Wakil Pemimpin Taliban Pakistan Tewas oleh Drone AS
Tuesday, 13 February 2018 04:55 WIB | GLOBAL |AmerikaTaliban

Taliban Pakistan yang terlarang mengukuhkan hari Senin (12/2) wakil pemimpinnya termasuk di antara beberapa militan yang tewas dalam serangan drone Amerika baru-baru ini dekat perbatasan Pakistan yang gawat dengan Afghanistan.

Dalam mengumumkan kematian Khan Said Sajna, juru bicara yang disebut Tehrik-e-Taliban Pakistan, TTP, mengatakan serangan drone sebelum subuh itu terjadi tanggal 8 Februari di daerah Gorwek, Waziristan Utara.

Sekalipun para pejabat Amerika jarang menanggapi operasi anti-terorisme drone di Pakistan, sumber-sumber suku terpencil disana dan pejabat intelijen Pakistan pada waktu itu telah mengukuhkan Sajna dan laskarnya sedang pulang dari provinsi Khost, Afghanistan, di dekatnya ketika misil yang ditembakkan pesawat tak berawak mengenai kendaraan mereka.

Komandan yang terbunuh itu diyakini berlindung di Khost dan mempunyai hubungan dengan jaringan Haqqani yang dituduh melancarkan serangan teroris yang diberitakan luas terhadap pasukan setempat dan pasukan yang dipimpin Amerika di Afghanistan. Pembunuhannya, kata para analis, adalah pukulan besar terhadap TTP.

Sajna dicari oleh Washington atas peranannya dalam serangan teroris terhadap warga Amerika. Pihak berwenang Pakistan juga mencarinya atas perencanaan serangan teroris besar di negara itu dan mendalangi pembobolan penjara tahun 2012 di kota Bannu, Pakistan barat laut yang membebaskan 400 orang napi, termasuk para militan terkenal.

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Trump Bertekad Tingkatkan Keamanan Sekolah
Friday, 16 February 2018 11:36 WIB

Presiden Amerika Donald Trump hari Kamis (15/2) bertekad "mengatasi masalah kesehatan jiwa yang sulit," dan menjadikan keamanan sekolah "prioritas utama." Tetapi ia membuat pendukung pengendalian senjata api frustrasi karena tidak menyebut masalah itu dalam pidato tanggapannya atas pembunuhan massal...

Menlu Belanda Mundur Setelah Akui Berbohong
Thursday, 15 February 2018 10:04 WIB

Menteri Luar Negeri Belanda Halbe Zijlstra mengundurkan diri, Selasa (13/2), setelah mengakui bahwa ia berbohong soal menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun 2006. Di hadapan sejumlah anggota parlemen, Zijlstra mengatakan, ia mundur karena kredibilitasnya sebagai menter...

Kesalahan Pilot Diduga Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia
Thursday, 15 February 2018 04:26 WIB

Kesalahan pilot dan kerusakan sensor diduga menjadi penyebab kecelakaan pesawat jet penumpang di dekat Moscow, Minggu (11/2), yang menewaskan semua 71 penumpang, kata para penyelidik. Setelah mempelajari alat perekam data penerbangan pesawat dengan nomor penerbangan AN-148, Komite Penerbangan, Inte...

Assange Gagal Batalkan Surat Penangkapan Inggris
Wednesday, 14 February 2018 11:19 WIB

Pendiri WikiLeaks Julian Assange hari Selasa (13/2) gagal membatalkan surat penangkapan dari Inggris terhadapnya, yang diharapkan akan membebaskan dirinya dari upaya mengasingkan diri di Kedutaan Besar Ekuador di London. Hakim pengadilan Inggris Emma Arbuthnot menolak argumen pengacara Assange bahw...

Kapal Kargo Diluncurkan ke ISS Setelah 2 Hari Tertunda
Wednesday, 14 February 2018 02:33 WIB

Sebuah pesawat antariksa tanpa awak milik Rusia telah lepas landas menuju Stasiun Antariksa Internasional, dua hari setelah jadwal semula dibatalkan. Kapsul antariksa itu ˜Progress™ membawa tiga ton pangan, BBM dan sejumlah pasokan lainnya. Kapsul itu masuk ke orbit delapan menit setelah lepas ...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Flat Di Tengah Kehati-hatian Investor
Friday, 16 February 2018 22:36 WIB Saham Wall Street Flat pada awal perdagangan Jumat ini, memangkas kenaikan lima hari beruntunnya ditengah-tengah kehati-hatian investor paska volatilitas ekuitas bulan ini. Sekitar 15 menit perdagangan dibuka, Dow Jones Industrial Average naik 0,1...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.