BOJ Menetapkan Kebijakan Tidak Berubah Setelah Fed Meningkatkan Outlook
Thursday, 20 December 2018 10:12 WIB | FISCAL & MONETARY |Bank of JapanBOJ

Bank of Japan (BoJ) meninggalkan pengaturan stimulusnya tidak berubah pada pertemuan kebijakan terakhir tahun ini, karena risiko terhadap inflasi meningkat dan hanya beberapa jam setelah Federal Reserve mengisyaratkan tingkat sedikit lebih dovish di depan.

BOJ meninggalkan program kontrol kurva imbal hasil dan pembelian aset tidak berubah, kata bank sentral dalam sebuah pernyataan hari Kamis, hasil diprediksi oleh semua 49 ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Gubernur Haruhiko Kuroda menghadapi lingkungan yang memburuk dengan inflasi hanya setengah dari target 2 persen BOJ. Dengan penurunan harga minyak, para ekonom melihatnya turun menuju nol di tahun depan. Perlambatan pertumbuhan di Tiongkok, perang dagang AS-China, dan Brexit yang mengganggu semuanya dapat menekan ekonomi Jepang yang bergantung pada ekspor, yang telah mengalami kontraksi dalam dua dari tiga kuartal terakhir.

Kuroda memiliki konferensi pers yang dijadwalkan pukul 15:30 waktu Tokyo. Meskipun ia mungkin mencatat risiko global yang meningkat, ia harus mencapai keseimbangan. Membunyikan alarm dapat mendorong panggilan di antara beberapa pembuat kebijakan untuk stimulus tambahan, dan BOJ diperkirakan memiliki beberapa opsi yang tersisa.

Risiko tercermin di pasar keuangan. Indeks saham Topix Jepang mencapai 18 bulan terendah pada hari Rabu, sementara imbal hasil obligasi 10-tahun minggu ini turun menjadi 0,01 persen, yang terendah sejak September 2017.

Sementara beberapa pejabat BOJ dikatakan baik-baik saja dengan imbal hasil mencapai nol persen atau di bawah, hasil di bawah nol untuk periode yang diperpanjang akan sekali lagi meningkatkan kekhawatiran tentang keuntungan di bank-bank Jepang. Profitabilitas bank yang tergerus adalah alasan utama BOJ memperkenalkan kontrol kurva imbal hasil pada tahun 2016. (knc)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Draghi : Ekonomi Lebih Lemah Dari yang Diperkirakan Ditengah Ketidakpastian Global
Tuesday, 15 January 2019 23:46 WIB

Data ekonomi yang lemah menggarisbawahi perlunya stimulus Bank Sentral Eropa yang berkelanjutan, menurut Presiden Mario Draghi. "Perkembangan ekonomi baru-baru ini lebih lemah dari yang diharapkan dan ketidakpastian, terutama terkait dengan faktor global, tetap menonjol," Draghi mengatakan kepada a...

Powell Mengatakan Fed Menunggu dan Melihat Dengan Kesabaran Tentang Suku Bunga
Friday, 11 January 2019 04:06 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS dapat bersabar sebelum menyesuaikan kenaikan suku bunga selanjutnya karena menunggu untuk melihat bagaimana risiko global yang berdampak pada ekonomi domestik. "Kami berada di tempat di mana kami bisa sabar dan fleksibel dan menunggu da...

Risalah Fed: Beberapa Anggota Menentang Kenaikan Suku Bunga di Desember
Thursday, 10 January 2019 02:11 WIB

Beberapa pejabat Federal Reserve menginginkan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan pada Desember di tengah kenaikan volatilitas pasar keuangan, menurut risalah pertemuan kebijakan Desember mereka yang dirilis Rabu ini. FOMC memilih dengan suara bulat untuk menaikkan suku bunga seperempat poi...

Powell Mengatakan Dia Tidak Akan Mengundurkan Diri jika Diminta oleh Presiden
Friday, 4 January 2019 22:55 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia tidak akan mengundurkan diri jika diminta oleh Presiden Donald Trump. Berbicara di sebelah pendahulunya Janet Yellen dan Ben Bernanke, Powell mengatakan pada konferensi American Economic Association di Atlanta bahwa dia belum memiliki jadwal pertemu...

BOE Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah Seiring Ketidakpastian Brexit Meningkat
Thursday, 20 December 2018 19:17 WIB

Bank of England mengatakan ketidakpastian seputar perceraian Inggris dari Uni Eropa semakin meningkat seiring mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Komite Kebijakan Moneter bank, yang dipimpin oleh Gubernur Mark Carney, memberikan suara 9-0 untuk mempertahankan suku bunga...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Datar Saat Sesi Pembukaan Hari Selasa
Tuesday, 22 January 2019 09:21 WIB Saham-saham Hong Kong hampir tidak bergerak dalam beberapa menit pertama perdagangan hari Selasa karena pedagang memberikan jeda setelah mengalami kenaikan yang solid selama dua minggu terakhir. Indeks Hang Seng bergerak menurun 7,14 poin ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.