Australia Pertahankan Suku Bunga Kunci Tidak Berubah di Tengah Perlambatan Pasar Perumahan
Tuesday, 4 December 2018 10:59 WIB | FISCAL & MONETARY |RBA

Reserve Bank of Australia meninggalkan suku bunga utamanya tidak berubah pada rekor rendah hari Selasa seiring bank sentral tersebut mengukur dampak perlambatan pasar perumahan terhadap ekonomi nasional.

Gubernur Philip Lowe dan dewannya mempertahankan cash rate-nya sebesar 1,5 persen, seperti yang diperkirakan dan seperti yang mereka lakukan sejak Agustus 2016. "Pertumbuhan pendapatan rumah tangga tetap rendah, tingkat utang tinggi dan beberapa harga aset menurun," katanya dalam sebuah pernyataan.

Lowe mencatat bahwa kondisi kredit lebih ketat bagi peminjam daripada sebelumnya "selama beberapa waktu," mencerminkan tindakan keras oleh regulator dan kegelisahan di antara pemberi pinjaman di tengah penyelidikan terhadap peraturan bank.

Harga rumah Australia mencatatkan penurunan bulanan terbesar sejak krisis keuangan global pada bulan November, mencerminkan pembatasan pinjaman dan pembeli menunggu untuk melihat seberapa jauh pasar jatuh. Bagi RBA, risikonya adalah apakah ini mendorong rumah tangga untuk mengurangi konsumsi - penggerak utama ekonomi - dan meningkatkan tabungan.

Mengenai dampak ketegangan perdagangan AS-Cina pada pandangan internasional, Lowe mengatakan: œEkspansi ekonomi global terus berlanjut dan tingkat pengangguran di sebagian besar negara maju rendah. Namun, ada beberapa tanda perlambatan dalam perdagangan global, sebagian berasal dari ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung. 

Pimpinan RBA itu mempertahankan komentarnya pada mata uang yang cukup banyak tidak berubah. Aussie telah memulihkan beberapa pijakan dalam tiga minggu terakhir, tetapi masih turun 9,2 persen dari posisi puncaknya di akhir Januari.

Pasar perumahan yang melemah menambahkan variabel baru ke kerangka kebijakan RBA karena mengancam kepercayaan dan pengeluaran rumah tangga. Australia telah menggunakan suku bunga rendah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperketat pasar tenaga kerja sedemikian rupa sehingga pemberi kerja akan menawarkan upah yang lebih tinggi untuk mengamankan pekerja; yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan rumah tangga dan inflasi dan akan meletakkan dasar untuk kenaikan suku bunga pertama sejak 2010. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Draghi : Ekonomi Lebih Lemah Dari yang Diperkirakan Ditengah Ketidakpastian Global
Tuesday, 15 January 2019 23:46 WIB

Data ekonomi yang lemah menggarisbawahi perlunya stimulus Bank Sentral Eropa yang berkelanjutan, menurut Presiden Mario Draghi. "Perkembangan ekonomi baru-baru ini lebih lemah dari yang diharapkan dan ketidakpastian, terutama terkait dengan faktor global, tetap menonjol," Draghi mengatakan kepada a...

Powell Mengatakan Fed Menunggu dan Melihat Dengan Kesabaran Tentang Suku Bunga
Friday, 11 January 2019 04:06 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS dapat bersabar sebelum menyesuaikan kenaikan suku bunga selanjutnya karena menunggu untuk melihat bagaimana risiko global yang berdampak pada ekonomi domestik. "Kami berada di tempat di mana kami bisa sabar dan fleksibel dan menunggu da...

Risalah Fed: Beberapa Anggota Menentang Kenaikan Suku Bunga di Desember
Thursday, 10 January 2019 02:11 WIB

Beberapa pejabat Federal Reserve menginginkan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan pada Desember di tengah kenaikan volatilitas pasar keuangan, menurut risalah pertemuan kebijakan Desember mereka yang dirilis Rabu ini. FOMC memilih dengan suara bulat untuk menaikkan suku bunga seperempat poi...

Powell Mengatakan Dia Tidak Akan Mengundurkan Diri jika Diminta oleh Presiden
Friday, 4 January 2019 22:55 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia tidak akan mengundurkan diri jika diminta oleh Presiden Donald Trump. Berbicara di sebelah pendahulunya Janet Yellen dan Ben Bernanke, Powell mengatakan pada konferensi American Economic Association di Atlanta bahwa dia belum memiliki jadwal pertemu...

BOE Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah Seiring Ketidakpastian Brexit Meningkat
Thursday, 20 December 2018 19:17 WIB

Bank of England mengatakan ketidakpastian seputar perceraian Inggris dari Uni Eropa semakin meningkat seiring mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Komite Kebijakan Moneter bank, yang dipimpin oleh Gubernur Mark Carney, memberikan suara 9-0 untuk mempertahankan suku bunga...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.