Trump Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel
Thursday, 7 December 2017 11:36 WIB | GLOBAL |Global

"Hari ini akhirnya kami mengakui hal yang sudah jelas. Yerusalem adalah ibukota Israel. Pengakuan ini merupakan kenyataan. Ini sesuatu yang tepat dilakukan. Ini sesuatu yang harus dilakukan." Demikian pernyataan Presiden Donald Trump di Gedung Putih Rabu siang (6/12) ketika secara resmi mengakui bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel dalam pidatonya sepanjang 11 menit.

Trump menambahkan, "Kami tidak mengambil posisi dari masalah status akhir, termasuk batas-batas spesifik kedaulatan Israel di Yerusalem, atau resolusi perbatasan yang diperebutkan. Pertanyaan itu sampai ke pihak-pihak yang terlibat. "

Presiden meminta semua pihak untuk "mempertahankan status quo di tempat-tempat suci Yerusalem, termasuk Bukit Bait Suci, yang juga dikenal sebagai Haram al-Sharif. Yang terpenting, harapan terbesar kita adalah untuk perdamaian, dambaan universal dalam setiap jiwa manusia. "

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut keputusan tersebut sebagai "tonggak bersejarah." Dalam sebuah video Facebook, Netanyahu mengatakan bahwa "identitas historis dan nasional Israel menerima ungkapan-ungkapan penting setiap hari, terutama hari ini."

Namun Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan bahwa rencana Trump ini berarti sama aja dengan Amerika Serikat mencabut perannya sebagai mediator perdamaian. Pimpinan Hamas Ismail Haniyeh mengatakan, "Orang-orang Palestina kami yang berada di mana-mana tidak akan membiarkan persekongkolan ini begitu saja, dan pilihan mereka terbuka untuk membela tanah dan tempat-tempat suci mereka."

Sumber: voanews

RELATED NEWS

Uni Eropa Tak Dukung Seruan China untuk Melawan Proteksionisme Trump
Tuesday, 17 July 2018 11:34 WIB

Sementara Amerika Serikat meningkatkan ancaman perdagangan, hari Senin (16/7), China mengalami kemunduran terkait seruannya bagi kerja sama internasional untuk melawan apa yang mereka sebut kebijakan proteksionisme Presiden AS Donald Trump. Luca Jahier, Ketua Komite Ekonomi dan Sosial Eropa, mengat...

Trump Cap Rusia, China dan Eropa œMusuh
Monday, 16 July 2018 17:49 WIB

Presiden AS Donald Trump mencap Rusia, China dan Uni Eropa sebagai musuh Amerika Serikat, Namun Trump secara khusus menyerang sekutu-sekutu Amerika di Eropa dan menuduh mereka mengambil keuntungan dari Amerika lewat kesepakatan perdagangan. œSaya merasa kita punya banyak musuh, kata pemimpin A...

Perancis Boyong Piala Dunia, Bungkam Kroasia 4-2
Monday, 16 July 2018 07:29 WIB

Prancis memenangkan kejuaraan Piala Dunia keduanya, mengalahkan Kroasia 4-2 hari Minggu di Stadion Luzhniki Moskow Prancis memimpin 2-1 pada babak pertama, berkat gol bunuh diri dari Kroasia Mario Mandzukic, yang menyundul tendangan bebas ke gawang timnya sendiri, dan tendangan penalti Antoine Grie...

Latihan Bersama AL di Laut China Selatan, Perkuat Hubungan AS-Filipina
Saturday, 14 July 2018 02:10 WIB

Para analis menyatakan latihan militer bersama Angkatan Laut Filipina dan Amerika Serikat di Laut China Selatan merupakan indikasi bahwa Filipina semakin dekat dengan bekas penjajah sekaligus temannya itu setelah beberapa tahun mengupayakan hubungan yang lebih hangat dengan musuh Amerika dalam Peran...

Trump: Putin Bukan Teman, Bukan Juga Musuh
Friday, 13 July 2018 11:16 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin bukan teman bukan juga musuh, beberapa hari sebelum mereka bertemu di Helsinki. Kedua pemimpin dijadwalkan bertemu hari Senin (16/7), di mana Trump mengatakan akan membicarakan mengenai Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis, pelan...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong turun tajam pada jam istirahat perdagangan
Tuesday, 17 July 2018 11:40 WIB Bursa Hong Kong terperosok pada Selasa pagi, terseret oleh aksi jual besar di perusahaan-perusahaan energi sehari setelah harga minyak terpukul oleh kekhawatiran melimpahnya pasokan baru. Indeks Hang Seng kehilangan 1,00 persen, atau 284,81 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.