Presiden Trump Tandatangani UU untuk Cegah Perdagangan Seks
Friday, 13 April 2018 01:41 WIB | GLOBAL |Global

Presiden Amerika Donald Trump menandatangani undang-undang baru hari Rabu (11/4) untuk memberi kejaksaan wewenang lebih besar untuk mencegah perdagangan seks lewat internet.

Undang-undang itu, disetujui oleh Kongres dengan mayoritas besar, dan memungkinkan korban pelecehan dan perdagangan seks serta para jaksa untuk menuntut ganti rugi dan memblokir iklan yang tidak pantas.

Undang-undang ini muncul dari keluhan para korban perdagangan seks dan lain- lainnya bahwa situs-situs yang mengiklankan hubungan seks dapat mengklaim bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas konten iklan, karena mereka hanya meneruskan posting yang dikirim oleh orang lain.

"Saya menandatangani RUU ini untuk menghormati kalian," kata Presiden Trump ketika dia berbicara kepada para korban dan keluarga mereka di Gedung Putih. "Kalian telah menanggung apa yang tidak seharusnya dialami oleh siapa pun di dunia, tambah Trump.

Persetujuan Trump atas undang-undang itu diberikan beberapa hari setelah tujuh eksekutif perusahaan yang bernama Backpage.com ditangkap atas tuduhan bahwa situs web itu memudahkan pelacuran dan bahwa gadis-gadis remaja dijual untuk seks di situs itu.

Sumber : VOA

Gold Suffers First Loss in 5 Sessions

RELATED NEWS

Iran Larang Lembaga Pemerintah Gunakan Aplikasi Pengirim Pesan yang Berbasis di Luar Negeri
Wednesday, 25 April 2018 10:22 WIB

Lembaga kepresidenan Iran telah melarang seluruh lembaga pemerintah untuk menggunakan aplikasi pengirim pesan buatan luar negeri untuk berkomunikasi dengan warga, demikian laporan media pemerintah hari Rabu, setelah timbulnya unjuk rasa terkait masalah ekonomi yang diorganisir lewat aplikasi-aplikas...

Bloomberg Sumbang $4,5 Juta kepada Sekretariat Perubahan Iklim PBB
Wednesday, 25 April 2018 02:44 WIB

Mantan Walikota New York Michael Bloomberg hari Minggu (22/4) mengumumkan ia menyumbang 4,5 juta dolar kepada Sekretariat Perubahan Iklim PBB untuk menutupi kesenjangan pendanaan pemerintah Amerika setelah Amerika mundur dari kesepakatan iklim internasional Paris. Yayasan amal Bloomberg mengatakan ...

Tersangka Serangan Teror Paris Tahun 2015 Divonis 20 Tahun Penjara
Tuesday, 24 April 2018 10:32 WIB

Satu-satunya tersangka yang masih hidup dalam serangan teroris tahun 2015 di Paris, dijatuhi vonis 20 tahun penjara hari Senin (23/4) di Brussels. Namun hukuman ini terkait dengan insiden baku tembak terpisah dengan polisi Belgia. Salah Abdeslam dan tersangka lainnya “ Sofien Ayari “ tidak hadi...

Presiden Trump Kutip Pencapaian Jelang KTT Korea
Tuesday, 24 April 2018 01:12 WIB

Presiden Amerika Donald Trump hari Minggu (22/4) mengatakan, Amerika belum memberi apa pun menjelang rencana KTT yang akan mempertemukannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sementara Pyongyang telah menghentikan pembuatan senjata nuklirnya. Di Twitter, Trump menulis, "Kami belum memberi apa...

Presiden Perancis Bertolak ke AS untuk Kunjungan Kenegaraan
Monday, 23 April 2018 21:15 WIB

Presiden Perancis Emmanuel Macron berangkat hari Senin (23/4) ke Amerika Serikat untuk melakukan kunjungan kenegaraan. Ia akan berusaha meyakinkan Presiden Donald Trump akan perlunya mempertahankan kehadiran Amerika di Suriah biarpun setelah teroris ISIS dikalahkan dan memberi Uni Eropa pengecualian...

ANOTHER NEWS
Emas menetap di level terendah dalam 5 pekan
Thursday, 26 April 2018 00:51 WIB Harga emas menetap dengan penurunan pada Rabu ini, karena penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi dan beberapa gain di pasar saham dikombinasikan untuk mendorong logam mulia ke level terendah dalam lima pekan. Emas Juni turun $ 10,20, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.