undang itu, disetujui oleh Kongres dengan mayoritas besar, dan memungkinkan korban pelecehan dan perdagangan seks serta para jaksa untuk menuntut ganti rugi dan memblokir iklan yang tidak pantas.

Undang-undang ini muncul dari keluhan para korban perdagangan seks dan lain- lainnya bahwa situs-situs yang mengiklankan hubungan seks dapat mengklaim bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas konten iklan, karena mereka hanya meneruskan posting yang dikirim oleh orang lain.

"Saya menandatangani RUU ini untuk menghormati kalian," kata Presiden Trump ketika dia berbicara kepada para korban dan keluarga mereka di Gedung Putih. "Kalian telah menanggung apa yang tidak seharusnya dialami oleh siapa pun di dunia, tambah Trump.

Persetujuan Trump atas undang-undang itu diberikan beberapa hari setelah tujuh eksekutif perusahaan yang bernama Backpage.com ditangkap atas tuduhan bahwa situs web itu memudahkan pelacuran dan bahwa gadis-gadis remaja dijual untuk seks di situs itu.

Sumber : VOA

Gold Suffers First Loss in 5 Sessions

RELATED NEWS

AS Berlakukan Sanksi Terhadap Badan Militer China
Saturday, 22 September 2018 02:19 WIB

China telah meminta Amerika Serikat agar mencabut sanksi-sanksi yang diberlakukan terhadap sebuah badan militer China karena membeli senjata Rusia. China menyatakan apabila sanksi-sanksi itu tidak dicabut, Amerika akan œmenanggung konsekuensinya. Berbicara kepada wartawan hari Jumat (21/9), ju...

China Berencana Membatasi Berita Asing
Friday, 21 September 2018 18:01 WIB

Pemerintah China kemungkinan besar akan memblokir konten laporan terdini asing yang ditayangkan atau disiarkan di negeri itu, demikian menurut rancangan peraturan dari Jawatan Radio dan Televisi Nasional. Rancangan peraturan yang diperoleh kantor berita Reuters, Kamis (20/9), akan membatasi konten ...

Mantan PM Malaysia Dikenai 25 Dakwaan Baru Terkait Skandal 1MDB
Friday, 21 September 2018 00:01 WIB

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menghadapi lebih dari dua lusin dakwaan baru terkait dengan skandal penggelapan dana 1MDB, yang menyebabkan kekalahan mengagetkan bagi partainya yang berkuasa pada Mei lalu. Para jaksa mendakwa Najib dengan empat tuduhan korupsi dan 21 tuduhan pencucian u...

Pompeo: AS Siap Mulai Lagi Pembicaraan dengan Korea Utara
Thursday, 20 September 2018 19:35 WIB

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyambut baik "komitmen penting" yang dibuat oleh pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada pertemuan puncak dengan Korea Selatan pekan ini. Korea Utara mengumumkan akan membongkar komplek uji coba misilnya jika Amerika Serikat mengambil "langkah-langkah yang sesuai"...

Trump Kunjungi Daerah yang Dilanda Badai Florence di North Carolina
Thursday, 20 September 2018 11:43 WIB

Presiden Donald Trump hari Rabu (19/9) datang ke North Carolina untuk melihat kerusakan yang diakibatkan badai Florence dan kesulitan yang dihadapi untuk memulihkan kondisi. Trump hari Selasa (18/9) mencuit œsetiap orang mengatakan pekerjaan kita mengatasi badai Florence sangat luar biasa “ dan...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Mengakhiri Pekan ini Dengan Catatan Penguatan (Review)
Saturday, 22 September 2018 04:50 WIB Saham-saham Hong Kong membukukan kenaikan untuk hari keempat pada Jumat ini untuk mengakhiri pekan dengan kenaikan menyusul rekor penutupan di Wall Street, dengan investor yang berkonsentrasi pada ekonomi AS yang solid daripada perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.