Impor Minyak Mentah China Melebihi AS pada tahun 2017
Friday, 12 January 2018 11:32 WIB | GLOBAL |AmerikaGlobalchina

China melebihi AS sebagai pengimpor minyak terbesar tahun lalu karena kapasitas penyulingan baru dan pembeli independen mendorong permintaan.

Pengiriman inbound rata-rata sekitar 8,43 juta barel per hari pada 2017, naik sekitar 10 persen dari tahun sebelumnya, menurut perhitungan Bloomberg dengan menggunakan data General Administration of Customs yang dirilis pada hari Jumat.

Impor bisa melonjak 10 persen lagi tahun ini, menurut Riset BMI, karena negara tersebut berusaha mengimbangi penurunan output domestik dan regulator mengeksploitasi kuota minyak di luar negeri. China menaikkan penyisihan penggunaan minyak luar negeri oleh perusahaan non-negara bagian untuk 2018 sampai 63 persen, menurut Kementerian Perdagangan, sebuah keuntungan lebih lanjut untuk pembelian negara tersebut.

Daya beli minyak mentah negara tersebut meningkat pada tahun lalu dengan ekspansi di kilang Huizhou China National Offshore Oil Corp. dan peluncuran pabrik baru PetroChina Co. di Yunnan. Data hari Jumat menunjukkan pengguna energi terbesar di dunia mengimpor 420 juta metrik ton minyak mentah tahun lalu, naik 10,1 persen dari 2016.

Pengiriman ke luar negeri selain AS sekitar 7,9 juta barel per hari tahun lalu, menurut perhitungan Bloomberg dengan menggunakan data pemerintah mingguan. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Emir Qatar Lewatkan KTT Teluk di Arab Saudi
Monday, 10 December 2018 11:17 WIB

Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani tidak menghadiri KTT Teluk yang diselenggarakan oleh Arab Saudi, yang telah memimpin pemboikotan terhadap negara itu selama lebih dari satu tahun. Pemimpin-pemimpin lain dari enam negara Dewan Kerjasama Teluk yang datang, hari Minggu (9/12) menuruni tangga...

Pasca Kasus Huawei, AS Tetap Tegas Dalam Pembicaraan Dagang
Saturday, 8 December 2018 04:20 WIB

Gedung Putih akan meneruskan sikap keras dalam pembicaraan perdagangan antara Amerika dengan China, menyusul penahanan eksekutif Huawei, sebuah perusahaan telekomunikasi besar di China. Beberapa kalangan khawatir hal ini bisa menggagalkan kesepakatan penghentian pertikaian perdagangan selama 90 har...

Intelijen AS Tak Heran Korea Utara Tingkatkan Pangkalan Misil
Friday, 7 December 2018 20:21 WIB

Upaya-upaya Korea Utara untuk meningkatkan dan memperluas pangkalan misil jarak jauh, tidak mengherankan pejabat-pejabat intelijen AS, yang telah lama was-was pada janji-janji Korea Utara untuk melucuti senjata nuklirnya. Foto-foto baru dari satelit menunjukkan apa yang tampak sebagai perbaikan di ...

Perancis Kerahkan 65 Ribu Polisi untuk Cegah Kekerasan Baru
Friday, 7 December 2018 11:49 WIB

Perdana Menteri Perancis, Edouard Philippe mengatakan, lebih dari 65.000 polisi akan digelar untuk mencegah aksi-kekerasan lain semasa demonstrasi mendatang. Pengumuman itu diambil, meskipun keputusan Presiden Emmanuel Macron hari Rabu (5/12) untuk membatalkan kenaikan pajak BBM, yang telah memicu ...

Dua Pesawat Militer Amerika Bertubrukan dan Jatuh di Lepas Pantai Jepang
Thursday, 6 December 2018 17:54 WIB

Upaya SAR sedang berlangsung setelah dua pesawat militer Amerika bertubrukan di udara, dan jatuh di Samudra Pasifik di lepas pantai Jepang Kamis pagi, demikian kata Korps Marinir Amerika. Paling sedikit satu marinir berhasil diselamatkan oleh Pasukan Bela Diri Maritim Jepang. Juga lima anggota krew...

ANOTHER NEWS
Harga Emas Menguat Terhadap Dolar AS Yang Melemah
Monday, 10 December 2018 13:39 WIB Harga emas naik tipis pada hari Senin di Asia karena dolar AS jatuh. Emas berjangka untuk pengiriman Februari diComexdivision dari New YorkMercantileExchange diperdagangkan 0,2% lebih tinggi pada $ 1,254.75a troy ounce pada pukul 1: 24 AM ET (05:...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.