RBA merilis Pernyataan Kuartalan tentang Kebijakan Moneter: Mengulangi dovishness yang sama
Friday, 9 August 2019 08:55 WIB | FISCAL & MONETARY |RBA

Reserve Bank of Australia telah merilis Pernyataan kuartalan tentang Kebijakan Moneter. Ini mengikuti penahanan suku bunga baru-baru ini dan pernyataan singkat yang menunjukkan perubahan yang cukup sederhana dibandingkan dengan bulan Mei. "Skenario utama" RBA adalah untuk ekonomi Australia tumbuh sekitar 2½ persen selama 2019 dan 2¾ persen pada 2020. "Inflasi diperkirakan akan memakan waktu lebih lama untuk kembali ke target," sedikit di bawah 2 persen selama 2020 dan sedikit di atas 2 persen selama 2021, "analis di Westpac menjelaskan.

"Ekonomi Australia telah menavigasi periode pertumbuhan yang lambat, dengan pertumbuhan pendapatan rumah tangga yang lemah membebani pengeluaran konsumsi. Sebaliknya, pertumbuhan lapangan kerja telah kuat. Respons pasokan tenaga kerja bahkan lebih kuat, membawa tingkat partisipasi ke rekor Meskipun pertumbuhan lapangan kerja yang kuat, tingkat pengangguran telah meningkat menjadi 5,2 persen, menetap selama tiga bulan.Tekanan inflasi domestik tetap lemah.Inflasi terkait perumahan telah sangat lembut akhir-akhir ini, menambah efek berkelanjutan dari kapasitas cadangan di pasar tenaga kerja dan pertumbuhan lambat yang dihasilkan dalam biaya tenaga kerja. "

Terlihat GDP 2019 di 2,5%, Desember 2020 di 2,75% dan Juni 2021 di 3,0%. Terlihat Desember 2019 di 1,5%, Desember 2020 di 1,75%, dan Desember 2021 di 2,0%. Dewan siap untuk melonggarkan kebijakan jika diperlukan, mengawasi pasar tenaga kerja dengan cermat. Masuk akal untuk mengharapkan periode panjang suku bunga rendah. Risiko jangka pendek untuk pertumbuhan ekonomi lebih ke downside. RBA melihat inflasi mendasar pada 1,5% Des 2019, 1,75% Desember 2020, 2% untuk Juni 2021 dan Des 2021.

Pernyataan Kebijakan Moneter RBA yang dikeluarkan oleh Reserve Bank of Australia meninjau kondisi ekonomi dan keuangan, menentukan sikap kebijakan moneter yang tepat dan menilai risiko terhadap sasaran jangka panjangnya yaitu stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ini dianggap sebagai panduan yang jelas untuk kebijakan suku bunga RBA di masa depan. Setiap perubahan dalam laporan ini memengaruhi volatilitas AUD. Jika pernyataan RBA menunjukkan prospek hawkish, yang dipandang sebagai positif (atau bullish) untuk AUD, sementara prospek dovish dipandang sebagai negatvie (atau bearish). (Tgh)

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Pejabat Fed lebih optimis akan prospek ekonomi tahun ini
Thursday, 20 February 2020 02:35 WIB

Pejabat Federal Reserve dan staf bank sentral mengatakan ekonomi AS tampak lebih kuat pada akhir Januari dari yang yang harapkan, menurut risalah pertemuan akhir Januari yang dirilis Rabu. Risiko terhadap prospek lebih menguntungkan daripada yang muncul pada pertemuan mereka pada pertengahan Desemb...

RBA Meninjau Kasus untuk Memangkas Suku Bunga Lebih Lanjut, Khawatir tentang Peminjaman
Tuesday, 18 February 2020 08:02 WIB

Bank sentral Australia meninjau kembali kasus untuk penurunan suku bunga lebih lanjut, tetapi memutuskan untuk tidak mendorong pinjaman tambahan saat harga rumah naik, risalah dari pertemuan 4 Februari di Sydney menunjukkan. RBA juga memperkirakan wabah virus Corona untuk "mengurangi pertumbuhan ek...

Jerome Powell: Siap menggunakan QE, panduan 'agresif' dalam penurunan, USD stabil
Wednesday, 12 February 2020 22:41 WIB

Jerome Powell, Ketua Federal Reserve, mengatakan bahwa bank siap menggunakan Quantitative Easing (QE) dan juga meneruskan panduan "secara agresif" dalam penurunan. Powell bersaksi di hadapan Komite Perbankan Senat di Washington. Dolar AS telah naik tipis di ditengah imbal hasil obligasi yang lebih ...

Carney : Tingkat Suku Bunga Rendah Menambah Kapasitas Fiskal Pemerintah
Tuesday, 11 February 2020 23:02 WIB

Tingkat suku bunga yang rendah menambah kebijakan fiskal pemerintah, Gubernur Bank of England (BoE) Mark Carney mengatakan pada hari Selasa dalam pidatonya di depan Komite Urusan Ekonomi. "Tingkat suku bunga yang rendah memberikan tekanan pada margin bank Inggris tetapi harus tetap dalam perspektif,...

Lagarde: Inflasi Masih Agak Jauh Di Bawah Tujuan Jangka Menengah Kami
Tuesday, 11 February 2020 21:25 WIB

Momentum pertumbuhan kawasan euro telah melambat sejak 2018 karena ketidakpastian global dan perdagangan internasional yang lebih lemah, kata Presiden  European Central Bank (ECB) Christine Lagarde dalam sambutan yang sebelumnya sudah disiapkan di sesi pleno Parlemen Eropa. "Pertumbuhan yang m...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.