ECB Memperkuat Stimulus untuk Meningkatkan Wilayah Eropa Di Tengah Kemerosotan Inflasi
Thursday, 6 June 2019 19:15 WIB | FISCAL & MONETARY | ECBMoneterMonetary

Bank Sentral Eropa meningkatkan dukungan untuk ekonomi di kawasan Eropa dengan memperluas janjinya untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah, sementara juga mencapai kesepakatan tentang cara menanamkan kreditor dengan uang tunai yang lebih murah.

Dewan Pemerintahan, yang bertemu di Vilnius, saat ini mengharapkan biaya pinjaman tetap ditahan setidaknya sampai paruh pertama tahun 2020, atau enam bulan lebih lama dari sebelumnya. Biaya pinjaman bank jangka panjang dapat turun serendah suku bunga deposito, saat ini minus 0,4%, ditambah 0,1 poin persentase.

Euro diperdagangkan 0,4% lebih tinggi ke level $ 1,1260 pada pukul 01:54 malam waktu Frankfurt. Sementara imbal hasil obligasi Jerman naik.

Langkah ECB menggemakan dovish disebabkan oleh bank sentral di tempat lain karena ekonomi global diterpa oleh ketegangan perdagangan. Australia memangkas suku bunga pada hari Selasa untuk pertama kalinya dalam tiga tahun, Federal Reserve AS telah mengisyaratkan keterbukaan untuk pelonggaran jika perlu, dan Bank of Japan mungkin menambah stimulus. India mengurangi suku bunga utamanya pada hari Kamis dan mengubah pendiriannya menjadi akomodatif.

Presiden Mario Draghi akan mengadakan konferensi pers pada pukul 03.30 malam waktu Vilnius untuk mempresentasikan prakiraan ekonomi terbaru dan menguraikan diskusi Dewan Pemerintahan.

Para pembuat kebijakan juga menyetujui persyaratan untuk babak baru pinjaman jangka panjang ke bank, yang akan ditawarkan mulai bulan September mendatang. Pinjaman jangka panjang kepada bank pada awalnya akan diberi harga pada tingkat refinancing utama ditambah 0,1 poin persentase, tetapi dapat turun lebih rendah jika bank memenuhi kuota pinjaman, menurut pernyataan tersebut.

Tindakan ECB mungkin merupakan terakhir disimpan oleh Draghi, yang akan pensiun pada bulan Oktober. Keputusan penggantinya belum muncul dari tawar-menawar di kalangan politisi Eropa.

Data ekonomi zona Eropa baru-baru ini telah beragam, dan dalam beberapa kasus sinyal perlambatan mungkin bottoming out. Angka pada Kamis pagi menunjukkan pesanan pabrik Jerman naik untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan April, dan PDB zona Eropa dikonfirmasi cukup kuat pada kuartal pertama, dipimpin oleh investasi dan pengeluaran rumah tangga.

Namun, inflasi melemah dan ekspektasi inflasi berbasis pasar berada pada titik terendah sejak 2016 silam. Sebelum pertemuan hari Kamis, investor spekulasi pada penurunan suku bunga deposito tahun depan, dan beberapa ekonom menyarankan QE dapat dimulai kembali. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Christine Lagarde: Pemulihan ekonomi akan menjadi masalah yang rumit
Friday, 26 June 2020 15:19 WIB

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde, saat memberikan presentasi pada Pertemuan Online Tingkat Tinggi yang diselenggarakan oleh Konvensi Para Pemimpin Bisnis Eropa, mengatakan bahwa kita mungkin telah melewati titik terendah krisis. Kutipan tambahan: Masih berhati-hati karena gelomba...

Bank of England Tingkatkan Perlawanan Terhadap Virus Dengan Peningkatan Pembelian Obligasi
Thursday, 18 June 2020 18:35 WIB

Bank of England mengintensifkan reaksinya terhadap dampak dari virus corona dengan memperluas program pembelian obligasi, mengambil langkah lain dalam perjuangan berat untuk mengangkat ekonomi keluar dari resesi terburuk dalam berabad-abad. Pembuat kebijakan yang dipimpin oleh Gubernur Andrew Baile...

SNB Berfokus pada Intervensi Franc Dengan Suku Bunga Tidak Berubah
Thursday, 18 June 2020 14:48 WIB

Swiss National Bank mengatakan intervensi valuta asing yang agresif tetap menjadi alat utama untuk mendorong kembali terhadap apresiasi dalam franc yang disebabkan oleh pandemi coronavirus. Menjaga suku bunga tidak berubah, kepala SNB Thomas Jordan menegaskan bahwa mata uang itu "sangat dihargai," ...

Fed Powell : Bantuan Pemerintah Yang Lebih Banyak Untuk Meningkatkan Ekonomi
Thursday, 18 June 2020 03:26 WIB

Ekonomi AS mulai pulih dari posisi terburuknya akibat krisis coronavirus, tetapi dengan sekitar 25 juta orang Amerika terlantar dari pekerjaan dan pandemi yang sedang berlangsung, itu akan membutuhkan lebih banyak bantuan, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan kepada anggota parlemen pada h...

Ketua Fed Powell Mengatakan Pasar Kerja yang Kuat Dapat Mengurangi Ketidaksetaraan Rasial AS
Tuesday, 16 June 2020 23:19 WIB

Cara terbaik Federal Reserve dapat membantu mengurangi ketidaksetaraan rasial adalah mengembalikan pasar tenaga kerja AS menuju kekuatan pra-koronavirus, kata Ketua Fed Jerome Powell pada hari Selasa, saat ia menghindari pertanyaan tentang apakah Fed sendiri berkontribusi terhadap masalah tersebut. ...

ANOTHER NEWS
Wall St Melonjak saat Dibuka seiring Data Pertumbuhan Pekerjaan AS Membaik
Thursday, 2 July 2020 20:47 WIB Indeks utama Wall Street dibuka lebih tinggi pada hari Kamis, dengan Nasdaq mencapai rekor tertinggi, karena data menunjukkan ekonomi AS menambahkan pekerjaan pada rekor tercepat pada Juni, memperkuat harapan reboundnya ekonomi pasca-pandemi. Dow...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.