Lowe, RBA: Pelonggaran Moneter Lebih Lanjut Mungkin Diperlukan
Tuesday, 24 September 2019 17:33 WIB | FISCAL & MONETARY |RBA

Dalam pidatonya yang bertajuk 'An Economic Update' kepada Ruangan Bisnis Armidale, Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Philip Lowe menegaskan bahwa pelonggaran moneter lebih lanjut mungkin diperlukan.

"Dewan siap untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung pertumbuhan, lapangan kerja, tujuan inflasi," kata Lowe menjelang pertemuan kebijakan moneter minggu depan. "Kemungkinan jangka panjang suku bunga rendah akan diperlukan di Australia."

Dengan reaksi awal terhadap komentar Lowe, pasangan AUD/USD memperoleh daya tarik dan bertahan naik 0,4% pada hari ini di 0,6800. Di bawah ini adalah beberapa kesimpulan kunci tambahan, per Reuters.

"Tidak bisa mengabaikan pergeseran struktural dalam suku bunga global. Jika kita memang berusaha mengabaikan pergeseran ini, nilai tukar kita akan terapresiasi."

"Ketidakpastian global, konsumsi rumah tangga yang lemah, rekor kekeringan berkontribusi pada perlambatan pertumbuhan Australia."

"Titik balik yang lembut untuk ekonomi sekarang telah tercapai, kekuatan dan daya tahan kenaikan masih harus dilihat."

"Mengharapkan kenaikan moderat dalam pertumbuhan ekonomi di kuartal mendatang dipimpin oleh tingkat rendah, pemotongan pajak, AUD yang lebih lemah, pengeluaran pemerintah."

"Tingkat pertumbuhan lapangan kerja yang kuat dapat dipertahankan tanpa inflasi menjadi masalah."

"Risiko terhadap ekonomi global yang ditandai dengan penurunan yang dipimpin oleh ketidakpastian geopolitik."

"Perdagangan China-AS, teknologi membantah risiko global yang paling menonjol."

"Kekeringan merusak pendapatan pertanian, konsumsi dan pada gilirannya ekonomi secara keseluruhan."

"Koreksi harga rumah telah mempengaruhi pengeluaran rumah tangga, konstruksi perumahan."

"Terlepas dari faktor-faktor ini, bagian dari perlambatan ekonomi Australia tetap tidak dapat dijelaskan."

"Berupaya untuk memahami perbedaan antara pertumbuhan pengangguran yang kuat, pertumbuhan output yang lemah."

"Inflasi diperkirakan akan meningkat, tetapi tetap di bawah titik tengah kisaran target 2-3% untuk beberapa waktu mendatang."

"Pertumbuhan upah rendah salah satu faktor yang berkontribusi pada hasil inflasi yang lemah."

"Koreksi harga rumah, pertumbuhan sewa yang lambat, upaya pemerintah untuk meringankan tekanan biaya hidup dari faktor-faktor lain."

"Faktor fundamental jangka panjang bagi perekonomian Australia tetap kuat, tantangannya adalah memanfaatkannya."

Sumber : Fxstreet

RELATED NEWS

PM Jepang Abe: Ingin Anggaran Ekstra Untuk Membantu Pemulihan Ekonomi
Tuesday, 12 November 2019 11:40 WIB

Komentar baru PM Jepang Shinzo Abe, saat ia menyatakan perlunya anggaran tambahan untuk membantu pemulihan ekonomi. Tidak ada yang dilaporkan lebih lanjut tentang hal yang tersebut. Pekan lalu, PM Jepang Abe akan menginstruksikan menteri untuk menyusun paket stimulus - NHK. Sementara itu, Menteri ...

RBA Melihat Pemulihan Moderat Tetap Ada, Tapi Tidak Ada Kenaikan Pertumbuhan-Upah
Friday, 8 November 2019 07:58 WIB

Bank sentral Australia mempertahankan setengah pandangannya, memperkuat bahwa ekonomi telah muncul dari soft patch-nya, sementara memperkirakan tidak ada percepatan dalam pertumbuhan upah dan inflasi inti hampir tidak mencapai bagian bawah targetnya. Dalam pembaruan triwulanan dari prospek ekonomi ...

Carney: Kekhawatiran Perdagangan Dapat Kurangi Kapasitas Dan Pertumbuhan Pasokan Global
Thursday, 7 November 2019 21:06 WIB

Menyusul keputusan Bank of England untuk mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah di 0,75%, Gubernur Mark Carney menyampaikan sambutannya tentang prospek kebijakan moneter dalam konferensi pers dengan kutipan utama, melalui Reuters, dapat ditemukan di bawah ini. "Seiring waktu kekhawatiran...

Bank of England Tidak Ubah Suku Bunga Di 0,75% Pada November Sesuai Perkiraan
Thursday, 7 November 2019 19:14 WIB

Dalam keputusan yang sudah diperkirakan secara luas, Komite Kebijakan Moneter Bank of England (BOE) mempertahankan suku bunga kebijakan tidak berubah di angka 0,75% dengan suara bulat. Fasilitas pembelian aset juga tetap stabil di angka €435 miliar. Pada catatan dovish, 2 anggota Komite Kebijakan...

Australia Pertahankan Suku Bunga Acuannya Tidak Berubah
Tuesday, 5 November 2019 10:50 WIB

Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Selasa, berspekulasi bahwa kenaikan harga properti akan meningkatkan kekayaan dan kepercayaan rumah tangga dan membuat konsumen lebih bersedia untuk membelanjakan uang tunai mereka. Kepala Reserve Bank Philip Lowe dan dewannya meninggalkan...

ANOTHER NEWS
Emas Naik Dari Tiga Bulan Terendah Terkait Ancaman Tarif Trump
Wednesday, 13 November 2019 09:24 WIB Emas naik dari level terendah tiga bulan karena investor mengkaji komentar terbaru Presiden Donald Trump pada kesepakatan perdagangan AS-China dengan peningkatan umum dalam selera risiko. Hrag emas spot + 0,2% menjadi $1,458.50 / oz pada jam 9:38...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.