Enam Gempa Dalam Satu Jam Guncang Perbatasan Iran-Irak
Friday, 12 January 2018 04:10 WIB | GLOBAL |Global

Serangkaian enam gempa bumi dengan skala minimal 5 SR mengguncang sepanjang perbatasan Iran-Irak dan bahkan mengguncang Baghdad dan sebagian wilayah pedesaan Irak pada hari Kamis, menyerang di daerah yang sama seperti yang terlihat pada gempa di bulan November tahun lalu yang menewaskan lebih dari 530 orang. Tidak ada laporan langsung tentang korban terluka ataupun kerusakan.

Survei Geologi AS mengatakan lima dari enam gempa tersebut melanda dekat kota Mandali, Irak, diikuti oleh satu gempa yang melanda dekat Mehran di Iran barat. Semua terjadi satu jam satu jam mulai pukul 06.59 GMT.

Televisi pemerintah Iran mengatakan orang-orang bergegas ke jalan-jalan saat gempa terjadi. Di Baghdad, orang-orang merasakan sebuah gempa mengguncang ibu kota Irak, diikuti oleh apa yang terasa seperti gempa susulan.

Semua gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer (6 mil), menurut USGS. Gempa bumi pada skala 5 SR dapat menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Gempa tersebut juga sangat dangkal, yang menyebabkan guncangan tanah dan potensi kerusakan lebih banyak, terutama di tempat-tempat tanpa kode bangunan yang kuat.

Pihak berwenang Iran memberikan angka-angka yang sama untuk gempa tersebut di televisi pemerintah. Semua informasi tersebut merupakan awalan dan bisa berubah saat para ilmuwan memeriksa datanya.

Pada bulan November, sebuah gempa berskala 7,2 melanda wilayah yang sama, menewaskan lebih dari 530 orang dan melukai ribuan orang di Iran saja. Di Irak, sembilan orang tewas dan 550 terluka, semuanya berada di wilayah utara Kurdi, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Iran berada pada jalur patahan dan rentan terhadap gempa bumi. Pada tahun 2003, sebuah gempa berkekuatan 6,6 meratakan kota bersejarah Bam, menewaskan 26.000 orang.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Korsel Hati-hati Tanggapi Penangguhan Latihan Militer
Monday, 18 June 2018 21:09 WIB

Para pejabat di Seoul bereaksi dengan berhati-hati mengenai rencana penghentian latihan militer bersama Amerika-Korea Selatan. Tetapi seorang penasehat presiden yang berpengaruh memandang hal itu sebagai satu langkah penting dalam proses denuklirisasi Korea Utara yang sudah mulai terarah. Pengumuma...

Sedikitnya 3 tewas dalam gempa 6.1 skala Richter di Jepang
Monday, 18 June 2018 11:22 WIB

Associated Press melaporkan, gempa kuat di dekat Osaka, Jepang, Senin pagi menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai sedikitnya 41 orang, mengutip dari pemerintah setempat. Gempa berkekuatan 6,1 skala Richter melanda sekitar pukul 8 pagi, menyebabkan kerusakan sedang, meskipun beberapa bangunan d...

AS dapat mengenakan tarif terhadap China secepatnya pada Jumat
Thursday, 14 June 2018 11:05 WIB

Administrasi Trump, memperdalam serangan perdagangan globalnya, di mana mereka sedang mempersiapkan untuk memungut tarif pada puluhan miliar dolar barang-barang China dalam minggu mendatang, mungkin secepatnya pada hari Jumat - sebuah langkah yang kemungkinan akan memicu pembalasan berat dari Beijin...

Trump: Tidak Ada Lagi Ancaman Nuklir dari Korut
Thursday, 14 June 2018 03:48 WIB

Presiden AS Donald Trump, Rabu (13/6/2018), sepulang dari KTT dengan pemimpin Korea Utara di Singapura menyatakan "Tidak akan ada lagi ancaman nuklir dari Korea Utara." Dalam cuitannya di Twitter, Trump mengatakan, "Baru mendarat “sebuah perjalanan panjang, namun kini semua orang merasa lebih ama...

Rouhani: Butuh Tindakan untuk Selamatkan Perjanjian Nuklir
Wednesday, 13 June 2018 22:50 WIB

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan sulit bagi Iran untuk mempertahankan perjanjian nuklir 2015 yang ditandatanganinya dengan sejumlah negara besar, kalau Iran tidak mendapat keuntungan. Rouhani mengatakan kepada Presiden Perancis Emmanuelle Macron dalam percakapan telepon, Selasa (12/6/2018), ...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak AS Berakhir Naik untuk Mengembalikan Sebagian Kerugian Terakhir Mereka
Tuesday, 19 June 2018 01:58 WIB Harga minyak acuan AS berakhir lebih tinggi pada hari Senin, menutup kurang dari setengah dari apa yang hilang di sesi sebelumnya karena para pedagang mempertimbangkan ketegangan perdagangan antara AS dan China, dan melihat pada kemungkinan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.