Dewan Bank Sentral Australia Membahas Kebijakan Tidak Konvensional pada Pertemuan Agustus
Tuesday, 20 August 2019 09:04 WIB | FISCAL & MONETARY |RBABank Sentral Australia,

Bank sentral Australia membahas kebijakan moneter yang tidak konvensional, termasuk suku bunga negatif, pada pertemuan dewan bulan Agustus ketika meninggalkan pintu terbuka untuk pelonggaran lebih lanjut karena telah menurunkan suku bunga dua kali menjadi 1%.

Risalah pertemuan Reserve Bank of Australia (RBA) pada 6 Agustus lalu menunjukkan bahwa mereka akan mempertimbangkan pemotongan suku bunga lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan mencapai target inflasi 2% hingga 3%.

RBA meninggalkan suku bunga di posisi terendah sepanjang masa pada awal bulan ini setelah berkurang seperempat poin di bulan Juni dan Juli.

Pasar keuangan sepenuhnya dihargai untuk pemotongan suku bunga lain hingga 0,75% pada akhir tahun, dan menjadi 0,5% pada Februari.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters sebelum pertemuan Agustus memperkirakan pemotongan ketiga akan dilakukan pada bulan November.

RBA bungkam tentang waktu langkah selanjutnya, hanya mengatakan bahwa ia akan mempertimbangkan pelonggaran lebih lanjut "jika akumulasi bukti tambahan menyarankan ini diperlukan" untuk mendukung target pertumbuhan dan inflasi. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Lagarde ECB: Kita Menghadapi Lingkungan Global yang Ditandai dengan Ketidakpastian
Friday, 22 November 2019 15:58 WIB

Saat menyampaikan pidato penting di Kongres Perbankan Eropa, di Frankfurt, pada hari Jumat, Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) yang baru mengatakan: "Kami menghadapi lingkungan global yang ditandai oleh ketidakpastian". Dua tantangan utama dalam ekonomi global saat ini, yang pertama berkaitan dengan...

Risalah Pertemuan Fed Menunjukkan Kekhawatiran Tentang Ekonomi Sedikit Berkurang
Thursday, 21 November 2019 02:24 WIB

Pejabat Federal Reserve lebih optimis tentang ekonomi pada akhir Oktober tidak seperti enam minggu sebelumnya, menurut risalah diskusi kebijakan mereka yang dirilis pada Rabu ini. Pejabat "umumnya memandang prospek ekonomi sebagai langkah positif," risalah tersebut mengatakan. "Ketidakpastian yang...

RBA: Dewan Siap Untuk Melonggarkan Kebijakan Lebih Lanjut Jika Diperlukan
Tuesday, 19 November 2019 07:55 WIB

Risalah dari Dewan RBA 5 November telah dirilis yang menunjukkan RBA memiliki bias pelonggaran. AUD/USD lebih rendah setelah berita acara, turun -0,20% pada saat penulisan. Dewan bersiap untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut jika diperlukan dan hal tersebut dapat dibuat untuk penurunan suku bun...

Kesaksian Ketua FOMC Powell: Prospek Dasar Untuk Ekonomi AS Tetap Baik
Wednesday, 13 November 2019 23:14 WIB

Dalam sambutan yang sebelumnya disiapkan untuk disampaikan ke Komite Ekonomi Gabungan Kongres pada hari Rabu, Jerome Powell, Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System, akan menegaskan kembali bahwa prospek dasar untuk ekonomi AS tetap baik dan mengatakan bahwa kebijakan moneter kemungkinan besar a...

PM Jepang Abe: Ingin Anggaran Ekstra Untuk Membantu Pemulihan Ekonomi
Tuesday, 12 November 2019 11:40 WIB

Komentar baru PM Jepang Shinzo Abe, saat ia menyatakan perlunya anggaran tambahan untuk membantu pemulihan ekonomi. Tidak ada yang dilaporkan lebih lanjut tentang hal yang tersebut. Pekan lalu, PM Jepang Abe akan menginstruksikan menteri untuk menyusun paket stimulus - NHK. Sementara itu, Menteri ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Pekan Ini Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 23 November 2019 04:24 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sulit dengan catatan positif pada Jumat ini tetapi investor tetap khawatir mengenai dampak pada ekonomi lokal serta pembicaraan seputar perdagangan dari undang-undang anggota parlemen AS yang mendukung...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.