DK PBB Akan Langsungkan Voting Soal Sanksi Terhadap Korut
Tuesday, 12 September 2017 02:26 WIB | GLOBAL |Global

Dewan Keamanan PBB akan memperdebatkan sebuah resolusi yang akan memberlakukan sanksi-sanksi ekonomi baru terhadap Korea Utara sebagai tanggapan terhadap program nuklir dan uji misilnya yang berlanjut.

Resolusi terbaru itu dirancang oleh AS sebagai tanggapan terhadap uji nujlir bawah tanah keenam Pyongyang tanggal 3 September lalu, yang diyakini bom hidrogen pertama rezim tersebut. Rancangan awal resolusi itu menuntut embargo minyak dan gas alam terhadap Korea Utara, selain pembekuan seluruh aset pemimpin Kim Jong-un dan pemerintahnya di luar negeri.

Para diplomat mengatakan, rancangan hasil revisinya yang akan diperkenalkan Senin (11/9) memodifikasi larangan pengiriman minyak dan gas, dan menghapus pembekuan aset Kim Jong-un. Versi baru itu dirancang setelah terjadi perundingan keras dengan Rusia dan China, yang memiliki hak veto di Dewan Keamanan.

Rancangan baru mempertahankan larangan ekspor tekstil yang sudah tercantum dalam versi awal.

Korea Utara, sebelumnya Senin (11/9), mengingatkan bahwa Amerika akan sangat merugikan Dewan Keamanan PBB menyetujui lebih banyak sanksi terhadap negara itu.

œDunia akan menyaksikan bagaimana Republik Rakyat Korea Utara menjinakkan gangster Amerika dengan melakukan serangkaian tindakan yang lebih keras daripada yang pernah mereka bayangkan, ujar seorang juru bicara resmi di Pyongyang.

Pemerintah Trump mengatakan sedang mempertimbangkan semua opsi untuk menangani Korea Utara, termasuk tanggapan militer. Presiden memperingatkan bahwa ancaman Korea Utara terhadap Amerika atau sekutu-sekutunya akan ditanggapi secara keras.

 

Source: VOA

RELATED NEWS

Hak Paten ke 10 Juta Dikeluarkan di Amerika
Wednesday, 20 June 2018 19:10 WIB

Kantor Paten dan Merk Dagang Amerika hari ini mengeluarkan hak paten yang ke-10 juta, sejak dimulainya usaha untuk mengakui penemuan-penemuan yang penting hampir 228 tahun lalu. Hak paten yang paling baru itu diberikan kepada perusahaan Raytheon Company, kontraktor Departemen Pertahanan Amerika. Ra...

Pemimpin Korut Kim Jong Un Lakukan Kunjungan Resmi ke China
Wednesday, 20 June 2018 10:41 WIB

Presiden China Xi Jingping telah menyambut pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada hari pertama kunjungan dua hari Kim ke Beijing, di mana dia diperkirakan akan membahas KTT yang diadakannya minggu lalu dengan Presiden AS Donald Trump. Televisi pemerintah menunjukkan Xi menyambut Kim di Balai Besar R...

China Peringatkan akan Balas Tarif Impor Tambahan AS
Tuesday, 19 June 2018 20:46 WIB

China hari Selasa (19/6) mengatakan akan mengambil tindakan pembalasan yang tepat jika Amerika Serikat meneruskan rencana untuk mengenakan tarif tambahan terhadap barang-barang dari China. Presiden Amerika Donald Trump mengumumkan hari Senin (18/6) bahwa dia telah meminta kantor Perwakilan Perdagan...

Xiaomi akan Memulai Debut Pertama di Hong Kong Setelah Menunda IPO di Shanghai
Tuesday, 19 June 2018 10:01 WIB

Xiaomi Corp. telah memutuskan penawaran umum perdana di Hong Kong sebelum didaftarkan di Shanghai, mengulang kembali porsi kunci dari salah satu debut pasar saham yang paling dinanti tahun ini. Pembuat smartphone ini bertujuan untuk mendaftar di bekas koloni Inggris sebelum melayangkan Penerimaan D...

WHO Masukkan 'Kecanduan Game' dalam Klasifikasi Penyakit Internasional Baru
Tuesday, 19 June 2018 09:11 WIB

Untuk kali pertama, Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO) menambahkan gangguan akibat bermain game ke bagian Gangguan Mental dan Adiktif dalam Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD) baru. ICD menyediakan data mengenai penyebab ribuan penyakit, cedera dan kematian di seluruh dunia dan informasi menge...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong menguat saat dibuka pada Kamis ini
Thursday, 21 June 2018 09:14 WIB Bursa Saham Hong Kong naik sedikit di beberapa menit pertama perdagangan dibuka pada Kamis ini karena pasar stabil setelah ketegangan yang terlihat pada awal pekan ini, meskipun investor tetap di atas kemungkinan perang perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.