Pendapatan Keluarga AS Naik, Kemiskinan Menurun
Wednesday, 13 September 2017 10:30 WIB | GLOBAL |AmerikaEkonomi ASWarga AS,

Di Amerika Serikat, pendapatan keluarga bertambah, tingkat kemiskinan menurun, dan jumlah orang yang tercakup dalam asuransi kesehatan telah meningkat.

Pakar di Biro Sensus menerbitkan data itu hari Selasa (12/9), dan menunjukkan pendapatan rata-rata rumah tangga naik 3,2 persen antara tahun 2015 dan 2016 mencapai $ 59,039. Ini adalah kenaikan kedua dalam dua tahun. "rata-rata" berarti setengah populasi berpenghasilan lebih banyak, setengah lainnya lebih sedikit.

Tingkat kemiskinan turun menjadi 12,7 persen, artinya jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan resmi berkurang dua setengah juta. Walaupun menunjukkan perbaikan, masih ada 40,6 juta orang Amerika hidup dalam kemiskinan.

Definisi kemiskinan menurut pemerintah adalah pendapatan di bawah $ 24.563 untuk keluarga beranggota empat orang.

Kesenjangan antara pendapatan perempuan dan laki-laki sedikit menyempit tahun 2016. perempuan sekarang menghasilkan lebih dari 80 sen untuk setiap satu dolar yang dapat diperoleh laki-laki.

Di antara banyak kelompok etnis di Amerika Serikat, orang Asia memiliki pendapatan keluarga rata-rata tertinggi, sedikit berubah dari tahun sebelumnya ($ 81.431). Pendapatan naik sedikit untuk keluarga kulit putih non-Hispanik ($ 65.041), Hispanik ($ 47,675), dan keluarga kulit hitam ($ 39,490),

Persentase orang Amerika yang tidak memiliki asuransi kesehatan turun 0,3 persen menjadi 8,8 persen. Agak membaik, tapi masih menyisakan 28,1 juta orang tanpa asuransi kesehatan.

 

Sumber: VOA news

RELATED NEWS

Trump Bertekad Tingkatkan Keamanan Sekolah
Friday, 16 February 2018 11:36 WIB

Presiden Amerika Donald Trump hari Kamis (15/2) bertekad "mengatasi masalah kesehatan jiwa yang sulit," dan menjadikan keamanan sekolah "prioritas utama." Tetapi ia membuat pendukung pengendalian senjata api frustrasi karena tidak menyebut masalah itu dalam pidato tanggapannya atas pembunuhan massal...

Menlu Belanda Mundur Setelah Akui Berbohong
Thursday, 15 February 2018 10:04 WIB

Menteri Luar Negeri Belanda Halbe Zijlstra mengundurkan diri, Selasa (13/2), setelah mengakui bahwa ia berbohong soal menghadiri pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun 2006. Di hadapan sejumlah anggota parlemen, Zijlstra mengatakan, ia mundur karena kredibilitasnya sebagai menter...

Kesalahan Pilot Diduga Penyebab Jatuhnya Pesawat Rusia
Thursday, 15 February 2018 04:26 WIB

Kesalahan pilot dan kerusakan sensor diduga menjadi penyebab kecelakaan pesawat jet penumpang di dekat Moscow, Minggu (11/2), yang menewaskan semua 71 penumpang, kata para penyelidik. Setelah mempelajari alat perekam data penerbangan pesawat dengan nomor penerbangan AN-148, Komite Penerbangan, Inte...

Assange Gagal Batalkan Surat Penangkapan Inggris
Wednesday, 14 February 2018 11:19 WIB

Pendiri WikiLeaks Julian Assange hari Selasa (13/2) gagal membatalkan surat penangkapan dari Inggris terhadapnya, yang diharapkan akan membebaskan dirinya dari upaya mengasingkan diri di Kedutaan Besar Ekuador di London. Hakim pengadilan Inggris Emma Arbuthnot menolak argumen pengacara Assange bahw...

Kapal Kargo Diluncurkan ke ISS Setelah 2 Hari Tertunda
Wednesday, 14 February 2018 02:33 WIB

Sebuah pesawat antariksa tanpa awak milik Rusia telah lepas landas menuju Stasiun Antariksa Internasional, dua hari setelah jadwal semula dibatalkan. Kapsul antariksa itu ˜Progress™ membawa tiga ton pangan, BBM dan sejumlah pasokan lainnya. Kapsul itu masuk ke orbit delapan menit setelah lepas ...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Flat Di Tengah Kehati-hatian Investor
Friday, 16 February 2018 22:36 WIB Saham Wall Street Flat pada awal perdagangan Jumat ini, memangkas kenaikan lima hari beruntunnya ditengah-tengah kehati-hatian investor paska volatilitas ekuitas bulan ini. Sekitar 15 menit perdagangan dibuka, Dow Jones Industrial Average naik 0,1...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.