Serangan Udara AS Hantam Pejuang Pro-Suriah
Friday, 9 February 2018 00:58 WIB | GLOBAL |Global

Para pejabat militer Amerika menyatakan serangan udara koalisi di Suriah Utara menewaskan sekitar 100 pejuang pro-pemerintah yang ambil bagian dalam serangan terhadap pasukan oposisi dukungan Amerika.

Koalisi pimpinan Amerika menyatakan para pejuang pro-pemerintah itu melancarkan serangan yang tanpa ada pemicunya terhadap markas besar Pasukan Demokrat Suriah (SDF).

Personel Amerika menjadi penasihat dan membantu SDF, dan sebagian ditugaskan bersama mereka pada waktu serangan yang terjadi di provinsi Deir el-Zour itu.

Para pejabat menyatakan tidak ada personel Amerika yang cedera, sementara seorang anggota SDF luka-luka dalam serangan yang didukung oleh artileri, tank-tank dan peralatan peluncur roket tersebut.

Serangan itu tampaknya merupakan upaya para pejuang pemerintah untuk menguasai daerah-daerah yang direbut kembali oleh SDF dari militan ISIS pada bulan September, tambah para pejabat.

Media pemerintah Suriah menyatakan serangan-serangan udara koalisi menghantam pejuang yang memerangi ISIS dan pasukan SDF. Berbagai laporan menyebut serangan-serangan itu sebagai suatu œagresi dan menyebabkan puluhan orang tewas.

Suatu pernyataan dari koalisi menegaskan misinya untuk memerangi ISIS, seraya menandaskan œhaknya yang tidak dapat ditawar-tawar untuk bertindak dalam membela diri.

Pasukan Amerika memulai serangan udara di Suriah pada September 2014, setelah militan ISIS merebut daerah-daerah yang luas di bagian timur negara itu, serta di bagian utara dan barat Irak.

Setahun kemudian, Rusia bergabung dalam pertempuran untuk mendukung pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Para pejabat militer Amerika menyatakan koalisi melakukan kontak dengan Rusia sebelum, selama dan setelah serangan hari Rabu (8/2), dan telah memberitahu Rusia mengenai keberadaan pasukan SDF di daerah tersebut.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Bom Bunuh Diri di Kolombia Tewaskan Sedikitnya 21 Orang
Saturday, 19 January 2019 00:39 WIB

Serangan bom truk bunuh diri di sebuah akademi kepolisian, Kamis (18/1) di Kolombia menewaskan sedikitnya 21 orang dan mencederai sedikitnya 68 orang. Presiden Kolombia Ivan Duque membatalkan pertemuan yang seharusnya dilaksanakan di bagian barat Kolombia dan bergegas kembali untuk mengunjungi loka...

Peluang Asteroid Hantam Bumi Makin Sering Dibandingkan Sebelumnya
Friday, 18 January 2019 20:05 WIB

Batu-batu raksasa dari angkasa luar berjatuhan dari langit lebih sering dibandingkan dulu, namun jangan khawatir. Dalam kurun waktu 290 juta tahun, asteroid berukuran besar lebih sering menghujam bumi hampir dua kali lebih sering dibandingkan dengan kurun waktu 700 juta tahun yang lalu, menurut seb...

Perunding Perdagangan China akan Kunjungi AS Akhir Januari
Friday, 18 January 2019 11:09 WIB

Wakil Perdana Menteri China Liu He akan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat akhir bulan ini untuk mengikuti babak ke-dua perundingan yang bertujuan menyelesaikan perang dagang yang tengah berlangsung antara kedua raksasa ekonomi dunia ini. Juru bicara Kementerian Perdagangan Gao Feng mengatakan...

Senat AS Menguatkan Pencabutan Sanksi atas Perusahaan Rusia
Friday, 18 January 2019 00:48 WIB

Senat Amerika, Rabu (16/1), dengan suara tipis mempertahankan keputusan pemerintahan Trump untuk mencabut sanksi-sanksi yang dikenakan atas tiga perusahaan yang terkait dengan Oleg Deripaska, orang kaya Rusia dan sekutu dekat Presiden Vladimir Putin. Sebelas orang senator partai Republik bergabung ...

Kepala EPA Sangsi Pemanasan Suhu Bumi adalah Krisis Hebat
Thursday, 17 January 2019 18:27 WIB

Kepala badan perlindungan lingkungan Amerika atau EPA yang ditunjuk Presiden Donald Trump mengatakan ia tidak percaya bahwa pemanasan suhu bumi adalah œkrisis yang paling hebat. Ketika memberikan pernyataan dalam sidang konfirmasinya di hadapan Senat, Rabu (16/1), Andrew Wheeler mengatakan, is...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.