China-ASEAN akan Adakan Latihan Militer Bersama
Monday, 12 March 2018 20:40 WIB | GLOBAL |china

Rencana latihan militer bersama yang pertama kalinya dalam sejarah antara China dan negara-negara Asia Tenggara tahun ini akan mengurangi risiko keselamatan di laut yang sangat disengketakan di Asia itu dan dapat meredakan kekhawatiran akan peran dominan Beijing dalam sengketa kedaulatan tersebut.

Dalam pertemuan bulan Februari lalu, para menteri pertahanan dari ASEAN yang beranggotakan 10 negara itu menyambut baik kemungkinan latihan maritime dengan China sebelum akhir tahun 2018, kata kementerian pertahanan Singapura dalam pernyataan. Singapura memimpin ASEAN tahun ini. Para menteri ASEAN juga bertemu secara tidak resmi dengan menteri pertahanan China, Chang Wanquan, kata pernyataan itu.

Beijing mengklaim sekitar 90 persen Laut Cina Selatan yang merupakan jalur pelayaran. Di Asia Tenggara, Brunei, Malaysia, Filipina dan Vietnam juga mengklaim sebagian laut itu yang bertentangan dengan klaim China. Taiwan juga menyebut seluruh laut itu miliknya. China yang mempunyai angkatan bersenjata yang ketiga terkuat di dunia, telah menimbulkan kemarahan negara-negara lain sejak tahun 2010 karena mereklamasi pulau-pulau kecil untuk digunakan militer.

Kemungkinan latihan itu tahun ini sangat tinggi, kata Fabrizio Bozzato, peneliti di Perhimpunan Penelitian Strategi Taiwan, yang mengkhususkan diri mengenai Asia Timur.

œKali ini China berusaha berdialog dengan ASEAN dalam tingkat multilateral dan kolektif untuk mendapat kepercayaan ASEAN, mengurangi kekhawatiran akan supremasi militer China yang sangat besar dengan memperkuat perasaan saling mempercayai dan meningkatkan peran ASEAN dalam dialog, katanya.

Sumber : voaindonesia

RELATED NEWS

UE akan Berlakukan Tarif Baru terhadap Produk AS
Saturday, 23 June 2018 00:16 WIB

Uni Eropa, Jumat (22/6/2018), akan menerapkan tarif baru terhadap berbagai produk Amerika yang bernilai miliaran dolar, termasuk jeans, wiski dan sepeda motor. Tindakan ini merupakan pembalasan terbaru terhadap keputusan Presiden Amerika Donald Trump untuk menerapkan bea impor terhadap baja dan alu...

Pentagon akan Tampung 20 Ribu Anak Migran
Friday, 22 June 2018 19:08 WIB

Pentagon telah setuju untuk menampung sampai 20 ribu anak migran yang secara ilegal melintasi perbatasan selatan Amerika tanpa pendamping, di pangkalan-pangkalan militerAmerika. Juru bicara Pentagon, Letnan Kolonel AS Jamie Davis mengatakan kepada VOA, Kamis (21/6/2018), Departemen Pertahanan mener...

Turki Terima Jet Tempur F-35
Friday, 22 June 2018 10:04 WIB

Meskipun ada tentangan dari Kongres Amerika, Turki akan mendapat jet tempur F-35nya yang pertama pekan ini, kata para pejabat Pentagon dan industri penerbangan. Lockheed Martin, pembuat jet F-35 itu, akan mengadakan upacara penyerahan pesawat tempur canggih itu di Forth Worth, Texas, kata juru bica...

Pemerintahan Trump akan Ungkap Rencana Merger Departemen Pendidikan dan Tenaga Kerja
Friday, 22 June 2018 00:07 WIB

Pemerintahan presiden Donald Trump diperkirakan akan mengusulkan penggabungan Departemen Pendidikan dan Departemen Tenaga kerja, sebut beberapa media. Rencana tersebut, yang mungkin diumumkan sedini hari ini, Kamis (21/6), akan menjadi bagian dari perombakan besar-besaran pemerintah federal, dengan...

Malmstrom: UE siap buka pembicaraan dengan AS untuk perbaiki cekcok perdagangan
Thursday, 21 June 2018 19:39 WIB

Uni Eropa siap untuk berunding dengan Amerika Serikat guna menyelesaikan cekcok perdagangan yang dipicu oleh keputusan Washington untuk memberlakukan tarif pajak logam, Komisaris Perdagangan Ini Eropa Cecilia Malmstrom mengatakan pada hari Kamis. "Kami selalu terbuka untuk berbicara dengan AS. Selu...

ANOTHER NEWS
Isu perang dagang buat saham HK bukukan penurunan mingguan terbesar dalam 3 bulan (Review)
Saturday, 23 June 2018 04:10 WIB Indeks saham acuan Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, tetapi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington. Indeks Hang Seng naik 0,2 persen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.