Biaya Epidemik Diabetes Capai $850 Miliar per Tahun
Tuesday, 14 November 2017 17:25 WIB | GLOBAL |Global

Jumlah penderita diabetes sudah bertambah tiga kali lipat sejak 2000, mengakibat biaya pengobatan penyakit itu naik hingga 850 miliar dolar per tahun, menurut para pakar, Selasa (14/11).

Sebagian besar penderita adalah pasien diabetes tipe 2, yang diakibatkan kegemukan dan kurang berolah raga. Epidemik diabetes menyebar dengan cepat khususnya di negara-negara yang lebih miskin karena masyarakat mulai mengadopsi diet-diet ala Barat dan gaya hidup perkotaan.

Angka perkiraan terbaru dari Federasi Diabetes Internasional artinya satu dari 11 orang dewasa di seluruh dunia menderita kondisi ini, yang terjadi ketika jumlah kandungan gula dalam darah terlalu tinggi.

Penderita diabetes saat ini berjumlah total 452 juta orang dan diperkirakan akan naik menjadi 693 juta orang pada 2045, jika tren ini berlanjut.

Harga tinggi yang harus dibayar untuk menangani penyakit ini, tercermin tidak hanya pada biaya obat-obatan, tetapi juga penanganan berbagai komplikasi seperti amputasi anggota badan dan masalah penglihatan.

Sumber: VOA

RELATED NEWS

Masjid di Mesir diserang saat salat Jumat, 235 meninggal, tak ada korban WNI
Saturday, 25 November 2017 01:30 WIB

Kelompok militan melakukan serangan di satu masjid di Sinai Utara, Mesir, hari Jumat (24/11) menewaskan setidaknya 235 orang, 120 orang lainnya mengalami luka-luka, kata stasiun televisi milik pemerintah. Dubes Republik Indonesia untuk Mesir, Helmy Fauzi, mengatakan dalam serangan tersebut tak ada ...

Hari Ini, Mnangagwa Dilantik Jadi Presiden Zimbabwe
Friday, 24 November 2017 18:07 WIB

Emmerson Mnangagwa, yang dipecat dari jabatan sebagai wakil presiden Zimbabwe pada 5 November, dilantik sebagai presiden Jumat siang, mengakhiri pemerintahan otoriter Robert Mugabe selama 37 tahun. Mnangagwa, yang dipecat ditengah-tengah pergulatan untuk menggantikan Mugabe dengan istri Mugabe, Gra...

Manfaat Kesehatan dalam Tiga Cangkir Kopi Sehari
Friday, 24 November 2017 11:08 WIB

Bagi penikmat kopi, minuman berkafein ini ternyata tidak sekedar mengusir kantuk. Para ilmuwan mengatakan, orang-orang yang mengonsumsi tiga hingga empat cangkir kopi sehari akan lebih cenderung mendapat banyak manfaat kesehatan, ketimbang kerugian. Dibandingkan mereka yang tidak minum kopi sama sek...

Pembom Bunuh Diri Tewaskan 8 di Afghanistan Timur
Friday, 24 November 2017 01:27 WIB

Sebuah ledakan bom bunuh diri hari Kamis (23/11) di bagian timur Afghanistan menewaskan sedikitnya 8 orang dan melukai 16 lainnya. Sejumlah pejabat mengatakan, ledakan di Jalalabad, ibukota propinsi Nangarhar, itu terjadi di tengah kerumunan orang di luar tempat kediaman seorang mantan komandan pol...

Politisi Hindu Tawarkan 1,5 Juta Dolar untuk Penggal Aktris Bollywood
Thursday, 23 November 2017 18:21 WIB

Seorang tokoh partai Bharatiya Janata, BJP, yang berkuasa di India menawarkan hadiah 1,5 juta dolar untuk siapapun yang memenggal kepala seorang aktris dan seorang sutradara Bollywood. Surajpal Singh Amu, anggota BJP di negara bagian Haryana, marah karena film Padmavati, yang dibintangi Deepika Pad...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong dan China Menguat Pasca sell-off (Review)
Saturday, 25 November 2017 06:00 WIB Saham Hong Kong kembali menguat pada hari Jumat dari kerugian hari sebelumnya, sementara saham Shanghai naik tipis setelah penurunan tajam, namun para pedagang tetap mengawasi tindakan keras China terhadap investasi spekulatif. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.