ECB memandang perang dagang sebagai risiko bagi ekonomi Eropa
Thursday, 12 April 2018 19:09 WIB | FISCAL & MONETARY |Bank Sentral Eropa ECB

Pejabat Bank Sentral Eropa memperingatkan pada pertemuan kebijakan Maret mereka bahwa perang perdagangan dan penguatan euro berisiko merusak pemulihan ekonomi zona euro, memperlihatkan kewaspadaan ECB seiring mereka mempersiapkan untuk menghentikan stimulus moneternya yang besar.

Risalah pertemuan kebijakan 7 dan 8 Maret ECB, yang diterbitkan pada hari Kamis, menunjukkan bank sentral nomor dua di dunia akan bergerak hanya secara bertahap untuk menghapuskan program pembelian obligasi 30 miliar euro ($ 37,1 miliar) per bulan dan mulai menaikkan suku bunga .

Para pejabat ECB mengatakan ada beberapa risiko dalam ekonomi global yang dapat merugikan ekspor blok mata uang tersebut, termasuk peningkatan proteksionisme perdagangan dan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Para pejabat juga khawatir tentang peningkatan volatilitas di pasar keuangan dan apresiasi euro baru-baru ini. Seorang pejabat mengatakan kekuatan euro baru-baru ini lebih terkait dengan kebijakan dan komunikasi bank sentral daripada perbaikan dalam ekonomi zona euro, menjadi tanda bahwa perkembangan mungkin membebani inflasi zona euro yang sudah lemah.

Kerusakan dari setiap perang perdagangan akan tergantung pada skala tarif dan langkah-langkah pembalasan, tetapi itu juga dapat membahayakan ekonomi dengan merusak kepercayaan investor, kata risalah tersebut. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

PBOC Pangkas Rasio Cadangan Untuk Likuiditas Bank China yang Stabil
Wednesday, 18 April 2018 08:45 WIB

People Bank of China (PBOC) mengatakan akan memangkas rasio cadangan-syarat bagi beberapa bank untuk mengurangi biaya pendanaan mereka dan pada gilirannya membantu meringankan kondisi untuk bisnis dan individu. Pengurangan 1 persent poin berlaku 25 April mendatang, bank sentral mengatakan pada Sela...

RBA Melihat Ekonomi Tumbuh Lebih Pesat Dibanding Tingkat Potensialnya pada 2018
Tuesday, 17 April 2018 08:51 WIB

Perekonomian Australia tahun ini diperkirakan tumbuh lebih cepat daripada batas kecepatannya - diperkirakan 2,75 persen oleh Treasury - dengan inflasi tepat di atas bagian bawah targetnya, bank sentral mengatakan dalam risalah pertemuan kebijakan bulan April. Reserve Bank of Australia (RBA) mengata...

Risalah Pertemuan The Fed di Maret Memperkuat Pandangan Bahwa akan ada Kenaikan Suku Bunga Lainnya
Thursday, 12 April 2018 01:18 WIB

Risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal 20-21 Maret yang dirilis Rabu menunjukkan "semua" peserta melihat adanya kemungkinan beberapa kenaikan suku bunga lainnya. Alih-alih membahas apakah akan menaikkan suku bunga, perdebatan lebih dipusatkan pada seberapa banyak pengetatan yang diperlukan....

Bank of England Pertahankan Suku Bunga Utama 0,5% pada Suara 7-2
Thursday, 22 March 2018 19:24 WIB

Bank of England pada Kamis ini mempertahankan suku bunga utamanya sebesar 0,5%, memenuhi harapan yang dipegang secara luas. Komite Kebijakan Moneter memilih 7-2 untuk tidak membuat perubahan dalam kebijakan, keputusan yang datang karena inflasi telah melambat ke tingkat 2,7% tetapi masih di atas ta...

Fed naikkan suku bunga dalam pertemuan FOMC perdana Powell
Thursday, 22 March 2018 01:40 WIB

Federal Reserve pada hari Rabu menaikkan suku bunga utama AS seperti yang diharapkan dan optimis tentang jalan ke depan sembari mengatakan prospek ekonomi telah menguat meskipun beberapa perlambatan pada kuartal pertama. Dalam pertemuan pertama pimpinan Fed, Jerome Powell, bank sentral menghindari ...

ANOTHER NEWS
Emas menetap di level terendah dalam 5 pekan
Thursday, 26 April 2018 00:51 WIB Harga emas menetap dengan penurunan pada Rabu ini, karena penguatan dolar AS serta imbal hasil obligasi dan beberapa gain di pasar saham dikombinasikan untuk mendorong logam mulia ke level terendah dalam lima pekan. Emas Juni turun $ 10,20, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.